Wasir umumnya tidak berbahaya dan sering kali dapat membaik dengan perawatan yang tepat. Namun, bila berlangsung lama, sering kambuh, atau tidak ditangani dengan baik, wasir dapat menimbulkan komplikasi yang mengganggu kesehatan dan kualitas hidup penderitanya. 

Risiko komplikasi biasanya meningkat pada wasir dengan perdarahan berulang atau prolaps yang menetap. Berikut ini beberapa komplikasi yang dapat terjadi akibat wasir:

1. Anemia

Perdarahan dari wasir yang terjadi berulang, meski dalam jumlah kecil, dapat menyebabkan anemia defisiensi besi bila berlangsung dalam jangka panjang. Anemia terjadi akibat berkurangnya kadar hemoglobin yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Penderitanya dapat mengalami gejala, seperti mudah lelah, lemas, pucat, pusing, hingga sesak napas saat beraktivitas. Pemeriksaan kadar hemoglobin dan penanganan perdarahan secara tepat penting dilakukan untuk mencegah kondisi ini.

2. Wasir terjepit (strangulasi)

Wasir internal yang prolaps dapat terjepit oleh otot anus sehingga aliran darah ke jaringan tersebut terhambat. Kondisi ini dikenal sebagai strangulasi.

Wasir yang terjepit dapat menimbulkan nyeri hebat, pembengkakan, serta perubahan warna pada jaringan. Bila tidak segera ditangani, jaringan dapat mengalami kerusakan dan meningkatkan risiko infeksi.

3. Trombosis hemoroid

Trombosis terjadi ketika terbentuk gumpalan darah di dalam wasir, terutama pada wasir eksternal. Kondisi ini menyebabkan benjolan terasa keras, bengkak, dan nyeri tajam di sekitar anus.

Meski tidak mengancam nyawa, trombosis hemoroid dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan sering kali memerlukan evaluasi serta penanganan medis untuk meredakan keluhan.

4. Iritasi dan skin tag

Wasir yang berlangsung lama dapat menyebabkan terbentuknya lipatan kulit berlebih di sekitar anus (skin tag). Kondisi ini dapat memicu rasa tidak nyaman, gatal, atau iritasi, terutama bila kebersihan area anus kurang terjaga.

Gesekan berulang atau kebiasaan menggaruk juga dapat menyebabkan luka kecil yang meningkatkan risiko peradangan.

5. Infeksi

Pada kondisi tertentu, wasir yang mengalami luka, pecah, atau peradangan berat dapat menjadi pintu masuk bakteri dan menimbulkan infeksi. Gejalanya dapat berupa nyeri yang memburuk, pembengkakan, kemerahan, hingga keluarnya nanah.

Dalam kasus yang jarang, infeksi dapat berkembang menjadi abses di sekitar anus dan memerlukan penanganan medis segera.