Lama waktu hingga munculnya gejala akibat keracunan makanan bisa berbeda-beda pada tiap orang. Kondisi ini bergantung kepada jenis organisme yang menginfeksi dan berapa banyak makanan terkontaminasi yang dikonsumsi. Masa munculnya gejala dari waktu mengonsumsi makanan terkontaminasi, atau disebut masa inkubasi, bisa berjarak beberapa jam hingga berminggu-minggu. Gejala yang biasanya terjadi pada pasien yang menderita keracunan makanan adalah sebagai berikut:

  • Mual.
  • Biasanya berlangsung beberapa hari, tapi bisa juga terjadi lebih lama.
  • Diare. Biasanya berlangsung beberapa hari, tapi Anda bisa terus merasakan sakit perut atau kram selama kurang lebih satu minggu.
  • Demam dan menggigil.
  • Selera makan menurun.
  • Badan lemas.

Rasa sakit dan gejala akibat keracunan makanan biasanya berlangsung selama beberapa jam hingga beberapa hari. Kebanyakan kondisi ini tidak membutuhkan pengobatan secara khusus, tapi jika terjadi tanda dan gejala seperti di bawah ini, sebaiknya Anda segera mencari bantuan medis atau memeriksakan diri ke dokter.

  • Sering mengalami muntah-muntah dan berlangsung lebih dari dua hari.
  • Tidak bisa mempertahankan cairan selama satu hari atau mengalami diare yang berlangsung lebih dari tiga hari.
  • Tinja bercampur dengan darah.
  • Perubahan kondisi mental, misalnya menjadi sering terlihat bingung.
  • Pandangan kabur atau berbicara tidak jelas.
  • Munculnya gejala dehidrasi parah, seperti mulut kering, kelelahan, sakit kepala, mata tenggelam, denyut jantung cepat, dan sulit buang air kecil.
  • Mengalami kejang-kejang.

Jika keracunan makanan terjadi saat hamil, pada bayi dan manula, Anda harus lebih waspada dalam menyikapi kondisi ini.