Tanda-tanda Sakit Kepala Perlu Diperiksakan ke Dokter Saraf

Sakit kepala pada umumnya adalah hal biasa, namun jika sakitnya tidak kunjung reda dan diiringi gejala-gejala lain, maka perlu diwaspadai. Segera periksakan diri ke rumah sakit dan mungkin Anda akan dirujuk kepada seorang dokter saraf yang fokus menangani gangguan pada sistem saraf.

Umumnya sakit kepala dapat reda dengan sendirinya dan tidak membuat Anda perlu memeriksakan diri ke dokter. Namun sakit kepala yang terlalu sering datang sehingga membuat Anda mengonsumsi obat sakit kepala terus-menerus dalam jangka panjang dapat mendatangkan risiko lain. Mengonsumsi obat sakit kepala lebih dari 10 hari atau bahkan lebih dari sebulan justru akan meningkatkan risiko berulangnya sakit kepala.

Neurologis-alodokter

Oleh karenanya, jika sakit kepala tidak kunjung reda, ada baiknya memeriksakan diri ke dokter saraf. Berikut beberapa gejala berbahaya dari sakit kepala yang patut diwaspadai dan membuat Anda perlu segera berkonsultasi.

  • Sakit kepala terjadi lebih dari dua kali dalam seminggu.
  • Sakit kepala yang muncul tiba-tiba dan terasa sangat berat.
  • Sakit kepala disertai gejala-gejala lain, seperti penglihatan samar, kebingungan, hilang kesadaran, pusing, muntah, mual, leher kaku, dan/atau demam.
  • Sakit kepala berulang pada anak-anak
  • Anda berusia lebih dari 50 tahun dan anda mengalami sakit kepala yang tidak biasa ataupun sakit kepala kronis.
  • Sakit kepala disertai hilangnya kontrol pada bagian tubuh, misalnya tidak mampu bicara dengan lancar.
  • Sakit kepala tidak kunjung mereda meski telah ditangani dengan obat-obatan bebas maupun yang diresepkan, bahkan makin parah.
  • Sakit kepala yang muncul setelah mengalami cedera pada kepala.
  • Anda menjadi kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Anda memiliki riwayat kanker ataupun HIV/AIDS dan mengalami sakit kepala jenis baru.

Berdasarkan pernyataan dari seorang dokter saraf, mencatat riwayat sakit kepala diri sendiri dan keluarga adalah salah satu cara terbaik untuk mendiagnosis penyebab sakit kepala yang sedang dialami. Upayakan untuk mencatat riwayat ini sebelum memeriksakan diri ke dokter. Beberapa informasi yang bisa anda catat, seperti

  • Kapan sakit kepala muncul, hal yang bisa mengurangi atau memperberat sakit kepala, dan gejala lain yang muncul saat sakit kepala.
  • Setelah mengumpulkan riwayat penyakit, dokter juga akan melakukan pemeriksaan fisik dan neurologis, seperti memeriksa pendengaran, penglihatan, waktu bereaksi, dan pergerakan.
  • Pemeriksaan darah mungkin diperlukan untuk mendeteksi infeksi atau gangguan kesehatan lain. Di sisi lain, pemeriksaan cairan tulang belakang juga dapat dilakukan jika dokter menduga telah terjadi perdarahan atau infeksi pada otak. Di samping itu, terdapat juga pemeriksaan lain yang dokter bisa lakukan, seperti urinalisis (tes urine), CT scan, MRI, neuroimaging, ataupun EEG untuk mendeteksi adanya kemungkinan lain, misalnya tumor atau cedera dalam kepala.

Di samping sakit kepala, dokter saraf juga dapat melakukan penanganan pada orang-orang yang mengalami gangguan fungsi indera, terutama indera penglihatan ataupun perasa. Begitu juga dengan pasien stroke, multiple sclerosis, kejang, gangguan neuromuskular, gangguan pada saraf tulang belakang, gangguan neurodegeneratif, dan infeksi sistem saraf.