Makanan untuk anemia dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi, vitamin B12, dan asam folat yang berperan dalam pembentukan sel darah merah. Pilihan makanan perlu disesuaikan dengan penyebab anemia dan kebutuhan nutrisi masing-masing.
Anemia adalah kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) atau jumlah sel darah merah tidak mencukupi kebutuhan tubuh. Kondisi ini dapat menyebabkan keluhan seperti lemas, mudah lelah, pusing, sulit berkonsentrasi, atau tampak pucat.

Penanganan anemia bergantung pada penyebabnya. Jika anemia berkaitan dengan kekurangan zat besi, vitamin B12, atau asam folat, memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut melalui pola makan sehat dapat membantu mendukung pembentukan sel darah merah.
Namun, makanan saja terkadang tidak cukup untuk mengatasi anemia, terutama jika kondisi ini disebabkan oleh penyakit tertentu atau gangguan penyerapan nutrisi. Dalam kasus seperti ini, diperlukan penanganan medis lebih lanjut sesuai dengan saran dokter.
Daftar Makanan untuk Anemia yang Dianjurkan
Berikut beberapa pilihan makanan untuk anemia yang dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh:
1. Daging merah tanpa lemak
Daging merah, seperti daging sapi, mengandung zat besi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk hemoglobin dan membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh. Zat besi dalam daging merah merupakan jenis heme, yaitu jenis zat besi yang lebih mudah diserap tubuh dibandingkan dengan zat besi nonheme yang banyak terdapat pada makanan nabati.
Pilihlah daging yang tidak banyak mengandung lemak dan konsumsi dalam porsi secukupnya.
2. Hati sapi atau hati ayam
Hati sapi atau hati ayam merupakan sumber yang sangat baik untuk zat besi, vitamin B12, dan folat. Namun, konsumsi hati sebaiknya tidak berlebihan karena hati juga mengandung vitamin A dalam jumlah tinggi.
Khusus untuk ibu hamil, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi hati agar terhindar dari risiko kelebihan vitamin A yang bisa membahayakan kehamilan.
3. Ikan
Beberapa jenis ikan, seperti tuna, sarden, dan salmon, mengandung zat besi dan vitamin B12 yang penting untuk pembentukan sel darah merah. Selain itu, ikan juga merupakan sumber protein yang baik sehingga dapat membantu melengkapi pola makan sehari-hari.
4. Telur
Telur mengandung protein, vitamin B12, dan sejumlah zat besi yang dapat membantu melengkapi asupan nutrisi untuk pembentukan sel darah merah. Bagian kuning telur mengandung lebih banyak zat besi dan vitamin B12 dibandingkan putih telur, sehingga dapat menjadi pilihan praktis untuk melengkapi asupan nutrisi sehari-hari.
5. Sayuran berdaun hijau
Sayuran berdaun hijau, seperti bayam, kangkung, dan brokoli, mengandung zat besi nonheme serta folat. Penyerapan zat besi dari sumber nabati ini akan lebih optimal jika dikonsumsi bersama makanan yang mengandung vitamin C, seperti buah jeruk atau tomat.
6. Kacang-kacangan dan biji-bijian
Kacang merah, kacang hijau, kacang kedelai, serta biji-bijian seperti chia seed dan biji labu (pumpkin seed) mengandung zat besi nonheme yang dapat membantu memenuhi kebutuhan zat besi tubuh.
Selain itu, bahan makanan ini juga mengandung protein dan serat yang baik untuk melengkapi pola makan seimbang, terutama bagi orang yang membatasi konsumsi produk hewani.
7. Buah kaya vitamin C
Jeruk, stroberi, kiwi, jambu biji, dan pepaya mengandung vitamin C yang dapat membantu meningkatkan penyerapan zat besi non-heme dari makanan nabati. Konsumsinya bersamaan dengan makanan sumber zat besi, seperti sayuran hijau dan kacang-kacangan, dapat membantu tubuh menyerap zat besi dengan lebih baik.
8. Makanan yang difortifikasi zat besi dan vitamin B12
Sereal, roti, atau produk pangan lain yang telah difortifikasi dapat menjadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan zat besi dan vitamin B12. Makanan ini dapat bermanfaat bagi orang yang kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi tersebut dari makanan sehari-hari. Periksa label kemasan untuk mengetahui kandungan zat besi dan vitamin B12 dalam produk.
Tips Mengonsumsi Makanan untuk Anemia
Mengonsumsi berbagai jenis makanan bergizi dapat membantu memenuhi nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk sel darah merah. Agar asupan zat besi, vitamin B12, folat, dan nutrisi lainnya tetap tercukupi, perhatikan beberapa tips berikut:
- Konsumsi makanan sumber zat besi bersama makanan yang mengandung vitamin C untuk membantu meningkatkan penyerapan zat besi, misalnya sayuran berdaun hijau dengan buah jeruk.
- Beri jeda antara konsumsi teh atau kopi dan makanan atau suplemen sumber zat besi karena senyawa di dalamnya dapat mengurangi penyerapan zat besi.
- Konsumsi makanan yang mengandung vitamin B12 dan folat, seperti ikan, telur, sayuran berdaun hijau, dan kacang-kacangan.
- Terapkan pola makan yang beragam dan seimbang agar nutrisi penting yang dibutuhkan oleh tubuh tercukupi.
- Konsumsi suplemen zat besi jika dibutuhkan sesuai anjuran dokter.
Makanan untuk anemia dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh, tetapi pilihan makanan perlu disesuaikan dengan penyebab anemia. Karena itu, jangan hanya mengandalkan makanan penambah darah, terutama jika keluhan sering kambuh atau tidak kunjung membaik.
Mengonsumsi makanan bergizi dan seimbang tetap penting untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh. Namun, jika anemia disebabkan oleh kondisi tertentu, diperlukan penanganan medis yang sesuai dengan penyebabnya.
Jika Anda ingin mengetahui informasi terkait makanan untuk anemia lainnya atau sering mengalami lemas, mudah lelah, pusing, sesak napas, serta jantung berdebar, sebaiknya konsultasikan dengan dokter melalui chat di aplikasi ALODOKTER.
Dokter dapat membantu memastikan penyebab keluhan dan memberikan saran penanganan yang sesuai dengan kondisi Anda, termasuk kebutuhan akan suplemen zat besi atau nutrisi lainnya.