Banyak orang melakukan perawatan rambut rontok agar rambutnya lebih kuat dan lebat. Hal ini karena keluhan rambut rontok memang dapat mengganggu rasa percaya diri, baik pada wanita maupun pria. Meski begitu, perawatan rambut rontok tidak boleh sembarangan dan perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Rambut rontok bisa terjadi pada pria dan wanita, tua maupun muda. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor genetik hingga penyakit tertentu, seperti kurang gizi (malnutrisi), alopecia, infeksi jamur di kulit kepala, gangguan tiroid, dan gangguan hormon lainnya.

Ternyata Seperti Ini Perawatan Rambut Rontok yang Benar - Alodokter

Selain itu, kesalahan dalam merawat atau menata rambut, menopause, kehamilan, dan efek samping obat-obatan tertentu, seperti kemoterapi dan pil KB, juga bisa menyebabkan rambut rontok.

Karena penyebabnya bisa bermacam-macam, penanganan dan perawatan rambut rontok perlu disesuaikan dengan kondisi yang menyebabkannya. Perawatan tersebut bisa dengan cara alami maupun dengan obat-obatan dari dokter.

Perawatan Rambut Rontok dengan Cara Alami

Untuk merawat dan mengatasi rambut rontok secara alami, Anda bisa melakukan beberapa hal berikut:

1. Mengonsumsi makanan bergizi

Kekurangan nutrisi bisa menyebabkan rambut rapuh dan mudah rontok. Agar bisa tumbuh kuat dan indah, rambut memerlukan berbagai nutrisi, terutama protein, zat besi, zinc, asam folat, vitamin A, vitamin D, vitamin E, biotin, dan antioksidan.

Oleh karena itu, cukupi asupan nutrisi tersebut untuk mencegah dan mengatasi kerontokan rambut. Nutrisi untuk rambut bisa diperoleh dari makanan tertentu, seperti telur, daging, makanan laut, terutama ikan salmon, tiram, dan udang, bayam, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, serta kacang kedelai.

Selain itu, bila nutrisi dari makanan saja dirasa kurang, Anda bisa mengonsumsi suplemen nutrisi sesuai rekomendasi dokter.

2. Merawat rambut dengan benar dan lembut

Cara menata rambut yang tidak tepat juga sering kali bisa menyebabkan rambut mudah rusak, patah, dan rontok. Misalnya, mengikat rambut terlalu kencang, sering mencatok, menggunakan pengering rambut (hair dryer) terlalu panas, meluruskan rambut (hair rebonding), mengeriting, atau mewarnai rambut dengan bahan kimia.

Agar rambut rontok tidak semakin parah, rawatlah rambut Anda dengan lembut dan hindari suhu panas maupun penggunaan bahan kimia. Bila perlu, gunakan produk perawatan rambut, seperti sampo, kondisioner, dan serum rambut, yang memang khusus untuk rambut rontok.

Produk perawatan rambut rontok umumnya mengandung dimethicone dan natrium lauret sulfat (SLES). Kedua kandungan ini dapat melembapkan rambut dan mencegah rambut kusut yang bisa menjadi menyebabkan kerontokan rambut.

Selain itu, ada pula produk sampo yang telah diperkaya dengan rice oil essence yang dipercaya dapat memperkuat rambut dan mencegah kerontokan. Produk perawatan rambut yang mengandung provitamin juga bisa melembapkan rambut sehingga rambut terlihat lembut dan berkilau.

3. Mengelola stres

Stres merupakan salah satu faktor risiko terjadinya rambut rontok. Saat Anda mengalami stres berat, produksi hormon-hormon di dalam tubuh Anda akan mengalami gangguan sehingga memicu kerontokan rambut. Oleh karena itu, cobalah kurangi stres agar rambut Anda tidak semakin rontok.

Perawatan Rambut Rontok dengan Obat-Obatan

Selain dengan berbagai cara alami di atas, perawatan rambut rontok juga bisa dilakukan dengan obat-obatan.

Pada dasarnya, pengobatan rambut rontok perlu disesuaikan dengan kondisi penyebabnya. Sebagai caontoh, jika rambut rontok disebabkan oleh suatu penyakit, dokter akan mengobati dulu penyakit tersebut untuk mengatasi kerontokan rambut.

Sementara itu, untuk menyuburkan dan merangsang pertumbuhan rambut, dokter dapat meresepkan obat-obatan berikut:

Minoxidil

Minoxidil merupakan obat berupa cairan yang digunakan dengan cara digosokkan atau disemprotkan ke kulit kepala. Obat ini dapat menyuburkan pertumbuhan rambut dan menguatkannya.

Dengan pemakaian yang teratur, rambut akan berangsur-angsur mengalami pertumbuhan kembali dan kerontokannya pun berkurang. Namun, dibutuhkan paling tidak 6 bulan untuk melihat hasilnya.

Sayangnya, obat ini dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi pada kulit kepala dan tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan di area wajah.

Finasteride

Finasteride merupakan obat berbentuk pil yang digunakan dengan cara diminum. Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter dan hanya untuk mengatasi rambut rontok pada pria. Obat ini berfungsi untuk memperlambat kerontokan rambut dan mendorong pertumbuhan rambut baru.

Finasteride tidak efektif jika dikonsumsi oleh pria berusia lebih dari 60 tahun. Selain itu, penggunaan obat ini juga memiliki efek samping, seperti penurunan libido dan fungsi seksual, serta peningkatan risiko terjadinya kanker prostat.

Selain memberikan obat-obatan, dokter juga dapat menyarankan perawatan tertentu untuk rambut rontok, seperti terapi laser atau transplantasi rambut.

Untuk menentukan jenis perawatan rambut rontok yang tepat, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan begitu, dokter dapat menentukan penyebab rambut rontok yang Anda alami dan memberikan penanganan yang sesuai.