Spermatogenesis adalah proses biologis pada pria untuk membentuk sel sperma. Sebelum siap membuahi sel telur hingga menjadi janin, sperma harus melewati proses pembentukan dan pematangan tersebut.

Spermatogenesis terbentuk dari kata “spermato” yang memiliki arti benih, dan “genesis” yang berarti proses pembentukan sesuatu. Jadi, spermatogenesis memiliki makna proses pembentukan benih.

Spermatogenesis: Proses Pembuatan Sel Sperma - Alodokter

Mengenal Proses Pembentukan Sperma

Alat kelamin pada pria terdiri dari testis, sistem saluran epididimis dan vas deferens, vesikula seminalis, kelenjar prostat, serta penis.

Normalnya, sperma terdiri dari kepala yang berbentuk lonjong dan ekor yang panjang. Sperma menggunakan ekornya untuk berenang dan menembus sel telur pada wanita. Akan tetapi, tahukah Anda bagaimana proses pembuatan sperma hingga bisa membuahi sel telur pasangan Anda dan menjadi seorang bayi?

Sebelum bisa membuahi sel telur, sperma harus melalui proses yang dikenal dengan spermatogenesis. Proses ini terjadi di dalam testis. Sedangkan tempat penyimpanan sperma sementara terletak di bagian vas deferens. Proses spermatogenesis ini dimulai sejak Anda mengalami pubertas.

Setidaknya, 100 juta sperma diproduksi di testis Anda per harinya, dengan ukuran panjang sekitar 0,05 milimeter. Proses perkembangan sperma hingga dapat membuahi sel telur, membutuhkan waktu sekitar 70 hari.

Semua tahapan spermatogenesis terjadi di dalam testis Anda, dan hal ini terjadi secara konsisten selama Anda hidup. Spermatogenesis menghasilkan satu spermatosit, yakni sel sperma dalam tahap awal, yang nantinya akan membelah kembali dan menghasilkan empat sperma yang lebih kecil ukurannya.

Tips Menjaga Kesehatan Sperma

Seks merupakan bagian penting dari kehidupan, dan memiliki banyak manfaat bagi Anda dan juga pasangan. Salah satu manfaat seks adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Namun tentu saja, fungsi utama hubungan seks adalah untuk membuahkan keturunan.

ika Anda dan pasangan berniat segera memiliki momongan, mulailah dengan menjaga kesehatan tubuh dan organ reproduksi Anda. Pada pria, tubuh dan organ reproduksi yang sehat akan menghasilkan sperma yang sehat.

Beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk menghasilkan sperma yang sehat, di antaranya:

  • Mempertahankan berat badan yang sehat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa peningkatan indeks massa tubuh berkaitan dengan penurunan jumlah sperma dan pergerakannya.

  • Melakukan seks yang aman

Tidak bergonta-ganti pasangan dan menggunakan kondom untuk mencegah penyakit menular seksual, seperti chlamydia atau gonore.

  • Makanan sehat

Perbanyaklah mengonsumsi makanan sehat, seperti buah dan sayuran yang kaya akan antioksidan, yang dipercaya mampu memperbaiki kesehatan sperma.

  • Kendalikan stres

Stres dapat menurunkan fungsi seksual dan mengganggu hormon yang dibutuhkan untuk menghasilkan sperma.

  • Berhentilah merokok

Kebiasaan merokok akan menurunkan jumlah dan juga pergerakan sperma. Jumlah air mani yang dihasilkan juga akan lebih sedikit akibat merokok.

  • Olahraga

Rutin berolahraga dapat meningkatkan mood dan juga jumlah sperma Anda. Pria yang rutin berolahraga setidaknya tiga kali seminggu akan mengalami peningkatan jumlah sperma yang aktif serta jumlah sperma secara keseluruhan.

Kendati tidak disadari secara langsung, proses spermatogenesis terus berjalan di dalam organ reproduksi Anda para pria. Penting bagi Anda untuk selalu menjaga kesehatan tubuh dan juga organ reproduksi Anda. Cermati setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi setiap hari. Jika memiliki keluhan seputar kesuburan dan kualitas sperma, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk melakukan pemeriksaan sperma.