Selain membuat kamu malu, kentut saat berhubungan seksual mungkin dapat membuat pasangan mengira kamu bercanda dan tidak serius. Agar tidak sampai mengganggu keintiman hubungan seksual, kamu perlu mengetahui penyebab dan cara untuk menghindarinya.

Kentut saat berhubungan seksual dapat mengganggu, bahkan memalukan. Tetapi sebenarnya ini kondisi yang tergolong normal dan umum terjadi, kok. Banyak orang yang pernah mengalaminya.

Kentut Saat Berhubungan Seksual Bikin Malu? Ini Cara Mencegahnya - Alodokter

Penyebab Kentut Saat Berhubungan Seksual

Kentut saat berhubungan seksual dapat terjadi pada posisi seks apapun. Penyebabnya juga dapat bermacam-macam. Ini beberapa penyebab yang paling umum:

  • Proses pencernaan dalam tubuh tetap berlangsung saat kamu berhubungan seksual. Makanan yang baru kamu makan dapat menyebabkan kentut.
  • Pada wanita, suara keluarnya udara menyerupai kentut saat berhubungan seksual dapat disebabkan gerakan gesekan penis di dalam vagina.
  • Gerakan hubungan seksual yang didukung oleh aktivitas otot-otot perut dapat mendorong keluarnya gas hingga terjadi kentut.
  • Saat berhubungan seks dan orgasme, otot tubuh menjadi rileks sehingga lebih mudah untuk melepaskan gas.
  • Minum obat-obatan tertentu dapat menyebabkan orang lebih sering buang gas.

Buang gas saat berhubungan seksual lebih sering dialami ibu hamil. Ini disebabkan perubahan hormon yang menyebabkan penumpukan gas dalam tubuh. Peningkatan hormon progesteron membantu pelepasan gas karena melemaskan otot dan memperlambat pencernaan. Selain itu, mual saat hamil juga dapat menyebabkan kentut.

Agar Kentut Tidak Mengganggu Hubungan Seksual

Tidak perlu khawatir jika buang gas saat berhubungan seksual hanya terjadi sesekali. Tetapi, jika terjadi berulang kali dan dirasa mengganggu, kamu dapat memeriksakannya ke dokter untuk mendeteksi kemungkinan penyebabnya.

Walaupun kentut saat berhubungan seksual tidak selalu dapat dicegah, tetapi mengubah gaya hidup dapat membantu mengurangi kemungkinan buang gas saat berhubungan seksual.

  • Memperbaiki pola makan

Habiskan makanan lebih perlahan, atau bagi dalam porsi-porsi kecil untuk mengurangi jumlah udara yang masuk saat makan. Batasi minum menggunakan sedotan, juga mengunyah atau mengisap permen.

  • Membatasi dan menghindari makanan tertentu

Batasi makanan tertentu yang dapat menyebabkan gas, seperti susu atau olahan susu, kedelai, serta beberapa sayuran tertentu seperti brokoli, kubis dan kol. Kamu juga perlu menghindari konsumsi minuman penyebab gas, seperti minuman soda atau alkohol.

  • Olahraga secara teratur

Manfaat olahraga teratur termasuk membantu memperlancar pencernaan dan mengeluarkan gas berlebih dari dalam pencernaan, lho. Contohnya, gerakan yoga dapat membantu mengeluarkan gas dalam tubuh. Ada pula gerakan latihan yang dapat membantu mencegah kentut saat berhubungan seksual. Berbaring telentang sambil memegang dumbell. Tangan yang memegang dumbell membuat gerakan memutar pada bagian atas perut untuk membantu melepaskan gas.

  • Memilih posisi hubungan seksual tertentu

Hindari posisi berhubungan seksual yang menekan perut. Posisi menyamping dan juga posisi wanita di atas adalah posisi yang lebih aman. Selain itu, buang air besar sebelum berhubungan seksual dapat membantu mengurangi risikomu kentut saat berhubungan seksual.

Yang penting, kamu tidak perlu khawatir berlebihan hanya karena buang gas, dan membuat kamu kehilangan fokus pada sensasi yang kamu rasakan saat berhubungan seksual dengan pasangan. Tenang ya, karena hal ini sebenarnya lumrah kok. Jadi, tidak perlu dibesar-besarkan. Jika perlu, bicarakan hal ini terlebih dahulu pada pasangan. Jangan sampai hanya karena kentut hubungan kalian jadi terganggu ya!