Vitalong C Zinc adalah suplemen yang mengandung vitamin C dan zinc untuk membantu memenuhi kebutuhan harian kedua nutrisi tersebut serta memelihara daya tahan tubuh. Suplemen ini tersedia dalam bentuk kapsul dan dapat dibeli tanpa resep dokter.

Vitamin C dan zinc merupakan nutrisi yang berperan penting dalam fungsi sistem kekebalan tubuh. Vitamin C berfungsi sebagai antioksidan yang dapat membantu memelihara daya tahan tubuh. Sementara itu, zinc diperlukan untuk mendukung proses penyembuhan luka, pertumbuhan sel, dan berbagai fungsi metabolisme tubuh.

Vitalong C Zinc

Vitalong C Zinc dapat menjadi pilihan suplemen terbaik yang dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc, terutama ketika asupan dari makanan sehari-hari kurang mencukupi.

Apa Itu Vitalong C Zinc 

Bahan aktif Vitamin C dan Zinc sulfate
Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen vitamin dan mineral
Manfaat Membantu memenuhi kebutuhan vitamin C dan zinc dan membantu memelihara daya tahan tubuh
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak sesuai anjuran dokter
Vitalong C Zinc untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. 
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Vitalong C Zinc untuk ibu menyusui Vitalong C Zinc umumnya aman dikonsumsi selama menyusui bila dikonsumsi sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter.
Bentuk obat Kapsul lepas berkala

Peringatan sebelum Menggunakan Vitalong C Zinc

Vitalong C Zinc perlu digunakan sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter. Sebelum mengonsumsi suplemen ini, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan menggunakan Vitalong C Zinc jika Anda alergi terhadap vitamin C, zinc, atau bahanserupa yang terkandung di dalam produk ini.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki gangguan ginjal, riwayat batu ginjal, gangguan fungsi ginjal, atau defisiensi tembaga.
  • Diskusikan dengan dokter jika Anda memiliki kondisi kelebihan zat besi, seperti hemokromatosis, karena vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi.
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang mengalami gangguan penyerapan nutrisi maupun penyakit hati.
  • Konsultasikan penggunaan suplemen ini terlebih dahulu jika sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter mengenai obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang dikonsumsi untuk mencegah terjadinya interaksi obat.
  • Hindari penggunaan zinc dalam dosis tinggi dan jangka panjang tanpa pengawasan dokter karena dapat meningkatkan risiko kekurangan tembaga.
  • Segera periksakan diri ke dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang berat setelah mengonsumsi Vitalong C Zinc.

Dosis dan Aturan Pakai Vitalong C Zinc

Dosis Vitalong C Zinc dapat berbeda pada setiap orang tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tujuan penggunaannya. Secara umum, dosis Vitalong C Zinc untuk dewasa adalah 1 kapsul, 1 kali sehari, atau sesuai petunjuk pada kemasan.

Untuk anak-anak, ikuti aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter. Jangan mengonsumsi suplemen ini melebihi dosis yang dianjurkan.

Cara Menggunakan Vitalong C Zinc dengan Benar

Agar manfaat Vitalong C Zinc dapat diperoleh secara optimal, perhatikan cara penggunaannya berikut:

  • Konsumsi Vitalong C Zinc sesuai aturan pakai pada kemasan atau anjuran dokter.
  • Telan kapsul secara utuh dengan bantuan air putih. Jangan dibelah, dikunyah, atau dihancurkan agar mekanisme pelepasan bertahap di dalam tubuh tetap berfungsi optimal.
  • Vitalong C Zinc dapat dikonsumsi setelah makan untuk mengurangi risiko gangguan lambung.
  • Konsumsilah pada waktu yang sama setiap hari agar tidak lupa.
  • Jika terlupa mengonsumsi satu dosis dan masih jauh dari jadwal berikutnya, segera minum begitu teringat. Namun, jika sudah dekat dengan jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat.
  • Jangan menggandakan dosis untuk mengganti dosis yang terlewat.
  • Simpan Vitalong C Zinc di tempat yang sejuk, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung.
  • Jangan menggunakan produk yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Vitalong C Zinc dengan Obat Lain

Kandungan vitamin C dan zinc dalam Vitalong C Zinc dapat menyebabkan interaksi jika digunakan bersama obat atau suplemen tertentu. Efek interaksi yang mungkin terjadi, meliputi:

  • Penurunan penyerapan antibiotik golongan tetrasiklin dan kuinolon bila dikonsumsi bersamaan.
  • Penurunan efektivitas obat antivirus, seperti bictegravir, emtricitabine, dan tenofovir alafenamide, bila dikonsumsi bersamaan
  • Penurunan penyerapan zinc jika digunakan bersama suplemen zat besi, kalsium, atau tembaga.
  • Penurunan efektivitas obat-obatan HIV/AIDS bila dikonsumsi bersamaan.
  • Peningkatan jumlah penyerapan hormon dalam tubuh jika dikonsumsi secara bersamaan dengan obat terapi hormon, seperti levotiroksin dan synthroid.
  • Penurunan efektivitas obat antikoagulan, seperti warfarin.

Untuk mengurangi risiko terjadinya interaksi obat, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi Vitalong C Zinc bersama obat, suplemen, atau produk herbal lain. Konsultasi dapat dilakukan secara cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER.

Efek Samping dan Bahaya Vitalong C Zinc

Vitalong C Zinc umumnya aman digunakan sesuai aturan pakai. Namun, beberapa efek samping ringan yang dapat terjadi adalah:

  • Mual
  • Nyeri atau rasa tidak nyaman pada perut
  • Diare
  • Perut kembung
  • Muntah

Efek samping tersebut biasanya bersifat ringan dan akan membaik dengan sendirinya. Namun, jika keluhan tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau semakin mengganggu aktivitas, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER.

Penggunaan zinc dalam dosis tinggi dan jangka panjang dapat menyebabkan kekurangan tembaga. Sementara itu, konsumsi vitamin C dosis tinggi dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal pada sebagian orang yang berisiko.

Meski jarang terjadi, reaksi alergi juga dapat muncul setelah mengonsumsi Vitalong C Zinc. Segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat jika muncul gejala reaksi alergi berat, seperti ruam yang luas, pembengkakan pada wajah atau bibir, atau sesak napas.