Otak merupakan organ yang berperan penting dalam mengendalikan seluruh fungsi tubuh. Oleh karena itu, kesehatan otak sangat penting untuk selalu dijaga. Apabila tidak dijaga dengan baik, berbagai fungsi organ tubuh pun akan terganggu.

Fungsi otak bisa mengalami penurunan seiring pertambahan usia. Hal ini dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami pikun, demensia, dan penyakit Alzheimer di masa tuanya.

Kenali 7 Cara Menjaga Kesehatan Otak - Alodokter

Namun, dengan menjalani pola makan dan gaya hidup sehat, gangguan kesehatan pada otak akibat pertambahan usia pun dapat dicegah.

Cara Menjaga Kesehatan Otak

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan otak:

1. Mengonsumsi makanan kaya antioksidan

Ada beragam jenis makanan yang kaya antioksidan, antara lain sayur-sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan. Kandungan antioksidan di dalam makanan tersebut dipercaya dapat meningkatkan daya ingat, mencegah efek radikal bebas, dan mengurangi peradangan.

Sebuah studi menyebutkan bahwa mengonsumsi makanan kaya antioksidan menurunkan risiko penurunan kemampuan kognitif dan demensia.

2. Memenuhi asupan omega-3

Omega-3 merupakan jenis asam lemak yang dikenal baik untuk kesehatan otak. Tak hanya dapat meningkatkan daya ingat, omega-3 juga mampu mencegah penurunan fungsi otak akibat penuaan. Omega-3 bisa diperoleh dengan mengonsumsi ikan salmon dan ikan sarden.

3. Menghentikan kebiasaan merokok

Kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko penipisan di bagian korteks otak. Korteks merupakan bagian penting otak yang berkaitan dengan kemampuan berpikir, mengingat, bahasa, dan persepsi.

Oleh karena itu, jika Anda perokok aktif, sebaiknya segera hentikan kebiasaan tersebut. Selain merusak korteks, merokok juga dapat meningkatkan gangguan kesehatan pada otak, seperti stroke, aneurisma otak, dan demensia.

4. Melakukan aktivitas fisik

Tak hanya bermanfaat untuk kesehatan otot dan tulang, berolahraga juga dapat memperbaiki kinerja pembuluh darah kecil dalam membawa darah yang kaya oksigen menuju otak.

Beberapa jenis aktivitas fisik yang bisa dilakukan, misalnya berjalan kaki, senam, atau joging. Lakukan setidaknya selama 30 menit setiap harinya. Aktivitas fisik atau olahraga juga dapat memicu perkembangan sel saraf baru dan meningkatkan hubungan antarsel di otak agar lebih optimal.

5. Menghindari makanan tinggi kolesterol

Kolesterol merupakan komponen penting dari otak manusia. Namun, mengonsumsi makanan tinggi kolesterol secara berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh.

Kelebihan kolesterol dapat memicu terjadinya penyumbatan di dalam pembuluh darah otak, sehingga suplai oksigen ke otak berkurang. Hal ini yang mengakibatkan seseorang mengalami stroke.

6. Membatasi asupan gula tambahan

Konsumsi makanan atau minuman yang diberi gula tambahan juga dapat menyebabkan terganggunya bagian otak yang mengatur memori jangka pendek.

Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan otak, sebaiknya Anda membatasi konsumsi makanan maupun minuman apa pun yang menggunakan gula tambahan secara berlebihan.

Membatasi asupan gula tambahan tidak hanya dapat menjaga kesehatan otak, tetapi juga meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

7. Mencukupi waktu istirahat

Cara utama agar otak tetap bekerja dengan optimal adalah membuatnya beristirahat dengan cukup. Tidur yang cukup penting untuk membantu proses memperkuat memori jangka pendek agar dapat diubah menjadi memori jangka panjang.

Kemampuan tersebut dibuktikan melalui penelitian terhadap proses belajar sekelompok anak. Dalam penelitian tersebut, anak yang tidur malam dengan cukup bisa mendapatkan nilai ujian lebih baik dibandingkan anak yang kurang tidur.

Dengan demikian, untuk menjaga kesehatan dan kemampuan otak dalam menyimpan memori, Anda disarankan untuk mencukupi waktu istirahat dengan tidur 7–8 jam setiap malamnya.

Seiring bertambahnya usia dan aktivitas yang dijalani, otak bisa mengalami gangguan kesehatan dan bahkan penurunan fungsi. Beberapa cara di atas dapat Anda coba lakukan untuk menjaga kesehatan dan fungsi otak dengan optimal.

Jika Anda mengalami cedera di bagian otak atau merasakan adanya gejala gangguan pada fungsi otak, cobalah periksakan diri ke dokter agar dapat dilakukan penanganan yang tepat sesuai keluhan yang Anda alami.