Cara yang paling sederhana dalam mengatasi ketombe adalah dengan menggunakan sampo antiketombe. Namun, jika ketombe tidak kunjung membaik setelah satu bulan pemakaian sampo antiketombe atau muncul reaksi alergi seperti gatal dan perih, akan lebih baik untuk menghentikan penggunaan sampo dan segera berkonsultasi langsung dengan dokter.

Terdapat banyak pilihan sampo yang dapat digunakan untuk mengatasi ketombe. Masing-masing jenis sampo mengandung zat dan fungsi yang berbeda. Periksa informasi yang tertera pada kemasan sampo antiketombe sebelum menggunakannya. Bila perlu, konsultasikan lebih lanjut dengan dokter.

Beberapa jenis sampo antiketombe berdasarkan zat dan fungsinya adalah:

  • Zinc pyrithione. Zat ini berfungsi membunuh jamur yang bisa menyebabkan ketombe. Zinc pyrithione juga merupakan zat antibakteri.
  • Asam salisilat. Zat ini membantu melembutkan dan membuang kulit mati yang menumpuk pada kulit kepala. Jika terjadi kulit kering setelah memakai sampo asam salisilat, gunakan pelembap atau conditioner
  • Sampo berbahan ter. Zat ini bisa membantu memperlambat produksi sel kulit mati. Pada seseorang yang memiliki rambut berwarna terang, sampo berbahan ter dapat mengakibatkan perubahan warna rambut.
  • Selenium sulfide. Zat ini berfungsi memperlambat produksi sel kulit mati dan membantu mengurangi pertumbuhan jamur. Selenium sulfide tidak cocok untuk rambut yang telah menjalani perawatan kimia, seperti diwarnai.
  • Ketoconazole. Zat ini memiliki dampak yang cukup kuat sebagai obat antijamur. Biasanya ketoconazole digunakan jika bahan lain tidak memberikan hasil.

Pijat kulit kepala secara merata dan perlahan saat menggunakan sampo antiketombe, dan diamkan selama 5 menit sebelum dibilas. Pastikan baca informasi cara penggunaan yang tertera pada kemasan atau ikuti anjuran dokter sebelum menggunakan sampo.

Selain sampo antiketombe, terdapat bahan-bahan alami yang dapat digunakan untuk mengatasi ketombe. Beberapa di antaranya adalah:

  • Lidah buaya. Kandungan antibakteri dan antijamur pada lidah buaya dapat melindungi kulit kepala dari ketombe. Belah dan peras lidah buaya hingga keluar cairannya, lalu oleskan ke area kulit yang bermasalah.
  • Tea tree oil. Minyak ini berfungsi melawan organisme berbahaya dan peradangan. Gunakan sedikit minyak pohon teh, terutama pada bagian yang bersisik di kulit kepala. Meski bermanfaat, penggunaan minyak ini di sebagian orang dapat menimbulkan reaksi alergi.
  • Minyak kelapa. Minyak ini berfungsi menjaga kulit tidak kering. Oleskan sedikit minyak kelapa pada bagian bersisik, lalu bersihkan rambut dari ketombe dengan sisir setelah satu jam pemakaian minyak.

Jika produk perawatan rambut yang digunakan menimbulkan reaksi alergi, segera hentikan penggunannya. Diskusikan lebih lanjut dengan dokter terkait metode penanganan yang tepat. Dokter akan menentukan cara mengatasi ketombe sesuai dengan kondisi pasien.