Cara menghilangkan jerawat dengan madu diduga efektif karena madu memiliki efek antibakteri dan antiradang. Meski dugaan tersebut belum didukung oleh bukti dan fakta ilmiah yang akurat, madu sudah lama dimanfaatkan oleh masyarakat untuk untuk mengatasi jerawat, termasuk juga untuk berbagai tujuan lain.

Madu merupakan salah satu alternatif pengobatan jerawat yang sering digunakan. Meskipun faktanya, hingga saat ini madu belum terbukti dan diakui benar-benar efektif dalam menghilangkan jerawat.

Inilah Fakta Cara Menghilangkan Jerawat dengan Madu - Alodokter

Efek Antibakteri dari Madu

Hasil yang diutarakan para pengguna madu untuk pengobatan jerawat sangat beragam. Ada sebagian yang mengaku berhasil menghilangkan jerawat atau membuat wajah bersinar. Meski demikian, tidak semua orang memiliki efek yang serupa.

Salah satu jenis madu yang banyak disebut mampu membantu menghilangkan jerawat yaitu madu manuka dari Selandia baru. Kemampuan tersebut kemudian dikaitkan dengan penelitian yang menyebutkan madu manuka memiliki efek antibakteri dan membantu penyembuhan luka.

Memang, sejak dulu madu banyak digunakan sebagai antibakteri dan antiperadangan. Zat-zat dalam madu dianggap memiliki kemampuan mengatasi infeksi bakteri dan jamur. Saat dioleskan di kulit, madu akan menjadi pelindung untuk melembapkan dan memberikan nutrisi guna mempercepat penyembuhan.

Bakteri memang merupakan salah satu faktor utama penyebab jerawat, selain berlebihannya produksi minyak, timbunan sel kulit mati, dan pori-pori yang tersumbat. Jadi, untuk mengobati jerawat, salah satunya adalah dengan mengatasi infeksi bakteri sekaligus mengurangi proses peradangannya, selain mengurangi minyak di kulit dan mempercepat proses regenerasi sel.

Sebuah penelitian menyebutkan, madu manuka paling efektif untuk membantu mengatasi luka dibanding dua jenis madu lainnya. Hanya saja, dari penelitian tersebut ditemukan data bahwa manfaat madu tidak memperlihatkan hasil yang signifikan sebagai cara menghilangkan jerawat. Oleh karenanya, cara menghilangkan jerawat dengan madu masih perlu diteliti lebih lanjut.

Beragam Manfaat Lain

Meski cara menghilangkan jerawat dengan madu hingga kini belum bisa dipastikan, namun madu diketahui dapat membantu mengatasi luka bakar. Selain itu, madu juga memiliki ragam manfaat lain untuk kesehatan jika dikonsumsi.

Alih-alih menghilangkan jerawat dengan madu, bahan ini bisa digunakan untuk mengobati luka terbakar matahari dan luka bakar derajat ringan. Beberapa penelitian terbatas menunjukkan bahwa madu juga memiliki manfaat terhadap jenis luka lain, termasuk luka tersayat, luka setelah operasi, dan luka kronis pada kaki. Diketahui, madu dapat mengurangi nanah dan bau pada luka, mampu membersihkan luka, mengurangi infeksi dan nyeri, serta mempersingkat waktu penyembuhan.

Selain itu, madu diketahui dapat membantu meredakan batuk jika diminum sebelum tidur. Sebuah studi menunjukkan, madu akan merangsang produksi air liur. Air liur ini akan mendorong pembentukan lendir di saluran pernapasan, sehingga saluran pernapasan tetap basah dan batuk akan reda. Penelitian juga menunjukkan bahwa manfaat madu untuk batuk sama baiknya dengan obat batuk.

Madu juga diduga memiliki dampak baik sebagai pencegah diabetes. Hal ini karena madu memiliki indeks glikemik rendah namun memiliki rasa manis yang tidak kalah dengan gula biasa. Makanan dengan indeks glikemik rendah memiliki kemampuan untuk melepaskan gula lebih lambat di dalam tubuh, sehingga dapat mencegah lonjakan kadar gula darah.

Jangan hanya mengandalkan cara menghilangkan jerawat dengan madu, sebab hal tersebut belum terbukti secara ilmiah. Jika jerawat semakin mengganggu dan tidak segera hilang, segera periksakan ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dan jika Anda ingin mengonsumsi madu bersama dengan obat-obatan lain, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.