Polusi tanah terdengar seperti hal yang tidak bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari. Padahal, tanah merupakan media utama tempat sayuran dan buah yang dikonsumsi setiap hari.

Meski isu mengenai polusi tanah tidak sepopuler polusi udara, faktanya polusi tanah tetap harus diwaspadai. Tidak hanya merusak ekosistem lingkungan, polusi tanah juga dapat berdampak buruk terhadap kesehatan manusia.

Waspadai Penyakit Akibat Polusi Tanah di Sekitar Anda - Alodokter

Berbagai Penyebab Polusi Tanah

Beragam aktivitas yang dilakukan manusia dapat menyebabkan polusi tanah atau pencemaran tanah. Misalnya penggunaan pestisida pada tanaman sayur, buah atau tanaman lain.

Selain pestisida, polusi tanah juga dapat disebabkan oleh:

  • Bahan kimia yang tumpah secara tidak sengaja
  • Pembuangan sampah
  • Pengeboran kilang minyak
  • Pembuangan limbah ilegal
  • Limbah nuklir
  • Praktik pertambangan
  • Buangan minyak dan bahan bakar
  • Buangan abu batu bara yang banyak digunakan untuk pembakaran dalam industri
  • Timbunan amunisi dan peralatan perang
  • Praktik pertanian menggunakan bahan kimia seperti pupuk dan herbisida
  • Resapan air yang terkontaminasi di permukaan tanah
  • Sampah elektronik
  • Limbah kotoran manusia, mengandung banyak bahan pencemar seperti pestisida dan logam berat.

Jangan anggap remah polusi tanah di sekitar Anda. Polusi tanah ini cepat atau lambat berdampak pada manusia, mulai dari kontaminasi air tanah, kontak langsung dengan tanah yang terkontaminasi, serta udara atau bau yang menguap dari bahan kimia pencemar dan terhirup manusia. Seberapa parah dampak polusi tanah tergantung pada jenis bahan kimia yang mencemari, intensitas, dan kondisi kesehatan penduduk sekitar.

Dampak Buruk Polusi Tanah Terhadap Kesehatan

Dalam jangka waktu yang lama, polusi tanah dapat membawa dampak buruk terhadap kesehatan, seperti:

  • Paparan benzene dalam konsentrasi tinggi sering dihubungkan dengan meningkatnya risiko leukemia dan kanker sel darah lain.
  • Polusi tanah yang disebabkan merkuri dapat memicu kerusakan ginjal, kerusakan saraf, penyakit jantung, dan kerusakan fungsi kekebalan tubuh.
  • Paparan timbal pada tanah yang tercemar berdampak buruk pada kesehatan beberapa organ tubuh, seperti hati, ginjal, limpa, dan paru.
  • Polusi tanah yang disebabkan oleh zat arsenik dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit diabetes, paru, kardiovaskular, dan kanker kulit.
  • Paparan pestisida dan herbisida dalam jangka panjang dapat meningkatkan risiko penyakit kanker dan masalah sistem saraf atau hormon.

Dalam kadar paparan yang sangat tinggi, polusi tanah bahkan dapat menyebabkan kematian. Keracunan bahan kimia dari polutan tanah seperti timbal dapat menumpuk dalam tubuh hingga hitungan bulan dan tahun. Padahal timbunan bahan ini dalam kadar sedikit pun dalam tubuh dapat mendatangkan gangguan kesehatan serius. Pada anak usia di bawah 6 tahun, timbunan timbal dapat mengganggu perkembangan kesehatan mental dan fisik.

Pada kasus polusi tanah yang menyebabkan pencemaran pada air, memasak air tersebut hingga mendidih bukanlah solusi. Air tanah yang tercemar timbal misalnya, jika direbus justru akan menyebabkan konsentrasi timbal meningkat. Jika Anda khawatir makanan Anda berisiko tinggi terkena polusi tanah, Anda dapat memilih membeli sayuran dan buah organik yang umumnya menggunakan pupuk alami dan tidak menggunakan pestisida.

Untuk meminimalkan polusi tanah, disarankan untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar dengan baik. Jika timbul gejala gangguan kesehatan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.