Pengobatan wasir bertujuan untuk meredakan keluhan, mengecilkan pembengkakan pembuluh darah, serta mencegah kekambuhan. Sebagian besar kasus wasir ringan dapat membaik dalam beberapa hari dengan perawatan mandiri. Namun, pada kondisi tertentu, diperlukan obat-obatan atau tindakan medis.
Metode pengobatan akan disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan wasir, serta respons pasien terhadap terapi awal.
Perubahan Pola Makan dan Kebiasaan Buang Air Besar
Langkah awal dalam menangani wasir adalah memperbaiki pola makan dan kebiasaan buang air besar (BAB), terutama bila keluhan dipicu oleh sembelit.
Beberapa upaya yang dapat dilakukan, antara lain:
- Mengonsumsi makanan tinggi serat, seperti sayur, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh, untuk membantu melunakkan tinja
- Minum air putih yang cukup, sekitar 2 liter per hari atau sesuai kebutuhan tubuh
- Berolahraga secara rutin minimal 30 menit per hari untuk menjaga kesehatan saluran pencernaan
- Tidak menunda BAB agar tinja tidak mengeras
- Menghindari mengejan terlalu kuat saat BAB
- Tidak duduk terlalu lama di toilet
- Membersihkan area anus secara lembut setelah BAB dan menjaga area tersebut tetap kering
Obat-obatan
Jika keluhan belum membaik dengan perawatan mandiri, dokter dapat merekomendasikan obat-obatan berikut:
1. Obat yang bisa dibeli secara bebas
Obat bebas untuk wasir dapat berupa obat alami atau obat medis. Bentuknyaa juga bisa bermacam-macam, mulai dari krim, salep, hingga suppositoria. Obat-obatan tersebut bisa digunakan untuk meredakan pembengkakan dan rasa tidak nyaman akibat wasir. Beberapa jenis juga bisa bermanfaat sebagai obat ambeien berdarah.
2. Hesperidin dan diosmin
Kedua zat ini merupakan senyawa aktif yang berasal dari tanaman. Hesperidin dan diosmin diketahui dapat meningkatkan fungsi pembuluh darah dan melancarkan aliran darah. Khasiat ini dapat membantu mengurangi pembengkakan yang terjadi pada pembuluh darah di wasir.
3. Kortikosteroid topikal
Digunakan untuk mengurangi peradangan, tetapi hanya dalam jangka pendek (umumnya tidak lebih dari 7 hari) karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan penipisan kulit.
4. Obat pereda nyeri
Paracetamol adalah salah satu obat yang dapat membantu meredakan nyeri akibat wasir. Ada juga obat pereda nyeri yang dapat bekerja langsung pada wasir, seperti lidocaine rektal.
5. Obat pencahar (laksatif)
Obat pencahar diberikan bila perubahan pola makan belum cukup mengatasi sembelit. Jenis dan dosisnya akan disesuaikan dengan kondisi pasien.
Tindakan Nonoperatif
Jika pengobatan konservatif tidak memberikan hasil optimal atau wasir internal sudah mengalami prolaps, dokter dapat menyarankan prosedur nonoperatif berikut:
1. Ligasi karet (rubber band ligation)
Dokter memasang karet kecil pada pangkal wasir untuk memutus aliran darah. Dalam beberapa hari hingga minggu, jaringan wasir akan mengecil dan terlepas dengan sendirinya. Prosedur ini umum dilakukan pada wasir internal derajat ringan hingga sedang.
2. Skleroterapi
Dokter menyuntikkan larutan khusus ke jaringan wasir untuk mengecilkannya. Prosedur ini relatif cepat dan biasanya tidak memerlukan rawat inap.
3. Koagulasi inframerah atau laser
Teknik ini menggunakan panas untuk menutup pembuluh darah yang membengkak sehingga wasir mengecil.
Setelah prosedur, pasien dapat merasakan nyeri atau perdarahan ringan dalam beberapa hari. Namun, bila terjadi perdarahan banyak atau nyeri berat, segera lakukan evaluasi medis.