Operasi wasir umumnya dipertimbangkan bila pengobatan konservatif dan tindakan nonoperatif tidak memberikan hasil yang optimal, atau pada wasir derajat berat (misalnya prolaps menetap), wasir yang sering kambuh, maupun wasir dengan komplikasi, seperti trombosis yang menimbulkan nyeri hebat.
Pemilihan jenis operasi akan disesuaikan dengan derajat wasir, kondisi kesehatan pasien secara umum, serta pertimbangan risiko dan manfaat dari masing-masing prosedur.
1. Hemoroidektomi
Hemoroidektomi adalah prosedur pembedahan untuk mengangkat jaringan wasir secara langsung. Operasi ini dapat dilakukan dengan anestesi umum atau anestesi spinal, sehingga pasien tidak merasakan nyeri selama tindakan berlangsung.
Prosedur ini biasanya dianjurkan pada:
- Wasir internal derajat berat (derajat III–IV)
- Wasir eksternal yang besar atau disertai trombosis berulang
- Wasir yang tidak membaik dengan terapi lain
Hemoroidektomi dikenal efektif dalam mengatasi wasir dan memiliki angka kekambuhan yang relatif rendah dibandingkan metode lain. Namun, tindakan ini dapat menimbulkan nyeri pascaoperasi, terutama dalam beberapa hari pertama.
Masa pemulihannya pun bervariasi, meski umumnya membutuhkan waktu beberapa minggu hingga pasien benar-benar merasa nyaman kembali.
Efek samping yang dapat terjadi, antara lain perdarahan, infeksi, kesulitan buang air kecil sementara, atau nyeri saat buang air besar. Oleh karena itu, pasien biasanya dianjurkan mengonsumsi makanan tinggi serat dan cukup cairan setelah operasi untuk mencegah sembelit.
2. Stapled Hemorrhoidopexy
Stapled hemorrhoidopexy (prosedur Longo) merupakan teknik yang menggunakan alat stapler khusus untuk mengangkat sebagian jaringan rektum dan mengembalikan posisi wasir yang prolaps, sekaligus memutus sebagian aliran darah ke jaringan tersebut.
Prosedur ini umumnya dipertimbangkan pada wasir internal derajat II–III yang mengalami prolaps. Dibandingkan hemoroidektomi konvensional, stapled hemorrhoidopexy biasanya menyebabkan nyeri pascaoperasi yang lebih ringan dan waktu pemulihan yang lebih cepat.
Namun, pada beberapa kasus, risiko kekambuhan dapat lebih tinggi dibandingkan hemoroidektomi. Selain itu, meskipun jarang, komplikasi serius, seperti perdarahan hebat atau gangguan pada rektum, dapat terjadi sehingga prosedur ini perlu dilakukan oleh dokter yang berpengalaman.
Setiap prosedur operasi memiliki kelebihan dan risiko masing-masing. Diskusikan dengan dokter mengenai pilihan tindakan yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda. Dengan penanganan yang tepat serta perubahan pola hidup yang sehat, keluhan akibat wasir dapat teratasi dan risiko kekambuhan dapat ditekan.