Sakit tenggorokan umumnya disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Infeksi virus merupakan penyebab yang paling banyak ditemui dalam kasus ini. Contoh virus yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan adalah virus influenza, mononucleosis, gondongan, dan campak.

Sedangkan untuk bakteri, yang paling banyak menyebabkan sakit tenggorokan adalah Streptococcus. Bakteri ini dapat menimbulkan strep throat.

Infeksi virus dan bakteri yang menyebabkan sakit tenggorokan dapat menyebar dengan mudah, terutama di tempat banyak orang berkumpul, seperti dalam ruang kelas, kantor, atau tempat peniitipan anak.

Di samping infeksi virus dan bakteri, terdapat beberapa hal lain yang dapat menyebabkan sakit tenggorokan, di antaranya:

  • Alergi. Reaksi alergi berupa peradangan saluran pernapasan, yang terjadi saat sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap zat alergen dapat menimbulkan sakit tenggorokan.
  • Udara kering. Kondisi ini dapat menghilangkan kelembapan dalam mulut dan tenggorokan, sehingga terasa kering atau kasar, yang akhirnya memicu sakit tenggorokan.
  • Cedera. Cedera pada tenggorokan dapat menimbulkan iritasi dan sakit tenggorokan. Misalnya, akibat makanan yang tersangkut di tenggorokan, luka benda tumpul atau tajam pada leher, atau berteriak atau berbicara dengan suara keras.
  • Penyakit refluks asam lambung (GERD). Selain kerongkongan (esofagus), asam lambung juga dapat naik sampai tenggorokan, dan mengakibatkan tenggorokan meradang serta nyeri.
  • Tumor. Tumor pada tenggorokan, kotak suara, atau lidah dapat menyebabkan sakit tenggorokan.
  • Abses. Abses atau nanah yg muncul pada tenggorokan dapat menimbulkan sakit tenggorokan.