Ketombe selalu bisa dikendalikan, tapi pengobatannya membutuhkan kesabaran dan juga ketekunan. Pengobatan yang paling sederhana adalah dengan menggunakan sampo antiketombe yang bisa dibeli dengan bebas. Tapi karena banyaknya produk sampo antiketombe, Anda mungkin harus melakukan uji coba produk sampo mana yang paling sesuai dengan Anda. Jika terjadi reaksi gatal-gatal, panas, perih, atau reaksi alergi lainnya, hentikan pemakaian produk itu dan segera hubungi dokter.

Tujuan dari pengobatan ketombe adalah memperlambat reproduksi sel kulit kepala, atau menghambat perkembangan jamur yang menyebabkan munculnya ketombe. Dua hal yang harus dipertimbangkan saat akan mengobati ketombe adalah:

  • Usia penderita.
  • Tingkat keparahan ketombe.

Ada banyak pilihan sampo antiketombe yang bisa Anda beli. Berikut ini adalah beberapa sampo antiketombe yang dibedakan oleh kandungannya.

  • Zinc pyrithione. Zat ini berfungsi membunuh jamur yang bisa menyebabkan ketombe. Zinc pyrithione juga merupakan zat antibakteri.
  • Salicylic acid atau asam salisilat. Zat ini membantu melembutkan dan membuang kulit mati yang menumpuk pada kulit kepala. Jika terjadi kulit kering setelah memakai asam salisilat, gunakan pelembap atau conditioner rambut setelah memakai sampo itu.
  • Sampo berbahan ter. Bahan ter bisa membantu memperlambat produksi sel kulit mati. Pada seseorang yang memiliki rambut berwarna terang, sampo jenis ini dapat mengakibatkan perubahan warna rambut.
  • Selenium sulfide. Zat ini berfungsi memperlambat produksi sel kulit mati dan membantu mengurangi pertumbuhan jamur. Bahan ini tidak cocok untuk rambut yang telah menjalani perawatan kimia seperti diwarnai.
  • Ketoconazole. Zat ini memiliki dampak yang cukup kuat sebagai obat antijamur. Biasanya bahan ini digunakan jika bahan lain tidak memberikan hasil.

Intensitas pemakaian sampo antiketombe berbeda-beda. Bisa dipakai setiap hari atau dua kali dalam seminggu. Periksa petunjuk yang ada pada kemasan produk sampo Anda. Terdapat beberapa sampo antiketombe yang tidak disarankan untuk dipakai wanita hamil dan wanita menyusui.

Pastikan untuk memijat kulit kepala Anda saat berkeramas dengan sampo antiketombe ini. Diamkan sampo pada rambut Anda setidaknya lima menit agar bahan dalam sampo itu bekerja.

Tidak semua sampo cocok untuk semua orang. Ketika gejala ketombe sudah mulai mereda, penderita bisa mengurangi frekuensi pemakaian sampo antiketombe. Namun, jika gejala terus berlanjut dan berkepanjangan, temui dokter spesialis kulit.

Beberapa produk perawatan rambut juga bisa berpengaruh dalam memicu ketombe. Kurangilah penggunaan produk perawatan dan juga produk kecantikan rambut untuk meringankan masalah ketombe Anda.

Berikut ini adalah beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk mengatasi ketombe:

  • Lidah buaya. Menurut penelitian, cairan dari daun lidah buaya bisa digunakan untuk menangani kulit bersisik penderita dermatitis seboroik dan juga meredakan rasa gatal pada kulit kepala.
  • Soda kue. Bahan yang cukup umum untuk membuat kue juga bisa membantu mengurangi ketombe. Basahi rambut dan oleskan soda kue pada kulit kepala beberapa kali dalam seminggu.
  • Minyak pohon teh. Gunakan sedikit minyak ini terutama pada bagian yang bersisik di kulit kepala Anda. Namun bahan ini bisa menimbulkan reaksi alergi pada sebagian orang.
  • Minyak zaitun. Untuk menghilangkan serpihan kulit mati atau ketombe sementara, oleskan sedikit minyak zaitun pada bagian yang bersisik, lalu sisirlah kulit kepala pada daerah yang diolesi setelah satu jam. Jangan mengulangi prosedur ini terlalu sering agar rambut tidak berminyak.