Senam hamil bisa memperbaiki posisi bayi sungsang sehingga ibu bisa melahirkan secara normal. Terdapat beberapa cara alami yang bisa Anda lakukan untuk membalik posisi kepala bayi.

Banyak ibu yang mengharapkan proses persalinan normal. Persalinan normal didukung kondisi fisik ibu yang prima dan kehamilan tanpa komplikasi, dengan posisi terbaik kepala bayi di bagian bawah serta kaki di bagian atas rahim saat mendekati masa persalinan.

Senam Hamil untuk Bayi Sungsang - Alodokter

 

Karena jika kepala bayi belum berada di jalan lahir sampai waktu kelahiran tiba, kemungkinan dokter akan melakukan penanganan khusus seperti operasi caesar. Memperbaiki posisi bayi bisa dilakukan secara alami dengan senam hamil untuk bayi sungsang.

Penyebab Bayi Sungsang dan Faktor Risiko

Mendekati waktu persalinan, umumnya kepala bayi akan berada di bawah atau turun mendekati jalan lahir. Namun pada beberapa kasus, posisi kaki bayi justru berada di bawah atau bayi berada dalam posisi melintang. Kondisi inilah yang disebut sebagai bayi sungsang.

Faktanya, hingga saat ini penyebab bayi sungsang belum diketahui secara pasti. Meski demikian, bayi sungsang sering ditemui pada ibu dengan riwayat melahirkan prematur, bentuk rahim tidak normal atau terdapat jaringan parut pada rahim, sudah hamil beberapa kali, hamil anak kembar dua atau lebih, menderita plasenta previa, serta air ketuban terlalu banyak atau terlalu sedikit.

Studi membuktikan bahwa risiko komplikasi bayi sungsang yang dilahirkan secara caesar lebih rendah daripada yang dilahirkan secara normal. Namun risiko komplikasi pada ibu yang melahirkan bayi sungsang sama besarnya, baik secara normal maupun caesar. Oleh karenanya, jika tetap ingin melahirkan normal, ibu disarankan berupaya mengubah posisi kepala bayi, salah satunya dengan melakukan senam hamil setelah usia kehamilan memasuki 34 minggu.

Senam Hamil untuk Memperbaiki Posisi Bayi Sungsang

Banyak manfaat senam hamil yang baik untuk kesehatan fisik maupun mental ibu hamil.  Berdasarkan penelitian, wanita yang rajin berolahraga akan melalui proses melahirkan yang lebih cepat daripada mereka yang tidak olahraga selama hamil. Studi lain juga menunjukkan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang berolahraga memiliki jantung yang lebih sehat. Untuk Anda yang mendambakan melahirkan secara normal, senam hamil bisa memperkecil kemungkinan penggunaan forceps, atau persalinan dengan operasi caesar.

Biasanya bidan atau dokter akan memeriksa posisi bayi Anda setelah kehamilan berusia 30 minggu lebih melalui USG. Jika saat pemeriksaan ternyata posisi bayi Anda sungsang, Anda bisa mencoba gerakan senam hamil berikut:

  1. Posisi dada ke lutut
    Berlututlah di atas matras dengan bokong terangkat ke atas, sementara kepala, bahu, dan dada bagian atas menempel ke matras. Buka kaki lebar-lebar dan usahakan posisi paha tidak menempel ke perut. Tahan posisi ini selama 15 menit. Tujuan dari senam hamil untuk bayi sungsang ini adalah untuk memberi ruang gerak pada bayi sehingga bayi bisa meluncur ke panggul. Lakukan tiga kali sehari.
  2. Memiringkan panggul
    Berbaringlah terlentang dengan panggul sedikit diangkat. Tempatkan bantal di bawah pinggul dan tekuk lutut Anda. Tahan posisi ini selama 10 menit. Lakukan gerakan ini tiga kali sehari. Posisi ini sebaiknya dilakukan sebelum makan, dan saat bayi sedang aktif.
  3. Mengangkat panggul
    Berbaringlah dengan menekuk lutut ke atas. Letakkan kedua tangan sejajar di samping tubuh. Ambil napas dalam-dalam, lalu naikkan perut perlahan-lahan. Tahan beberapa saat, lalu turunkan perut sambil membuang napas. Lakukan sehari 10 kali.
  4. Squat melahirkan
    Posisikan tubuh berjongkok dengan kaki terbuka lebih lebar dari bahu. Letakkan tangan di depan dada, seperti posisi berdoa. Gunakan siku untuk menahan bukaan kaki dan tahan selama 30 detik. Jika perut semakin besar seiring bertambahnya usia kehamilan, Anda bisa melakukannya sambil bersandar di dinding untuk membantu menjaga

Selain gerakan-gerakan senam hamil untuk bayi sungsang di atas, yoga, berenang, pilates, dan berjalan kaki juga bisa jadi pilihan. Lakukan maksimal 150 menit dalam seminggu, kecuali dokter mengatakan sebaliknya. Gunakan pakaian yang longgar dan menyerap keringat, minum banyak air putih, dan jangan berolahraga saat cuaca sedang panas karena dapat memicu kelelahan ekstrem.

Hentikan senam hamil untuk bayi sungsang jika tubuh terasa lemas, pusing, jantung berdebar-debar, napas menjadi pendek, punggung atau panggul terasa sakit, terjadi pendarahan vagina, dan terjadi kontraksi rahim. Konsultasikan lebih dulu kepada dokter kandungan jika Anda memiliki riwayat hipertensi, pernah pecah ketuban, atau pernah mengalami pendarahan.

Jika sudah rajin melakukan senam hamil untuk bayi sungsang namun setelah 37 minggu kehamilan posisi bayi tetap sungsang, ada metode yang bisa ditempuh seandainya Anda ingin tetap melahirkan normal. Metode ECV (External Cephalic Version) dilakukan oleh dokter spesialis kandungan dengan cara memberi tekanan pada perut ibu hamil, agar kepala bayi mengarah ke jalan lahir.