Tak sedikit orang ingin melakukan perawatan rambut rontok agar rambutnya lebih sehat dan kuat. Hal ini dikarenakan keluhan rambut rontok sering kali mengganggu rasa percaya diri, terutama kaum wanita. Meski demikian, perawatan rambut rontok perlu disesuaikan dengan penyebabnya.

Rambut rontok bisa terjadi pada siapa pun, baik pria maupun wanita. Kondisi ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari faktor genetik hingga penyakit tertentu, seperti kurang gizi atau malnutrisi, alopecia, infeksi jamur di kulit kepala, masalah tiroid, dan gangguan hormon.

Ternyata Seperti Ini Perawatan Rambut Rontok yang Benar - Alodokter

Selain itu, ada beberapa penyebab rambut rontok lainnya, misalnya kesalahan dalam merawat dan menata rambut, menopause, kehamilan, hingga efek samping obat-obatan tertentu, seperti kemoterapi dan pil KB.

Karena bisa disebabkan oleh berbagai hal, perawatan rambut rontok perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Nah, pilihan cara merawat rambut rontok ini bisa secara alami maupun dengan obat-obatan.

Perawatan Rambut Rontok dengan Cara Alami

Untuk merawat dan mengatasi rambut rontok secara alami, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut:

Mengonsumsi makanan bergizi

Kekurangan nutrisi bisa menjadi penyebab rambut menjadi rapuh dan mudah rontok. Agar bisa tumbuh kuat dan indah, rambut memerlukan berbagai nutrisi, seperti protein, zat besi, zinc, asam folat, vitamin A, vitamin D, vitamin E, biotin, dan antioksidan.

Anda bisa melengkapi asupan nutrisi tersebut untuk mencegah dan mengatasi kerontokan rambut. Nutrisi-nutrisi tersebut bisa diperoleh dari makanan tertentu, seperti telur, ikan, daging, makanan laut, bayam, alpukat, kacang-kacangan, biji-bijian, dan kacang kedelai, atau suplemen nutrisi tambahan sesuai rekomendasi dokter.

Merawat rambut dengan baik dan lembut

Cara menata rambut yang tidak tepat juga sering kali bisa menyebabkan rambut mudah rusak, patah, dan rontok. Misalnya, mengikat rambut terlalu kencang, sering mencatok, menggunakan pengering rambut (hair dryer) terlalu panas, meluruskan rambut (hair rebonding), mengeriting, atau mewarnai rambut dengan bahan kimia.

Untuk mencegah rambut rontok semakin parah, rawatlah rambut Anda dengan lembut dan hindari suhu panas maupun penggunaan bahan kimia. Jika perlu, cobalah gunakan produk perawatan rambut khusus untuk rambut rontok, seperti sampo, kondisioner, dan serum rambut.

Mengelola stres

Sering stres merupakan salah satu faktor risiko terjadinya rambut rontok. Saat Anda sering mengalami stres berat, hormon-hormon di dalam tubuh Anda akan mengalami perubahan sehingga dapat menimbulkan kerontokan rambut. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk mengurangi stres agar rambut Anda tidak semakin rontok.

Perawatan Rambut Rontok dengan Obat-Obatan

Selain dengan berbagai cara alami di atas, perawatan rambut rontok juga bisa dilakukan dengan obat-obatan. Pada dasarnya, pengobatan rambut rontok perlu disesuaikan dengan faktor penyebabnya, misalnya jika disebabkan oleh penyakit tertentu, dokter akan mengatasi penyakit tersebut untuk mengobati rambut rontok yang Anda alami.

Untuk membantu menyuburkan dan merangsang pertumbuhan rambut, dokter juga dapat meresepkan beberapa obat-obatan sebagai berikut:

Minoxidil

Minoxidil merupakan obat berupa cairan yang digunakan dengan cara digosokkan atau disemprotkan ke kulit kepala. Obat ini dapat menyuburkan pertumbuhan rambut dan menguatkannya.

Dengan pemakaian yang teratur, rambut akan berangsur-angsur mengalami pertumbuhan kembali dan kerontokan pun berkurang. Namun, dibutuhkan paling tidak 6 bulan untuk melihat hasilnya.

Sayangnya, obat ini dapat menimbulkan efek samping berupa iritasi kulit kepala dan tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan di area sekitar wajah.

Finasteride

Finasteride merupakan obat berbentuk pil yang digunakan dengan cara diminum. Obat ini hanya dapat diperoleh melalui resep dokter dan hanya direkomendasikan untuk rambut rontok pada pria. Obat ini berfungsi untuk memperlambat kerontokan dan mendorong pertumbuhan rambut baru.

Finasteride tidak efektif jika dikonsumsi oleh pria berusia lebih dari 60 tahun. Selain itu, penggunaan obat ini juga memiliki efek samping, seperti menurunnya fungsi seksual, berkurangnya gairah seks, dan meningkatnya risiko kanker prostat.

Selain dengan penggunaan obat-obatan, dokter juga dapat menyarankan Anda untuk menjalani perawatan rambut rontok tertentu, seperti terapi laser dan transplantasi rambut.

Untuk menentukan jenis penanganan yang tepat untuk mengatasi rambut rontok, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Hal ini penting dilakukan agar dokter dapat menentukan apa penyebab keluhan rambut rontok yang Anda alami.