Waktu makan yang baik adalah salah satu faktor utama yang perlu diperhatikan agar tubuh tetap sehat dan bertenaga. Dengan memilih waktu makan yang tepat, nutrisi yang masuk bisa diserap lebih optimal, energi tetap stabil sepanjang hari, dan risiko gangguan pencernaan pun berkurang.

Setiap orang memiliki rutinitas dan kebutuhan nutrisi yang berbeda-beda, tergantung usia, aktivitas harian, dan kondisi kesehatan masing-masing. Oleh karena itu, pola makan yang sama belum tentu cocok untuk semua orang.

Waktu Makan yang Baik, Kunci Pola Hidup Sehat Setiap Hari - Alodokter

Menjaga jadwal makan yang teratur sangatlah penting, karena makan terlalu malam, terlalu cepat, atau sering telat makan bisa berdampak negatif bagi kesehatan, seperti gangguan pencernaan, energi menurun, hingga risiko metabolisme yang terganggu. 

Dengan memahami dan menerapkan waktu makan yang baik, tubuh bisa menyerap nutrisi secara optimal, menjaga stamina sepanjang hari, dan mendukung fungsi organ agar bekerja lebih optimal. 

Inilah Waktu Makan yang Baik 

Menentukan waktu makan yang baik setiap hari sangat penting untuk menjaga kesehatan dan mencegah berbagai masalah tubuh. Berikut panduannya:

1. Sarapan

Bagi Anda yang tidak suka sarapan, ada baiknya untuk mulai membiasakan diri melakukannya ya. Soalnya, sarapan menjadi salah satu bagian penting dalam menentukan waktu makan yang baik.

Nah, waktu ideal untuk sarapan adalah sekitar pukul 06.00–09.00 pagi. Pada waktu ini, tubuh butuh energi setelah istirahat malam yang panjang tanpa asupan makanan. 

Jika melewatkan sarapan, tubuh bisa cepat lemas, sulit konsentrasi, dan mudah lapar sebelum jam makan siang tiba. Dengan sarapan pada waktu makan yang baik, tubuh mendapat nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai aktivitas.

2. Makan siang

Setelah beraktivitas sejak pagi, tubuh mulai kehilangan energi. Nah, waktu makan yang baik untuk makan siang adalah antara pukul 12.00–14.00 siang ya. Pasalnya, jika Anda makan siang terlalu sore, tubuh bisa merasa sangat lapar. Nah, hal ini bisa membuat Anda makan secara berlebihan. 

Makanya, makan siang di waktu yang tepat sangat dianjurkan agar metabolisme tubuh tetap seimbang dan  rasa lapar tidak datang berlebihan.

3. Makan malam

Waktu makan yang baik untuk makan malam adalah sekitar pukul 6–8 malam. Ini adalah bagian penting dari penerapan waktu makan yang baik, karena semakin malam, metabolisme tubuh akan semakin melambat

Jika makan terlalu larut atau mendekati waktu tidur, makanan jadi lebih sulit dicerna dan berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari naiknya asam lambung, susah tidur, hingga meningkatkan berat badan.

Oleh karena itu, Anda bisa memberi jeda 2–3 jam antara makan malam dan waktu tidur. Hal ini dapat membantu menjaga metabolisme tetap seimbang dan mencegah kenaikan berat badan akibat makan terlalu larut.

4. Waktu ngemil 

Siapa yang suka ngemil? Ternyata, kebiasaan ini juga ada waktunya lho. Jika dilakukan di jam yang pas, ngemil justru bisa membantu mengontrol rasa lapar dan menjaga metabolisme tetap aktif. 

Pilih camilan sehat yang rendah gula dan lemak di antara waktu sarapan dan makan siang, atau di antara makan siang dan makan malam. Ini bertujuan agar tubuh tetap bertenaga tanpa membuat Anda makan berlebihan di jam makan berikutnya.

Mengatur waktu makan yang baik tidak hanya membantu menjaga kesehatan tubuh, tetapi juga mendukung aktivitas sehari-hari agar tetap optimal. Dengan pola makan teratur, tubuh bisa mendapatkan energi yang cukup dan mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes dan gangguan pencernaan.

Mulai sekarang, biasakan untuk menerapkan waktu makan yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Namun, jika Anda memiliki kondisi kesehatan khusus yang membutuhkan pola makan spesifik, ada baiknya untuk berkonsultasi dengan dokter di Chat Bersama Dokter ya. Dengan begitu, dokter bisa memberikan saran terbaik terkait pola dan waktu makan yang baik.