Ini Makanan untuk Penderita Jantung Bengkak

Jantung bengkak dalam istilah medis dikenal sebagai kardiomegali. Jika Anda mengalaminya, maka terdapat beberapa pantangan bagi Anda, terutama dalam hal makanan. Berikut adalah penjelasan mengenai makanan untuk penderita jantung bengkak.

Jantung yang tidak memompa darah secara efektif, dapat menyebabkan gagal jantung kongestif. Penyakit ini bisa menyebabkan jantung bengkak.

ini makanan untuk penderita jantung bengkak - alodokter

Daftar Makanan untuk Penderita Jantung Bengkak

Umumnya, jantung bengkak disebabkan oleh tekanan darah tinggi atau penyakit jantung koroner. Namun selain itu, Anda juga berisiko mengalami jantung bengkak jika Anda memiliki penyakit jantung kongenital atau bawaan di mana kondisi kelainan jantung sudah terjadi sejak lahir, penyakit katup jantung, serta mengalami detak jantung yang tidak normal (aritmia).

Meski dapat membaik seiring berjalannya waktu, kebanyakan orang yang menderita jantung bengkak membutuhkan pengobatan seumur hidup untuk menyembuhkannya.

Jika Anda mengalami kondisi ini, Anda disarankan untuk menjalani diet rendah garam. Garam atau natrium (sodium) adalah mineral dan ditemukan secara alami dalam makanan. Garam memiliki fungsi untuk membantu menjaga keseimbangan cairan yang normal di dalam tubuh Anda. Namun jika berlebihan, maka garam tersebut akan meningkatkan risiko gagal jantung.

Makanan untuk penderita jantung bengkak disarankan mengandung garam tidak lebih dari 1500 mg per hari. Hal ini bertujuan untuk mengendalikan gejala penyakit yang Anda alami dan mencegah timbulnya masalah lebih lanjut pada jantung Anda.

Berikut adalah beberapa makanan untuk penderita jantung bengkak yang baik untuk dikonsumsi karena mengandung sedikit garam, meliputi:

  • Mentimun

1 potong mentimun (60 gram) mengandung sekitar 1 mg garam.

  • Terung mentah

1 buah terung (125 gram) mengandung sekitar 2 mg garam.

  • Buah avokad

Setengah buah avokad mengandung sekitar 10 mg garam.

  • Daun selada

1 lembar daun selada mengandung sekitar 2 mg garam.

  • Apel, jeruk, dan pisang

Masing-masing buah apel, jeruk dan pisang berukuran sedang mengandung sekitar 1 mg garam.

  • Anggur

125 gram anggur mengandung sekitar 2 mg garam.

  • Nasi

Satu porsi nasi mengandung sekitar 4 mg garam.

Beberapa makanan lain dengan kandungan garam yang rendah yaitu kacang-kacangan, jamur, bawang bombay, kentang, lobak, bayam, ubi, tomat mentah, aprikot, kurma, kismis, stroberi, semangka, dan buah persik.

Usahakan pilih bahan makanan yang segar. Ketika mengolah makanan untuk penderita jantung bengkak, kurangi tambahan garam dan penyedap rasa. Jauhi pula makanan kaleng atau makanan olahan karena makanan jenis tersebut memiliki kadar garam yang tinggi.

Selain itu, membatasi asupan garam atau natrium (sodium) dapat mengurangi jumlah cairan di sekitar jantung, paru-paru, dan kaki. Berlebihnya cairan di ketiga organ tersebut bisa membuat jantung bekerja lebih keras, serta dapat meningkatkan tekanan darah Anda.

Tips Mencegah Jantung Bengkak

Agar tidak mengalami kondisi ini, Anda disarankan untuk mengurangi faktor risikonya. Beberapa cara untuk menurunkan risiko terjadinya jantung bengkak, meliputi:

  • Batasi asupan cairan Anda

Penderita jantung bengkak disarankan untuk membatasi asupan cairan hingga maksimal 1,5 liter per hari, namun Anda sebaiknya berkonsultasi pada dokter untuk mengetahui berapa jumlah cairan yang harus Anda cukupi setiap harinya. Jika terlalu banyak mengonsumsi cairan, maka Anda bisa saja mengalami sesak napas.

  • Sertakan makanan kaya serat

Serat dapat membantu proses pencernaan makanan di sepanjang saluran pencernaan Anda, mengendalikan kadar gula darah, serta mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Sayuran, kacang-kacangan, serta buah segar mengandung serat tinggi. Setidaknya, Anda harus mengonsumsi 25-35 gram serat setiap hari.

  • Kurangi atau jauhi minuman beralkohol

Minuman yang mengandung alkohol dapat memengaruhi detak jantung Anda dan memperparah jantung bengkak. Konsumsi alkohol juga dapat memengaruhi obat-obatan untuk mengobati jantung bengkak.

  • Jaga berat badan Anda

Jika memiliki berat badan berlebih, Anda disarankan untuk menurunkannya. Menjaga berat badan ideal dapat mencegah perburukan kondisi jantung. Batasi jumlah kalori yang Anda konsumsi dan rutinlah berolahraga. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk menentukan diet dan olahraga yang baik untuk kondisi jantung bengkak.

Jantung merupakan organ yang sangat penting, karena memiliki peran untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh Anda ribuan kali dalam sehari. Untuk melakukan tugasnya, kesehatan jantung harus dijaga dengan baik.

Oleh karena itu, Anda disarankan agar selalu mengonsumsi makanan untuk penderita jantung bengkak, serta menerapkan pola hidup sehat seperti yang telah dipaparkan di atas. Anda bisa berkonsultasi pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan jantung dan penanganan yang tepat.

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi