Kalkulator IMT adalah alat ukur interaktif untuk menghitung indeks massa tubuh atau rasio berat badan dan tinggi badan secara cepat. Melalui nilai IMT, Anda dapat mengetahui apakah berat badan Anda tergolong kurus, ideal, berlebih (overweight), atau obesitas.

Memantau indeks massa tubuh dapat membantu Anda mengantisipasi risiko terjadinya penyakit kronis, seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung sejak dini. Salah satu cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki berat badan ideal atau tidak adalah menggunakan kalkulator IMT.

Arti Kalkulator IMT

Setelah mendapatkan angka pada kalkulator IMT (indeks massa tubuh) atau BMI (body mass index), Anda dapat mengetahui apakah berat badan Anda sudah ideal, kurang, atau justru berlebih berdasarkan klasifikasi IMT menurut Kementerian Kesehatan Republik Indonesia berikut ini:

Berat badan kurang (kurang dari 18,5)

Anda dapat dikatakan memiliki berat badan kurang atau underweight jika angka IMT Anda kurang dari angka 18,5. Berat badan kurang bukanlah kondisi yang sehat.

Kondisi ini dapat meningkatkan risiko Anda untuk mengalami beberapa masalah kesehatan, seperti sistem kekebalan tubuh lemah, tulang menjadi rapuh, sulit memperoleh keturunan atau infertilitas, hingga kurang gizi.

Untuk meningkatkan berat badan agar lebih ideal, Anda perlu menyiasatinya dengan pola makan sehat yang terdiri dari makanan dengan kandungan nutrisi lengkap, seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, serta aneka vitamin dan mineral.

Anda bisa memenuhi asupan nutrisi tersebut dengan mengonsumsi nasi, buah, sayuran, ikan, telur, kacang-kacangan, dan susu.

Berat badan normal (18,5–22,9) 

Angka kalkulator IMT pada rentang 18,5-22,9 disebut berat badan normal atau ideal untuk orang Asia. Namun, memiliki berat badan ideal bukan berarti Anda bebas melakukan apa pun. 

Anda tetap dianjurkan untuk menjaga berat badan dan kesehatan tubuh secara keseluruhan dengan mengonsumsi makanan bernutrisi, mencukupi waktu istirahat, melakukan olahraga secara rutin, serta menghindari kebiasaan buruk, seperti merokok atau mengonsumsi minuman beralkohol.

Berat badan lebih (23–24,9)

Angka IMT antara 23–24,9 menandakan kategori berat badan Anda berlebih (overweight). Nilai ini sudah disesuaikan dengan kriteria IMT untuk orang Asia.

Kondisi ini juga tidak baik bagi kesehatan karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti stroke, diabetes tipe 2, osteoarthritis, dan hipertensi. Sebagai upaya pencegahan, Anda disarankan mengambil langkah untuk mengurangi berat badan.

Hal ini bisa dilakukan dengan cara mengurangi asupan makanan yang mengandung gula atau karbohidrat dan kolesterol. Kedua jenis makanan tersebut dapat menyebabkan tubuh menghasilkan banyak jaringan lemak yang dapat memicu peningkatan berat badan. 

Untuk menurunkan berat badan, cobalah mulai memperbanyak asupan protein, seperti ikan, telur, tahu, dan tempe, buah dan sayur, serta dianjurkan untuk minum air 30 menit sebelum makan agar Anda merasa lebih cepat kenyang. Jangan lupa juga untuk rutin berolahraga minimal 20–30 menit setiap hari atau minimal 3 kali seminggu. 

Obesitas (25 atau lebih) 

Jika hasil perhitungan kalkulator IMT menunjukkan angka di atas 25, berarti Anda sudah mengalami obesitas. Angka ini sudah disesuaikan untuk populasi orang Asia. 

Obesitas adalah kondisi ketika Anda memiliki jumlah lemak yang berlebih di dalam tubuh. Kondisi ini tidak baik untuk kesehatan karena dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi.

Untuk mengatasinya, Anda disarankan untuk mengurangi jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh dengan mengonsumsi makanan yang lebih sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, serta berolahraga secara rutin.

Hasil kalkulator IMT ini merupakan indikator awal untuk memetakan kondisi kesehatan tubuh. Jika hasil kalkulator IMT Anda tidak berada di rentang ideal, jangan langsung berkecil hati. Perubahan gaya hidup sederhana seperti mengatur porsi makan dan rutin beraktivitas fisik sering kali sudah cukup untuk mengembalikan berat badan yang sehat.

Namun, jika Anda masih sulit memperoleh berat badan ideal meski sudah mencoba berbagai cara, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan membantu menemukan cara mendapatkan berat badan ideal sesuai dengan kondisi Anda.