Concerta adalah obat yang mengandung methylphenidate dan digunakan untuk mengatasi gejala attention deficit hyperactivity disorder atau ADHD. Obat ini dapat mengurangi perilaku impulsif dan hiperaktif, serta membantu penderita ADHD untuk berkonsentrasi. 

Methylphenidate yang terkandung dalam Concerta bekerja dengan cara meningkatkan kadar norepinefrin dan dopamin di otak. Berbekal cara kerja tersebut, penderita ADHD dapat mempertahankan fokus dan mengendalikan perilakunya sehingga ia dapat belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan orang lain lebih baik.

Concerta

Selain untuk ADHD, Concerta juga digunakan dalam pengobatan narkolepsi, yaitu gangguan tidur yang bisa menyebabkan penderitanya tertidur secara tiba-tiba. Perlu diingat bahwa Concerta tidak boleh digunakan tanpa pengawasan dokter, karena obat ini dapat menyebabkan kecanduan. 

Produk Concerta

Concerta tersedia dalam kemasan kaplet pelepasan lambat dengan 2 varian dosis, yaitu:

  • Concerta 18 mg 30 tablet pelepasan lambat
  • Concerta 36 mg 30 tablet pelepasan lambat

Apa Itu Concerta

Bahan aktif Methylphenidate hydrochloride
Golongan Obat resep
Kategori Stimulan sistem saraf
Manfaat Menangani gangguan attention deficit hyperactivity (ADHD)
Mengobati narkolepsi
Digunakan oleh Dewasa dan anak-anak
Concerta untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil.
Obat ini hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Concerta untuk ibu menyusui Concerta dalam dosis yang diresepkan dokter umumnya bisa digunakan oleh ibu menyusui. Namun, penggunaan Concerta dalam dosis tinggi dapat menurunkan produksi ASI, terutama pada beberapa minggu pertama setelah melahirkan
Bentuk obat Kaplet pelepasan lambat

Peringatan sebelum Menggunakan Concerta

Concerta hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Beri tahu dokter riwayat alergi yang Anda miliki. Concerta tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang alergi terhadap obat ini.
  • Sampaikan ke dokter jika dalam 14 hari terakhir Anda baru saja menggunakan obat golongan MAOI. Jangan mengonsumsi Concerta jika Anda sedang atau baru saja minum obat MAOI.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda menderita gangguan irama jantung, gagal jantung, serangan jantung, penyakit jantung bawaan, atau riwayat henti jantung mendadak, baik pada diri sendiri maupun keluarga.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita asma, priapismus, stroke, hipertensi, sindrom Raynaud, glaukoma, hipertiroidisme, epilepsi, tic, feokromositoma, atau sindrom Tourette.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Concerta bila Anda mengalami depresi, agitasi, gangguan kecemasan, gangguan bipolar, psikosis, atau pernah memiliki keinginan untuk bunuh diri.
  • Diskusikan dengan dokter jika Anda pernah mengalami kecanduan alkohol atau penyalahgunaan NAPZA.
  • Beri tahu dokter jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk mengantisipasi terjadinya interaksi obat.
  • Sampaikan ke dokter bahwa Anda sedang menjalani terapi dengan Concerta sebelum menjalani operasi atau tindakan medis, termasuk operasi gigi.
  • Hindari mengonsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan Concerta, karena berpotensi menimbulkan efek samping. Beri tahu dokter jika kesulitan mengurangi konsumsi minuman beralkohol.
  • Pastikan anak yang mengonsumsi Concerta dalam jangka panjang menjalani pemeriksaan tumbuh kembang berkala.
  • Jangan langsung mengemudi atau melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan selama menjalani pengobatan dengan Concerta, karena obat ini dapat menyebabkan pusing.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter bila Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan, baik sebelum maupun selama menggunakan Concerta.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping yang lebih serius setelah mengonsumsi Concerta.

Dosis dan Aturan Pakai Concerta

Dosis Concerta yang diberikan dokter dapat berbeda pada tiap pasien, tergantung pada kondisi pasien. Secara umum, berikut adalah dosis Concerta yang diberikan untuk mengatasi ADHD:

  • Dewasa: 18–36 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan 18 mg setiap minggu. Dosis perawatan mulai dari 18–72 mg per hari.
  • Anak usia 6–17 tahun: Dosis awal 18 mg, dapat ditingkatkan 18 mg tiap minggu. Dosis maksimal 54 mg per hari untuk anak usia 6–12 tahun, dan 72 mg per hari untuk anak usia 13–17 tahun.

Cara Menggunakan Concerta dengan Benar

Gunakanlah Concerta sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada label kemasannya. Jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa sepengetahuan dokter.

Pastikan untuk mengikuti cara mengonsumsi Concerta yang benar berikut ini:

  • Concerta bisa dikonsumsi saat perut dalam kondisi kosong, idealnya 30–45 menit sebelum makan. Telan obat ini secara utuh tanpa dibelah atau digerus terlebih dahulu.
  • Jangan mengonsumsi Concerta pada malam hari karena dapat menyebabkan insomnia.
  • Jika Anda lupa menggunakan Concerta, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, bila waktu minum obat berikutnya sudah dekat, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
  • Jangan menghentikan pengobatan secara tiba-tiba tanpa persetujuan dokter. Hal ini untuk mencegah terjadinya gejala putus obat, seperti perubahan suasana hati, depresi, hingga pikiran untuk bunuh diri. Dokter akan mengurangi dosis Concerta secara bertahap jika pengobatan perlu dihentikan.
  • Bila memungkinkan, periksakan tekanan darah Anda setiap hari secara mandiri dengan menggunakan tensimeter. Laporkan kepada dokter jika tekanan darah terlalu tinggi. Penggunaan Concerta dapat meningkatkan tekanan darah dan memperburuk hipertensi. 
  • Simpan Concerta di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
  • Jangan mengonsumsi Concerta yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Interaksi Concerta dengan Obat Lain

Efek interaksi obat yang dapat terjadi jika Concerta digunakan dengan obat lain adalah:

Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, selalu beri tahu dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama Concerta.

Efek Samping dan Bahaya Concerta 

Ada beberapa efek samping yang umum terjadi setelah mengonsumsi Concerta, yaitu:

  • Gugup atau gelisah
  • Mudah tersinggung
  • Sulit tidur (insomnia)
  • Tidak nafsu makan
  • Berat badan menurun
  • Pusing
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit kepala
  • Sakit perut
  • Mulut kering
  • Sering berkeringat

Lakukan konsultasi lewat chat atau periksakan ke dokter jika keluhan yang disebutkan di atas tidak kunjung reda atau makin parah. Segera ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi obat yang bisa ditandai dengan kesulitan bernapas, pembengkakan di bibir dan kelopak mata, atau mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:

  • Detak jantung tidak teratur atau berdebar-debar
  • Perilaku agresif atau muncul pikiran untuk bunuh diri maupun menyakiti diri sendiri
  • Gerakan otot yang tidak terkendali
  • Gangguan penglihatan
  • Gangguan aliran darah di jari tangan atau kaki, yang ditandai dengan tangan dan kaki terasa dingin, mati rasa, nyeri, atau perubahan warna kulit jadi pucat atau kebiruan
  • Luka yang tidak diketahui penyebabnya di jari tangan atau kaki
  • Gejala serangan jantung, seperti nyeri dada, sesak napas, atau keringat yang tidak biasa
  • Stroke, yang bisa ditandai dengan lemah pada salah satu sisi tubuh, sulit berbicara, linglung, atau perubahan penglihatan mendadak
  • Ereksi berkepanjangan dan menyakitkan (priapismus)
  • Halusinasi
  • Kejang
  • Pingsan