Bekal sekolah anak merupakan salah cara untuk memastikan anak-anak tidak membeli jajanan yang tidak sehat. Selain murah, dengan menyiapkan bekal sekolah anak, maka asupan gizi buah hati pun jadi terkontrol.

Maraknya makanan atau jajanan di sekolah yang mengandung zat-zat berbahaya, seperti boraks, tawas, maupun pewarna tekstil, membuat orang tua khawatir akan kesehatan buah hatinya. Guna mengatasinya, Anda disarankan untuk membuat dan membawakan makanan dari rumah untuk Si Kecil. Berikut adalah beberapa tips untuk membuat bekal sekolah anak.

 

Tips Membuat Bekal Sekolah Anak - Alodokter

Tips Membuat Bekal Anak

Jika Anda berniat untuk membuat bekal sekolah anak, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

  • Pilih buah-buahan dan sayuran
    Buah-buahan dan sayuran kaya akan gizi karena mengandung banyak vitamin dan serat. Dianjurkan agar anak mengonsumsi setidaknya lima porsi buah dan sayuran setiap hari. Bingung berapa takaran satu porsi? Satu porsi wortel sama dengan sekitar 120 gram, sedangkan satu porsi buah bisa sama dengan sebuah jeruk berukuran sedang.
  • Lemak
    Anak-anak membutuhkan lemak dalam makanan mereka untuk tetap sehat dan membantu mereka merasa kenyang, tapi jangan sampai terlalu banyak. Makanan yang mengandung lemak antara lain mentega, minyak, keju, kacang-kacangan, dan daging. Sedangkan makanan rendah lemak beberapa di antaranya adalah buah-buahan, sayuran, dan susu rendah lemak. Selain itu, dianjurkan juga untuk membekali anak dengan makanan yang mengandung lemak baik HDL, seperti kacangan-kacangan, ikan tongkol, atau ikan salmon.
  • Biji-bijian
    Yang termasuk biji-bijian adalah roti, sereal, nasi, dan pasta. Disarankan untuk memilih biji-bijian utuh seperti beras merah atau roti gandum utuh, daripada beras putih atau roti putih.
  • Minuman
    Selain makanan, apa yang diminum oleh anak juga penting. Untuk minuman bekal sekolah anak, lebih baik berikan air putih atau susu. Susu dan jus buah murni adalah minuman terbaik untuk anak-anak saat makan siang. Sampai usia 9 tahun, anak-anak membutuhkan tiga hingga empat gelas susu setiap harinya. Jika Si Kecil tidak mau minum susu di sekolah, berikan jus buah murni.
  • Makanan seimbang
    Bekal sekolah anak yang baik tak lepas dari makanan bergizi seimbang. Artinya, bekal Si Kecil terdiri dari campuran kelompok makanan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, daging atau makanan berprotein, dan produk olahan susu (susu dan keju). Selain itu, sesuaikan juga dengan kebutuhan berdasarkan usia anak.

Menu Sederhana yang Bisa Anda Coba

Jika Ibu atau Ayah bingung dengan makanan apa yang harus dibuat, berikut resep bekal sekolah anak yang mudah, cepat, dan bergizi, yang bisa Anda tiru.

Omelet Sayur dan Jamur

Bahan-bahan:

  • 2 butir telur ayam, kocok
  • 1 butir bawang merah, cincang halus
  • 1 butir bawang putih, cincang halus
  • 10 gram buah jamur kancing, iris-iris
  • 1/2 butir tomat ukuran sedang, buang bijinya, cincang halus
  • 1/2 buah wortel ukuran sedang, potong kotak-kotak atau parut kasar
  • Beberapa lembar bayam rebus sebentar, tiriskan
  • Daun bawang
  • Garam dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Tumis bawang merah dan putih, kemudian masukkan wortel. Tumis hingga wortel setengah matang, lalu tiriskan.
  • Campur semua bahan, termasuk tumisan wortel, ke dalam kocokan telur.
  • Panaskan wajan antilengket dan beri sedikit minyak.
  • Masukkan campuran telur, ratakan.
  • Masak omelet telur hingga matang.

Agar makanan bekal sekolah anak disukai oleh Si Kecil, disarankan untuk mengajak anak berdiskusi guna menentukan menu bekalnya. Variasikan makanan agar anak tidak merasa bosan. Selain itu, usahakan agar rasa makanan tidak terlalu manis, dan bentuk makanan dibuat menjadi lebih menarik.