Tubuh Cepat Langsing berkat Rutin Latihan Lari Sprint

Penelitian menemukan bahwa lari sprint singkat tidak kalah efektif dengan lari jarak jauh yang berdurasi lebih panjang. Latihan ini cocok dilakukan bagi mereka yang tidak punya waktu banyak dan sering untuk berolahraga.

Lari sprint, sebagai salah satu cabang atletik tertua di dunia, adalah lari jarak pendek dalam waktu singkat. Di dalam olimpiade, lari sprint digelar dalam tiga jarak, yaitu jarak 100, 200, dan 400 meter. Terdapat juga lari sprint jarak 60 meter, umumnya digelar di dalam ruangan dan merupakan cabang yang dipertandingkan di kejuaraan dunia dalam ruangan (indoor world championship event).

lari sprint-alodokter

Hal yang menarik, atlet lari sprint umumnya memiliki tubuh yang kurus, sehingga banyak orang juga ingin mencoba melakukan olahraga ini. Faktanya, olahraga ini memang bermanfaat besar dalam membakar lemak. Berikut adalah beberapa manfaat lain yang bisa diperoleh dengan teratur melakukan lari sprint.

  • Lari sprint melatih hampir semua bagian tubuh: otot bokong, pinggul, paha belakang, paha depan, betis, hingga perut.
  • Selain membakar lemak, lari sprint meningkatkan tingkat metabolisme tubuh selama beberapa hari setelah olahraga ini dilakukan. Post-exercise oxygen consumption (EPOC) effect atau efek pascaolahraga membuat kalori terus terbakar bahkan setelah latihan selesai dilakukan.
  • Bagi Anda yang tidak terlalu suka olahraga angkat beban untuk mengencangkan otot, lari sprint dapat menjadi alternatif pilihan tepat untuk mendapatkan manfaat serupa.
  • Lari sprint relatif mudah dilakukan karena yang diperlukan hanya lahan yang datar dan tidak licin untuk berlari jarak pendek.
  • Pelari sprint akan terbiasa mengelola: adrenalin, napas, kekuatan otot, kapasitas pernapasan anaerobik, kecepatan kaki, dan refleks alami.
Pada olahraga lari ini, Anda tidak diharuskan berlari dengan kecepatan penuh seperti atlet. Bahkan untuk menghindari cedera otot, disarankan untuk cukup berlari dengan 75 persen kecepatan maksimal. Untuk membakar lebih banyak kalori, lari sprint dapat dipadukan dengan latihan kardio.

Lari Sprint bagi Pemula

Keselerasan postur tubuh adalah kunci keberhasilan lari sprint. Pelari sprint memulai latihan dengan posisi berjongkok dan condong ke depan, menjadikan dengan sendirinya punggung membentuk posisi horisontal sebelum akhirnya mulai berlari.

Mari cek panduan berikut untuk mulai mendapatkan manfaat lari sprint.

  • Lari pada lintasan membuat pelari lebih mudah mengukur jarak. Permukaan yang rata sekaligus tidak licin juga baik untuk menghindari cedera dan menghindari sendi menerima beban berlebihan. Tetapi tentu saja lintasan lari tidak selalu tersedia dekat dengan tempat Anda tinggal atau bekerja.  Sebagai gantinya, Anda dapat mencoba lari sprint di lapangan terdekat dari rumah atau kantor seperti lapangan sepakbola atau tanah lapang yang relatif datar, seperti lahan parkir yang beraspal. Temukan area setidaknya sepanjang 40 meter.
  • Lakukan pemanasan dengan lari ringan sebanyak satu atau dua putaran sebelum melakukan lari sprint. Perenggangan juga dapat dilakukan sambil berjalan kaki. Perenggangan yang dilakukan dengan tepat terbukti dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan kecepatan.
  • Lakukan lari sprint setidaknya 30 detik. Lakukan lari sprint secara bertahap. Setelah stamina dan tubuh lebih terlatih, Anda dapat meningkatkan jarak dan kecepatan.
  • Istirahatlah selama 2-5 menit sebagai jeda di antara sesi lari sprint untuk memberi kesempatan tubuh untuk memulihkan tenaga. Istirahat bukan berarti  duduk, tetapi berjalan kaki. Hal ini dilakukan untuk menghindari timbulnya kram otot.
  • Setelah lari, pendinginan penting untuk menurunkan tingkat detak jantung dan menghindari kram akibat penumpukan asam laktat pada otot.
Sebagai  langkah awal, lari sprint dapat dilakukan 2-3 sesi sepekan. Oleh karena lari sprint adalah olahraga yang mengerahkan penggunaan oksigen pada otot, maka istirahat yang tepat memungkinkan pemulihan otot. Setidaknya, biarkan tubuh beristirahat selama 48 jam sebelum Anda kembali melakukan rutinitas lari sprint.