Pengobatan ketombe bertujuan untuk mengurangi serpihan kulit kepala dan meredakan gejala yang menyertainya. Jika ketombe tidak terlalu parah, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah dengan keramas secara teratur untuk mengurangi penumpukan minyak dan sel kulit mati.
Jika upaya tersebut tidak dapat menghilangkan ketombe, penderita dapat mencuci rambut dengan menggunakan sampo antiketombe.
Ada banyak pilihan sampo antiketombe yang masing-masing mengandung zat dan fungsi yang berbeda. Oleh sebab itu, penting untuk membaca informasi yang tertera pada kemasan produk sebelum menggunakannya. Bila perlu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.
Beberapa jenis sampo antiketombe berdasarkan kandungan zat dan fungsinya adalah:
1. Zinc pyrithione
Zat ini berfungsi untuk membunuh jamur yang bisa menyebabkan ketombe sekaligus memiliki efek antibakteri. Zinc pyrithione dapat mengurangi rasa gatal, peradangan, serta produksi serpihan kulit kepala.
2. Asam salisilat
Asam salisilat membantu melunakkan dan mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di kulit kepala sehingga serpihan ketombe lebih mudah terlepas. Bahan aktif ini juga dapat membersihkan pori-pori kulit kepala dari minyak berlebih. Oleh sebab itu, jika kulit kepala menjadi kering setelah memakai sampo ini, gunakan conditioner rambut.
3. Sampo berbahan ter
Sampo berbahan ter berfungsi untuk memperlambat proses pembentukan sel kulit mati di kulit kepala sehingga membantu mengurangi penumpukan ketombe. Namun, pada orang yang memiliki rambut berwarna terang, sampo berbahan ter dapat menyebabkan perubahan warna rambut.
4. Selenium sulfida
Zat ini berfungsi memperlambat produksi sel kulit mati dan membantu mengurangi pertumbuhan jamur penyebab ketombe. Selenium sulfida tidak cocok untuk rambut yang telah menjalani perawatan kimia, seperti diwarnai atau diluruskan, karena dapat menyebabkan perubahan warna rambut serta rambut menjadi lebih kering.
5. Ketoconazole
Zat ini merupakan obat antijamur yang cukup kuat dan efektif untuk mengatasi pertumbuhan jamur penyebab ketombe. Umumnya, ketoconazole digunakan pada ketombe yang sulit diatasi atau tidak membaik dengan bahan lain.
Sampo dengan ketoconazole sebaiknya digunakan sesuai anjuran karena pemakaian berlebihan dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala.
Agar hasil pengobatan lebih optimal, pijat kulit kepala secara merata dan perlahan saat menggunakan sampo antiketombe. Setelah itu, biarkan selama 5 menit sebelum dibilas hingga bersih.
Jika ketombe tidak membaik setelah pemakaian rutin selama 1 bulan, atau muncul reaksi alergi, seperti gatal, kemerahan, dan perih, hentikan penggunaan sampo tersebut dan segera berkonsultasi dengan dokter lewat chat.
Selain menggunakan sampo antiketombe, ada juga bahan-bahan yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi ketombe secara alami, seperti:
-
Lidah buaya
Kandungan antibakteri dan antijamur pada lidah buaya dapat melindungi kulit kepala dari ketombe. Untuk memakainya, belah dan peras lidah buaya sampai cairannya keluar, kemudian oleskan ke area kulit kepala yang bermasalah. Biarkan beberapa saat sebelum dibilas. -
Tea tree oil
Minyak ini berfungsi untuk melawan kuman penyebab ketombe dan mengurangi peradangan. Gunakan sedikit tea tree oil, terutama pada bagian yang bersisik di kulit kepala. Namun, perlu diingat bahwa minyak ini dapat menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang. -
Minyak kelapa
Minyak ini berfungsi menjaga kelembapan kulit kepala agar tidak kering. Oleskan sekitar 3–5 sendok teh minyak kelapa pada bagian rambut yang bersisik, biarkan selama kurang lebih 1 jam, lalu bersihkan rambut menggunakan sisir dan keramas hingga bersih.
Sebagai catatan, segera hentikan penggunaan produk perawatan rambut jika Anda mengalami reaksi alergi. Setelah itu, konsultasikan dengan dokter mengenai metode mengatasi ketombe yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda.
Komplikasi Ketombe
Meskipun jarang terjadi, ketombe yang tidak ditangani dengan baik dapat menimbulkan beberapa komplikasi berikut:
- Dermatitis seboroik, yaitu gangguan kulit yang menyebabkan kulit kepala berketombe, bersisik, dan memerah
- Infeksi sekunder, akibat sering menggaruk kulit kepala sehingga kuman lebih mudah masuk
- Kerontokan rambut yang parah
- Rasa tertekan, malu, dan tidak percaya diri akibat ketombe yang terlihat
Oleh karena itu, penting untuk mengatasi ketombe sejak dini dengan cara yang tepat dan sesuai dengan kondisi Anda agar terhindar dari berbagai komplikasi tersebut.
Apabila masih memiliki pertanyaan seputar pengobatan ketombe atau kondisi yang perlu diwaspadai, Anda bisa berkonsultasi lewat Chat Bersama Dokter. Dokter dapat memberikan saran perawatan, meresepkan obat, atau menyarankan ke rumah sakit terdekat bila diperlukan pengobatan lebih lanjut.