Camilan tinggi kalori dapat menjadi pilihan tepat bagi Anda yang membutuhkan tambahan energi di tengah kesibukan, sedang menjalani masa pemulihan, atau ingin meningkatkan berat badan dengan cara sehat. Namun, pastikan konsumsinya tetap dibatasi agar manfaatnya bisa diperoleh maksimal.
Penting untuk diketahui bahwa tidak semua makanan berkalori tinggi baik untuk kesehatan. Pasalnya, ada beberapa camilan tinggi kalori yang mengandung tinggi gula dan lemak jenuh. Nah, jika dikonsumsi, camilan tersebut justru bisa meningkatkan risiko gangguan kesehatan, seperti obesitas dan gangguan metabolik.

Oleh karena itu, pilihlah camilan tinggi kalori yang tetap bergizi dan kaya akan protein, lemak sehat, serta vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh sehingga kebutuhan energi tubuh tetap terpenuhi tanpa berdampak buruk pada kesehatan.
Rekomendasi Camilan Tinggi Kalori yang Sehat
Berikut ini beberapa pilihan camilan tinggi kalori yang sehat, praktis, dan mudah Anda siapkan maupun bawa ke mana saja:
1. Kacang panggang
Kacang panggang merupakan salah satu pilihan camilan tinggi kalori yang sehat untuk dikonsumsi. Contohnya, satu genggam atau sekitar 30 gram kacang almond panggang saja mengandung 170 kalori sehingga sangat cocok dikonsumsi untuk mengisi energi di sela aktivitas padat.
Selain kalorinya yang tinggi, kacang panggang juga mengandung lemak sehat, seperti asam lemak tak jenuh tunggal dan ganda, yang baik untuk jantung, serta serat yang dapat membantu perut kenyang lebih lama.
2. Gorengan
Gorengan identik dengan kalorinya yang tinggi karena mengandung lemak trans sehingga banyak yang bilang camilan ini merupakan makanan tidak sehat. Padahal, kandungan kalori dalam satu buah gorengan hanya sekitar 100–150 kalori, bahkan jumlah ini bisa berbeda jika diolah dengan benar dan menggunakan bahan-bahan yang sehat lho.
Oleh karena itu, agar gorengan yang Anda buat menjadi camilan tinggi kalori yang sehat, gunakanlah minyak goreng baru dan hindari penggunaan minyak bekas berkali-kali saat menggoreng gorengan. Bila perlu, gunakanlah minyak sehat yang tidak mengandung lemak jenuh tinggi, seperti minyak zaitun, minyak kanola, dan minyak biji matahari.
Selain itu, bila memungkinkan, masaklah gorengan menggunakan oven atau air fryer agar Anda tidak perlu menggunakan terlalu banyak minyak sehingga kandungan lemak jenuh di dalamnya menjadi lebih rendah. Dengan begitu, gorengan lebih baik untuk kesehatan.
3. Martabak mini
Pilihan camilan tinggi kalori lainnya yang bisa Anda konsumsi adalah martabak mini. Hal ini karena martabak mini terbuat dari campuran tepung terigu, telur, susu cair, dan ragi, sehingga kandungan kalorinya tinggi.
Untuk sepotong martabak mini dengan berat 50 gram, biasanya mengandung sekitar 100–200 kalori. Namun, tergantung bahan yang digunakan, kandungan kalori dalam sepotong martabak mini biasanya dapat berbeda-beda.
Nah, agar camilan tinggi kalori ini makin sehat, gunakanlah susu cair rendah lemak saat membuat adonan martabak. Selain itu, pilihlah isian sehat, seperti keju parut, kacang tanah sangrai, atau potongan pisang, dan batasi penggunaan gula atau margarin.
4. Batagor
Camilan yang terbuat dari campuran tahu, ikan tenggiri giling, dan tepung tapioka ini bisa menjadi salah satu camilan untuk meningkatkan berat badan dan energi lho. Pasalnya, batagor mengandung tinggi kalori, bahkan dalam satu porsi batagor bisa terkandung sekitar 290 kalori.
Agar makin lezat dan sehat, konsumsilah batagor dengan saus kacang rumahan yang dibuat dari kacang tanah sangrai, cabai, dan sedikit gula aren. Selain itu, kurangi juga penggunaan garam dan penyedap rasa buatan.
5. Keripik singkong
Siapa sih yang gak suka keripik singkong? Camilan yang memiliki rasa gurih ini juga termasuk camilan tinggi kalori sehingga bisa Anda konsumsi untuk meningkatkan berat badan. Hal ini karena keripik singkong biasanya dibuat dengan cara digoreng sehingga kandungan kalorinya tinggi. Bahkan, dalam 100 gram keripik singkong bisa mengandung sekitar 400 kalori lho.
Keripik singkong bisa Anda buat sendiri di rumah. Caranya, yaitu iris tipis singkong, kemudian bumbui potongan singkong dengan rempah-rempah, seperti bawang putih, merica, dan sedikit garam. Setelah itu, goreng potongan singkong yang sudah dibumbui menggunakan air fryer.
6. Granola bar
Granola bar adalah camilan tinggi kalori yang dapat dikonsumsi kapan saja dan di mana saja. Camilan ini terbuat dari campuran gandum, kacang-kacangan, dan biji-bijian, yang dipadatkan dengan tambahan madu.
Satu batang granola bar umumnya mengandung 100–250 kalori tergantung komposisinya. Agar tubuh tetap mendapatkan energi tanpa lonjakan gula darah berlebihan, pilihlah granola bar yang rendah gula tambahan, serta tinggi serat dan protein.
7. Buah kering
Buah kering, seperti anggur (kismis), nangka, apel, mangga, atau aprikot, memiliki kandungan kalori lebih tinggi bila dibandingkan dengan buah segar. Hal ini karena proses pengeringan menghilangkan air, membuat kandungan gula alami dalam buah menjadi lebih terkonsentrasi.
Saking tingginya, bahkan 1 cangkir buah kering mengandung sekitar 104–255 kalori. Nah, bila dikonsumsi secukupnya, yaitu sekitar ¼–½ cangkir per hari, buah kering termasuk camilan tinggi kalori yang menyehatkan. Selain itu, buah kering juga kaya akan serat, antioksidan, zat besi, dan mineral lain yang baik untuk tubuh.
8. Roti dengan selai kacang
Camilan yang sangat mudah dan cepat disiapkan ini juga memiliki kalori yang cukup tinggi, sehingga termasuk camilan tinggi kalori. Pasalnya, roti dengan selai kacang mengandung karbohidrat, protein, dan lemak sehat yang baik untuk menambah kalori harian tubuh.
Satu lembar roti tawar putih atau roti tawar gandum yang dioles dengan dua sendok makan selai kacang biasanya mengandung sekitar 200–250 kalori.
9. Roti lapis
Selain terbuat dari roti tawar yang kaya akan karbohidrat, roti lapis (sandwich) juga biasanya terbuat dari bahan-bahan yang kaya akan protein dan lemak sehat yang bisa menambah kalori harian tubuh.
Nah, satu potong roti lapis biasanya mengandung sekitar 250–300 kalori. Meski begitu, jumlah kalori ini bisa berbeda-beda tergantung dengan jenis roti yang dipilih dan bahan-bahan yang digunakan untuk isi camilan ini.
Untuk membuat camilan tinggi kalori ini sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak waktu. Caranya, ambil 2 lembar roti tawar, kemudian isi dengan telur rebus dan saus wijen atau mayones, dan roti lapis pun siap dihidangkan.
10. Smoothie
Ingin ngemil dengan sesuatu yang menyegarkan, enak, tetapi juga dapat meningkatkan energi dan menambah berat badan dengan sehat? Coba smoothie deh. Pasalnya, camilan ini biasanya terbuat dari campuran aneka jenis buah-buahan, susu, yoghurt, dan sedikit madu yang tinggi lemak sehat dan protein.
Nah, kedua nutrisi tersebut mampu meningkatkan kadar kalori harian tubuh sehingga Anda lebih berenergi saat melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, berkat buah-buahan yang digunakan, smoothie juga mengandung vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Tergantung dengan bahan yang Anda gunakan saat membuatnya, kandungan kalori pada tiap smoothie bisa berbeda-beda. Namun, biasanya satu gelas smoothie berukuran 250 ml dapat memberikan sebanyak 200–300 kalori.
11. Pancake
Pancake juga mengandung tinggi kalori lho. Alasannya, camilan ini terbuat dari tepung terigu, telur, susu, dan sedikit mentega. Nah, mengonsumsi 1–2 buah pancake biasanya dapat memberikan Anda sekitar 200–300 kalori.
Untuk menambah asupan energi dan cita rasa, Anda juga dapat menambahkan topping, seperti madu, irisan buah, atau selai kacang di atas pancake.
12. Keju
Produk fermentasi susu yang memiliki rasa gurih ini juga merupakan camilan tinggi kalori yang bisa Anda konsumsi. Tergantung dengan jenis keju yang Anda konsumsi, kandungan kalori di dalamnya bisa berbeda-beda. Misalnya, satu potong keju cheddar dengan berat 100 gram mengandung sekitar 409 kalori, sementara satu keju parmesan dengan berat 100 gram mengandung sekitar 420 kalori.
Selain itu, keju juga kaya akan kalsium, fosfor, dan vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang serta gigi. Tidak hanya bisa dikonsumsi secara langsung sebagai camilan, keju juga bisa ditambahkan pada roti atau sandwich, maupun dicampur ke dalam salad untuk memperkaya rasa dan nilai energi.
Meski camilan tinggi kalori bermanfaat untuk menambah energi, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diperhatikan ya. Pasalnya, jika dikonsumsi berlebihan, camilan tinggi kalori justru bisa meningkatkan risiko terjadinya kelebihan berat badan (obesitas).
Camilan tinggi kalori sebaiknya dikonsumsi menjadi pelengkap pola makan harian, bukan pengganti makanan utama. Atur juga waktu camilan agar tidak mengganggu jam makan besar, supaya nutrisi tubuh tetap tercukupi.
Jika Anda masih bingung memilih camilan tinggi kalori yang sehat untuk tubuh atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti diabetes, gangguan metabolisme, atau sedang diet khusus, jangan ragu untuk chat dokter di aplikasi ALODOKTER. Dengan begitu, Anda pun bisa mendapatkan saran camilan tinggi kalori yang sesuai kebutuhan atau kondisi kesehatan Anda.