Benjolan di mulut rahim seringkali dirasa mengkhawatirkan, sebab organ ini erat kaitannya dengan kehamilan. Selain itu, benjolan di mulut rahim juga kerap dikaitkan dengan penyakit kanker serviks. Padahal, bukan hanya penyakit tersebut saja, ada beberapa kondisi lain yang juga dapat menyebabkan munculnya benjolan di mulut rahim.

Meski sebagian benjolan di mulut rahim tidak berbahaya, namun benjolan jenis ini tidak bisa disepelekan. Memahami dan mewaspadai kemungkinan penyebab benjolan di mulut rahim dapat membantu Anda mendapatkan penanganan yang dibutuhkan sesegera mungkin, demi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Benjolan di Mulut Rahim Dapat Disebabkan Berbagai Penyakit Ini - Alodokter

Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan

Berikut beberapa penyakit yang mungkin menyebabkan munculnya benjolan di mulut rahim:

  • Polip rahim

Munculnya benjolan di mulut rahim bisa dikarenakan polip rahim. Benjolan yang muncul akan berbentuk lonjong, timbul satu hingga beberapa benjolan. Biasanya, polip yang bersarang di mulut rahim bersifat jinak, artinya kecil kemungkinannya polip rahim dapat berkembang menjadi kanker rahim.

Peningkatan kadar hormon estrogen, peradangan pada serviks, dan perubahan hormonal pada wanita kemungkinan menjadi penyebab munculnya polip rahim. Meski tidak diketahui pasti apa penyebab utamanya, namun wanita berusia di atas 40 tahun cenderung lebih berisiko mengalami polip rahim.

Gejala dari polip rahim selain benjolan di mulut rahim, antara lain adalah siklus menstruasi yang tidak normal, keputihan berwarna putih atau kuning, perdarahan pasca berhubungan seksual dan di luar masa menstruasi, serta perdarahan setelah menopause.

  • Kista Nabothi

Benjolan di mulut rahim juga bisa disebabkan karena kista Nabothi. Umumnya kista Nabothi berisi cairan atau lendir dari kelenjar rahim, dengan warna yang terlihat putih ataupun kuning. Munculnya benjolan ini kemungkinan bisa lebih dari satu dengan ukuran yang beragam, hingga mencapai ukuran diameter 4 cm.

Kista Nabothi muncul karena kelenjar penghasil lendir serviks tersumbat. Sehingga menimbulkan benjolan-benjolan kecil berwarna putih pada permukaan jaringan serviks.

  • Kondiloma akuminata

Tak hanya pada mulut rahim, pada wanita, kondiloma akuminata juga bisa muncul di area tubuh lainnya seperti area vagina, anus, bibir, mulut, ataupun lidah. Benjolan kondiloma akuminata atau yang dikenal dengan kutil kelamin umumnya berukuran kecil, namun bisa pula berkembang hingga menyerupai bentuk bunga kol.

Kemunculan kondiloma akuminata pada bagian tubuh tersebut umumnya disebabkan oleh salah satu jenis virus human pappilomavirus (HPV). Seseorang dapat terjangkit kandiloma akuminata jika melakukan kontak langsung atau melakukan hubungan seksual berisiko (tanpa pengaman) dengan orang yang menderita penyakit tersebut.

  • Kanker serviks

Benjolan di mulut rahim juga bisa jadi merupakan pertanda kanker serviks. Kanker serviks juga erat kaitannya dengan infeksi human papilloma virus (HPV).

Untuk meminimalkan dan mengurangi risiko terjadinya kanker serviks, penting bagi wanita melakukan pap smear secara berkala sesuai anjuran dokter, sebagai langkah deteksi dini kanker serviks.

Berbagai macam penyakit memang bisa menyebabkan benjolan di mulut rahim. Ada beberapa gejala yang perlu diwaspadai bersama dengan benjolan di mulut rahim, seperti nyeri perut bagian bawah, perdarahan setelah berhubungan seksual, perdarahan di antara siklus menstruasi, atau keputihan yang tidak normal. Hal itu bisa menjadi pertanda adanya gangguan yang serius. Bila mengalami keluhan ini, disarankan untuk berkonsultasi lebih lanjut pada dokter, untuk mendapat penanganan yang sesuai.