Fluimucil Sirup adalah obat untuk mengencerkan dahak di saluran pernapasan. Obat ini mengandung bahan aktif acetylcysteine yang dapat meringankan keluhan batuk berdahak akibat berbagai kondisi, seperti emfisema, bronkitis, bronkiektasis, atau cystic fibrosis.
Fluimucil Sirup mengandung 100 mg acetylcysteine yang bekerja dengan cara menurunkan kekentalan dahak di saluran pernapasan. Berkat cara kerja acetylcysteine, Fluimucil Sirup bisa membuat dahak menjadi lebih encer sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk berdahak.

Beli Fluimucil Sirup di Aloshop
Apa Itu Fluimucil Sirup
| Bahan aktif | Acetylcysteine |
| Golongan | Obat bebas terbatas |
| Kategori | Mukolitik (pengencer dahak) |
| Manfaat | Mengencerkan dahak yang kental akibat penyakit saluran pernapasan, seperti bronkiektasis, bronkitis, kistik fibrosis, atau emfisema |
| Dikonsumsi oleh | Dewasa dan anak-anak |
| Fluimucil Sirup untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Jika Anda sedang hamil, konsultasikan dengan dokter terkait penggunaan obat ini. | |
| Fluimucil Sirup untuk ibu menyusui | Produk obat acetylcysteine, seperti Fluimucil Sirup, umumnya aman untuk ibu menyusui selama digunakan sesuai anjuran dokter. |
| Ibu menyusui dianjurkan untuk memompa ASI dan membuangnya selama 30 jam setelah minum obat ini. | |
| Bentuk obat | Sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Fluimucil Sirup
Meski bisa didapatkan dengan mudah, Fluimucil Sirup tidak boleh digunakan sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum menggunakan Fluimucil Sirup untuk diri sendiri atau memberikannya kepada anak, yaitu:
- Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda atau anak Anda miliki. Fluimucil Sirup tidak boleh dikonsumsi oleh orang yang memiliki alergi terhadap acetylcysteine.
- Informasikan kepada dokter mengenai penggunaan Fluimucil Sirup jika Anda atau anak Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, tukak lambung, hipertensi, asma, gagal jantung kongestif, penyakit ginjal, atau varises esofagus.
- Konsultasikan dengan dokter mengenai penggunaan Fluimucil Sirup jika Anda atau anak Anda sedang menjalani diet rendah garam.
- Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Fluimucil Sirup jika Anda sedang menyusui, hamil, atau sedang merencanakan kehamilan.
- Sampaikan kepada dokter jika Anda atau anak Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
- Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Fluimucil Sirup.
Dosis dan Aturan Pakai Fluimucil Sirup
Tiap 1 sendok takar (5 ml) Fluimucil Sirup mengandung 100 mg acetylcysteine. Berikut ini adalah dosis umum penggunaan Fluimucil Sirup untuk mengencerkan dahak.:
- Dewasa: 200 mg, 2–3 kali sehari.
- Anak-anak usia > 4 tahun: 100 mg, 2–4 kali sehari, maksimal 300 mg per hari.
- Anak-anak usia 2–4 tahun: 100 mg, 2–4 kali sehari, maksimal 200 mg per hari.
Cara Menggunakan Fluimucil Sirup dengan Benar
Bacalah aturan pakai pada kemasan sebelum mengonsumsi Fluimucil Sirup atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.
Pastikan untuk mengikuti cara menggunakan Fluimucil Sirup dengan benar di bawah ini agar mendapat hasil pengobatan maksimal:
- Konsumsilah Fluimucil Sirup bersama makanan atau segera setelah makan.
- Fluimucil Sirup masih berbentuk sirup kering yang perlu dilarutkan terlebih dahulu. Isi botol dengan air putih hingga batas yang tertera pada label kemasan, lalu kocok hingga tercampur rata. Pastikan untuk mengocok botol terlebih dahulu setiap ingin mengonsumsinya.
- Jika Anda lupa mengonsumsi Fluimucil Sirup, segera minum obat ini begitu teringat. Namun, bila jeda waktu dengan dosis selanjutnya sudah dekat, abaikan dosis tersebut dan jangan menggandakan dosis selanjutnya.
- Simpan acetylcysteine sirup di tempat kering dan sejuk yang terhindar dari sinar matahari langsung. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan menggunakan Fluimucil Sirup jika sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Setelah dilarutkan, sirup kering bisa digunakan maksimal 12 hari.
Interaksi Fluimucil Sirup dengan Obat Lain
Berdasarkan kandungannya, efek interaksi yang terjadi jika Fluimucil Sirup digunakan bersama obat lain bisa meliputi:
- Peningkatan risiko terjadinya penumpukan dahak jika digunakan dengan obat batuk jenis antitusif, seperti dextromethorphan
- Peningkatan risiko terjadinya perdarahan dan tekanan darah rendah jika digunakan dengan nitrogliserin
Agar aman, bicarakan terlebih dahulu dengan dokter jika akan menggunakan Fluimucil Sirup bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.
Efek Samping dan Bahaya Fluimucil Sirup
Mengingat Fluimucil Sirup mengandung acetylcysteine, efek samping yang bisa timbul adalah:
- Stomatitis (sariawan)
- Pusing
- Rasa panas di dada (heartburn)
- Mual atau muntah
- Diare
- Arthralgia
- Sakit kepala
- Sakit perut
Konsultasikan dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter jika mengalami efek samping di atas, untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Segera ke dokter jika terjadi alergi obat atau efek samping yang mengganggu, termasuk:
- Bronkospasme atau penyempitan saluran napas, yang gejalanya antara lain dada terasa berat atau tercekat, mengi, dan sesak napas
- Gejala perdarahan saluran cerna, termasuk BAB berdarah, tinja berwarna hitam, muntah darah, atau muntah yang bertekstur seperti bubuk kopi
- Telinga berdenging atau tinnitus
- Jantung berdebar
- Ruam kulit yang mengelupas atau melepuh di area bibir, mulut, atau mata, yang disertai demam
- Gangguan fungsi hati, yang gejalanya bisa berupa nyeri perut kanan atas, tinja pucat seperti dempul, urine berwarna gelap, atau kulit dan mata menjadi kuning (penyakit kuning)
- Gejala angioedema, seperti pembengkakan di bawah kulit, terutama di bibir, kelopak mata, lidah, atau tenggorokan
- Pusing berat seperti akan pingsan
- Gangguan penglihatan, seperti penglihatan buram