Meningkatnya tekanan pada tengkorak adalah salah satu pertanda tumor di otak. Jika Anda mengalami sakit kepala parah dan berkelanjutan, serta mencurigainya sebagai gejala tumor otak, segera temui dokter. Jika berdasarkan pemeriksaan didapati adanya potensi pertumbuhan tumor, Anda akan disarankan untuk menemui dokter spesialis otak dan saraf (neurolog).

Tumor otak didiagnosis berdasarkan gejala yang dirasakan, pemeriksaan fisik, dan hasil dari beberapa tes lanjutan. Pemeriksaan fisik meliputi:

  • Pendengaran dan penglihatan.
  • Reaksi dan refleks (misalnya menelan atau mengangkat lutut).
  • Otot-otot wajah (misalnya tersenyum dan menyeringai).
  • Kekuatan tubuh.
  • Keseimbangan dan koordinasi.
  • Kepekaan kulit.

Sedangkan tes-tes lanjutan yang mungkin disarankan adalah:

  • Computerized tomography (CT) scan. Pemindaian dengan bantuan sinar-X ini dilakukan guna mendapatkan gambaran bagian dalam otak secara jelas.
  • Pencitraan Resonansi Magnetik (MRI) scan. Tujuannya sama seperti CT scan. Namun pada MRI scan, pemindaian dilakukan dengan menggunakan medan magnet yang kuat dan gelombang radio.
  • Elektroensefalogram (EEG). Aktivitas otak akan direkam dengan menggunakan elektroda.
  • Positron Emmision Tomography (PET). Pemindaian yang dilakukan untuk memeriksa fungsi jaringan dan organ tubuh.
  • Biopsi (pengambilan sampel jaringan). Ini dilakukan guna menentukan jenis tumor dan pengobatan yang cocok.