Velcasma XR adalah obat berbahan aktif teofilin dalam sediaan tablet lepas lambat. Velcasma XR bermanfaat untuk mengatasi gejala mengi dan sesak napas pada penderita asma atau penyakit paru obstruktif kronis, termasuk bronkitis kronis dan emfisema.
Velcasma XR mengandung 250 mg teofilin per tablet lepas lambat. Teofilin bekerja dengan cara mengendurkan otot-otot di saluran pernapasan yang menyempit. Dengan begitu, aliran udara dapat mengalir dengan lebih lancar. Hasilnya, napas kembali lega.

Velcasma XR biasanya diberikan jika pengobatan dengan inhalasi belum mampu mengendalikan gejala dengan baik. Obat ini juga bisa digunakan sebagai terapi tambahan sesuai kebutuhan pasien.
Apa Itu Velcasma XR
| Bahan aktif | Teofilin |
| Golongan | Obat resep |
| Kategori | Bronkodilator |
| Manfaat | Mengatasi gangguan pernapasan, seperti mengi dan sesak napas, akibat asma atau penyakit paru obstruktif kronis, termasuk emfisema dan bronkitis kronis. |
| Digunakan oleh | Dewasa dan anak usia ≥6 tahun |
| Velcasma XR untuk ibu hamil | Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping teofilin terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin. | |
| Velcasma XR untuk ibu menyusui | Jangan menyusui sampai 4 jam setelah mengonsumsi produk teofilin. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya efek samping pada bayi yang menyusu ASI. |
| Bentuk obat | Tablet lepas lambat |
Peringatan sebelum Menggunakan Velcasma XR
Velcasma XR merupakan obat resep yang penggunaannya harus sesuai petunjuk dokter. Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menjalani pengobatan dengan Velcasma XR antara lain:
- Beri tahu dokter mengenai riwayat alergi yang Anda miliki. Velcasma XR tidak boleh digunakan oleh orang yang alergi terhadap teofilin atau obat lain yang tergolong bronkodilator jenis methylxanthine, seperti aminofilin.
- Informasikan kepada dokter jika Anda sedang mengalami demam lebih dari 24 jam, hipokalemia, atau penyakit liver, terutama sirosis dan hepatitis.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda memiliki tukak lambung, hipertensi, edema paru, epilepsi, penyakit ginjal, sepsis, penyakit tiroid, porfiria, atau cystic fibrosis.
- Beri tahu dokter jika Anda sedang menderita penyakit jantung, termasuk takikardia, cor pulmonale (jantung kanan bengkak), aritmia, atau gagal jantung. Informasikan juga kepada dokter jika Anda baru-baru ini mengalami serangan jantung.
- Bicarakan terlebih dahulu dengan dokter mengenai penggunaan Velcasma XR jika Anda memiliki kebiasaan merokok atau mengalami kecanduan alkohol.
- Pastikan Anda memberi tahu dokter jika sedang hamil, berencana untuk hamil, atau sedang menyusui.
- Informasikan kepada dokter mengenai semua obat yang sedang digunakan, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Segera hubungi dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang berat setelah mengonsumsi Velcasma XR.
Dosis dan Aturan Pakai Velcasma XR
Rekomendasi dosis teofilin pada Velcasma XR untuk orang dewasa adalah 400 mg atau 600 mg, 1 kali sehari. Pada anak, dosis Velcasma XR ditentukan berdasarkan usia dan berat badan (BB) pasien, dosis umumnya 10 mg/kgBB, 2 kali sehari.
Cara Menggunakan Velcasma XR dengan Benar
Gunakanlah Velcasma XR sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan. Jangan mengubah dosis yang dikonsumsi tanpa sepengetahuan dokter.
Berikut tata cara penggunaan Velcasma XR yang perlu Anda perhatikan:
- Velcasma XR bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Jika timbul rasa tidak nyaman di lambung, konsumsilah obat ini bersama makanan atau pada waktu makan.
- Telan tablet Velcasma XR dengan air putih.
- Jangan membelah, mengunyah, atau menggerus tablet kecuali atas saran dokter.
- Jika lupa mengonsumsi Velcasma XR, minumlah obat ini pada jadwal berikutnya tanpa menggandakan dosis.
- Lakukan kontrol sesuai dengan jadwal yang diberikan dokter agar kondisi dan respons terapi dapat terpantau. Selama menggunakan Velcasma XR, Anda mungkin akan diminta untuk menjalani pemeriksaan darah secara berkala.
- Simpan Velcasma XR dalam wadah tertutup di tempat sejuk dan terhindar dari sinar matahari. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak.
- Jangan konsumsi Velcasma XR yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Velcasma XR dengan Obat Lain
Efek interaksi yang bisa terjadi jika produk teofilin, seperti Velcasma XR, digunakan bersama obat lain adalah:
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping jika digunakan dengan ephedrine
- Peningkatan risiko terjadinya kejang jika digunakan bersama ketamine
- Peningkatan risiko terjadinya hipokalemia jika digunakan dengan obat agonis beta, kortikosteroid, atau diuretik
- Peningkatan risiko terjadinya aritmia jika digunakan dengan halothane
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping teofilin jika digunakan bersama cimetidine, antibiotik golongan makrolid, pil KB, antibiotik golongan quinolone, methotrexate, propranolol, tiabendazole, verapamil, isoniazid, fluvoxamine, fluconazole, atau allopurinol dosis tinggi (>6.000 mg per hari)
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping obat digoxin
- Penurunan efektivitas teofilin jika digunakan dengan barbiturat, phenytoin, carbamazepine, ritonavir, rifampicin, atau produk herbal yang mengandung St. John’s wort
- Penurunan efektivitas dari obat lithium
Agar aman, mintalah persetujuan dokter jika hendak menggunakan obat apa pun bersama Velcasma XR.
Efek Samping dan Bahaya Velcasma XR
Berdasarkan bahan aktifnya, berikut adalah efek samping yang bisa terjadi akibat penggunaan Velcasma XR:
- Sakit perut
- Mual dan muntah
- Hilang nafsu makan
- Diare
- Sakit kepala
- Gelisah
- Insomnia
- Tangan atau kaki gemetar
Jangan ragu untuk memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter jika efek samping yang muncul sangat mengganggu. Dokter siap membantu memberikan saran pengobatan untuk mengatasi efek samping sesuai kondisi Anda.
Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping yang serius, termasuk:
- Demam dan menggigil
- Pusing berat seperti akan pingsan
- Gejala hipokalemia, seperti kram otot, kesemutan, jantung berdebar, sembelit, detak jantung tidak beraturan
- Gerakan berulang di luar kendali
- Kesulitan buang air kecil
Membuat janji dengan dokter kini semakin praktis. Melalui ALODOKTER, Anda bisa melihat jadwal praktik, membaca ulasan pasien, dan langsung booking hanya dalam beberapa klik.