Manfaat jus pepaya tidak hanya terkenal dalam membantu mencegah dan meredakan sembelit, tetapi juga didukung oleh kandungan serat, air, dan enzim papain yang membantu kerja pencernaan. Selain itu, jus ini kaya vitamin serta antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Manfaat jus pepaya diperoleh dari kandungan gizinya yang sangat banyak. Minuman yang dibuat dari buah ini mengandung karbohidrat, serat, kalsium, fosfor, zat besi, kalium, serta vitamin A, vitamin C, dan asam folat. Selain bisa melepas dahaga, rutin minum jus pepaya juga bisa menjaga kesehatan tubuh.

Berbagai Manfaat Jus Pepaya untuk Kesehatan
Buah pepaya digemari banyak orang karena rasanya manis, mudah ditemukan, dan harganya terjangkau. Selain itu, kandungan nutrisinya juga melimpah. Mengonsumsi pepaya secara langsung maupun dalam bentuk jus dapat memberikan beragam manfaat kesehatan, seperti:
1. Membantu melancarkan pencernaan
Salah satu manfaat jus pepaya yang paling dikenal adalah membantu melancarkan pencernaan. Kandungan serat dan air di dalamnya dapat melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.
Selain itu, pepaya mengandung enzim papain yang membantu memecah protein dan mendukung proses pencernaan. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi pepaya secara rutin dapat membantu meredakan perut kembung dan konstipasi.
2. Berpotensi mendukung kesehatan mata
Pepaya merupakan salah satu sumber vitamin A yang berperan penting dalam menjaga fungsi dan kesehatan mata. Asupan vitamin A yang tercukupi dapat membantu mencegah gangguan penglihatan terkait penuaan, seperti degenerasi makula.
3. Berpotensi meningkatkan daya tahan tubuh
Kandungan zinc, protein, serta vitamin A, B1, dan C pada jus pepaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Dengan imunitas yang lebih kuat, tubuh menjadi lebih sehat dan tidak mudah terserang infeksi.
4. Menjadi sumber energi
Pepaya mengandung karbohidrat yang dapat memberikan energi dan membantu tubuh tetap beraktivitas. Konsumsi buah ini juga dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.
5. Berpotensi menjaga kesehatan jantung
Jus pepaya kaya vitamin C, kalium, serat, dan berbagai antioksidan. Nutrisi tersebut berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL), sehingga dapat mengurangi risiko pembentukan plak yang menyumbat pembuluh darah di jantung maupun otak.
6. Mendukung kesehatan otot dan saraf
Dalam 100 gram pepaya terdapat lebih dari 200 mg kalium. Mineral ini penting untuk menjaga keseimbangan elektrolit dan memastikan sinyal saraf berjalan dengan baik, sehingga fungsi otot tetap optimal.
7. Membantu memelihara kesehatan kulit
Likopen dan vitamin C pada pepaya dapat membantu mengurangi kerutan dan menjaga kulit tampak lebih sehat. Selain itu, vitamin A dan enzim papain berperan dalam mengangkat sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Kombinasi nutrisi ini membuat jus pepaya baik untuk kesehatan kulit.
8. Mendukung kekuatan rambut
Likopen dan vitamin A dalam pepaya berperan dalam menutrisi kulit kepala, meningkatkan kelembapan alami, serta membantu memperkuat akar rambut. Rambut pun menjadi lebih sehat dan tidak mudah patah.
9. Berpotensi mendukung kekuatan dan kesehatan tulang
Jus pepaya mengandung kalsium, kalium, dan fosfor yang berasal dari sumber nabati. Ketiga mineral tersebut dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang dan memperkuat struktur tulang.
10. Membantu mempercepat proses penyembuhan luka
Protein, zinc, vitamin A, dan vitamin C, dalam pepaya berperan penting dalam pembentukan jaringan baru dan penyembuhan luka. Nutrisi ini membantu proses regenerasi kulit sehingga luka dapat pulih lebih cepat.
11. Berpotensi mengurangi risiko terjadinya kanker
Pepaya mengandung antioksidan tinggi, terutama likopen, yang membantu melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi makanan kaya likopen dapat menurunkan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker prostat.
Banyak sekali manfaat kesehatan yang bisa diperoleh dari jus pepaya. Selain itu, mengonsumsi buah ini juga dapat membuat perut kenyang lebih lama sehingga membantu mengontrol berat badan, terutama bila dikombinasikan dengan pola makan sehat.
Meski nutrisinya lengkap, kebutuhan gizi harian tetap perlu dilengkapi dengan makanan lain, seperti ikan, daging, telur, serta aneka sayur dan buah. Cara pengolahan juga perlu diperhatikan, karena beberapa teknik dapat mengurangi kandungan serat atau nutrisi tertentu.
Bila memungkinkan, konsumsi pepaya segar sebagai buah potong juga merupakan pilihan baik. Selain itu, hindari penggunaan gula atau pemanis berlebih bila ingin mengolah pepaya menjadi jus.
Perlu diingat, pepaya mengandung lateks dari enzim papain. Pada sebagian orang, lateks dapat memicu reaksi alergi seperti gatal, kemerahan, atau sesak napas. Bila Anda memiliki riwayat alergi terhadap kandungan tertentu tetapi ingin memperoleh manfaat jus pepaya untuk kesehatan atau bingung jumlah aman mengonsumsinya, jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter.
Konsultasi dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja serta cepat dan praktis melalui Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, dokter dapat menyarankan jumlah aman mengonsumsinya atau menggantinya dengan buah lain yang lebih aman sesuai kondisi Anda.