Mari Biasakan Mengonsumsi Jus Sayur Mulai Sekarang

Mengonsumsi jus yang hanya berisi buah-buahan berisiko meningkatkan kadar gula darah. Karena itu, tambahkan jus sayur pada daftar menu gelas jus Anda untuk menyeimbangkannya sekaligus mendapatkan tambahan vitamin.

Mengonsumsi 1,5-2 cangkir buah dan 2-3 cangkir sayuran tiap hari akan membantu menurunkan risiko berbagai penyakit berat, seperti stroke, kanker, serta serangan jantung. Bagi Anda yang berniat menurunkan atau mempertahankan berat badan, cara ini juga dapat membantu.

jus sayur - alodokter

Jus Sayur untuk Menu Sehari-Hari

Selama ini Anda mungkin tidak menyukai jus sayur karena rasanya yang tidak enak. Namun, setelah Anda mengetahui manfaat dari berbagai jus sayur di bawah ini, mungkin saja Anda akan berubah pikiran. Inilah jus sayur yang dapat Anda konsumsi untuk meningkatkan kesehatan.

Bit

Sayuran berupa umbi akar ini terasa manis alami sehingga Anda dapat mengurangi tambahan gula. Penelitian membuktikan bahwa jus bit dapat membantu meningkatkan gluthathion, yaitu zat antioksidan kuat. Antioksidan ini diperlukan tubuh untuk memperkuat sistem kekebalan dan membantu membuang racun di dalam tubuh. Selain itu, jus bit juga dapat membantu menurunkan tekanan darah.

Tomat

Warna jingga atau merah pada tomat menandakan bahwa sayuran ini mengandung lycopene. Zat inilah yang berperan dalam membantu menurunkan risiko kanker prostat. Karenanya, jus tomat cocok untuk Anda jadikan sebagai jus sayur sehari-hari.

Collard greens

Tanaman dengan nama latin Brassica oleracea ini termasuk ke dalam sejenis sawi-sawian. Banyak orang yang tidak menyukai jus sayur yang satu ini karena rasanya yang kuat. Agar rasanya lebih segar, tambahkan campuran berupa apel hijau atau air lemon. Ketahuilah bahwa di balik rasa yang kuat terdapat manfaat yang juga banyak. Jus collard greens mengandung vitamin C, E, K, betakaroten, serta folat. Selain itu, jus sayur ini dapat membantu meringankan gejala berbagai penyakit, seperti rheumatoid arthritis, sindrom iritasi usus, serta penyakit Crohn.

Chard

Daun sayuran ini menyerupai bayam, tetapi batangnya berwarna merah keunguan. Mungkin sayuran ini agak sulit didapatkan di Indonesia, namun jika Anda mendapatkannya, jangan ragu untuk mengonsumsinya. Jus chard mengandung antioksidan tinggi. Selain itu juga membantu menurunkan kadar kolesterol serta tekanan darah. Keunggulan lainnya adalah membantu melindungi tubuh dari penyakit jantung. Hal ini pun sudah dibuktikan secara ilmiah.

Kekurangan dari Jus Sayur

Di balik manfaat kesehatannya, membuat jus sayur ternyata ada kekurangannya. Letak kekurangannya adalah pada proses pembuatan jus. Sayuran yang Anda buat menjadi jus sebenarnya akan menghilangkan serat-seratnya, berbeda dengan membuat minuman sayuran dengan cara blending. Namun, sayuran yang diproses dengan cara dijus justru akan membuat nutrisi-nutrisi sayuran tersebut terkonsentrasi sehingga Anda tetap mendapatkan nutrisinya secara utuh.

Jangan pikirkan rasa jus sayur yang kurang pas di lidah, tetapi fokuslah pada manfaat dari masing-masing jus tersebut. Sebab, sering kali makanan yang rasanya kurang enak justru membuat tubuh menjadi lebih sehat, baik dalam jangka pendek maupun panjang.