Tubuh memiliki proses alami untuk merontokkan sel kulit mati pada kulit kepala setelah sel kulit baru terbentuk. Ketombe merupakan dampak dari cepatnya pertumbuhan juga kematian sel-sel tersebut.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya percepatan pertumbuhan dan kematian sel di kulit kepala. Namun, terdapat dugaan bahwa itu disebabkan oleh adanya gangguan pada kelenjar penghasil minyak kulit, yang membuatnya terlalu banyak memproduksi minyak kulit.

Rontoknya sel kulit mati pada kulit kepala yang menimbulkan ketombe juga dapat dipicu oleh faktor lain, seperti:

  • Jarang keramas, atau malah terlalu sering keramas.
  • Menderita tinea capitis, suatu infeksi jamur pada kulit kepala.
  • Menderita eksim atopik, yaitu penyakit yang membuat kulit menjadi kering, gatal, pecah-pecah, dan kemerahan.
  • Mengalami alergi, misalnya karena penggunaan produk perawatan rambut, seperti hairspray atau gel
  • Menderita psoriasis, suatu peradangan kronis pada kulit yang membuat kulit terkelupas, menebal, kering, dan bersisik.

Perubahan cuaca dapat berpengaruh pada kondisi kulit kepala, dan meningkatkan risiko seseorang berketombe. Selain cuaca, ketombe juga lebih sering muncul pada kondisi, seperti:

  • Pria di masa pubertas.
  • Memiliki tipe rambut berminyak.
  • Menderita penyakit yang berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh, seperti HIV.
  • Mengonsumsi minuman beralkohol.
  • Sering mengonsumsi makanan tinggi gula, pedas, atau yang mengandung banyak garam.
  • Kurang mengonsumsi makanan bervitamin B, seperti telur, keju, dan ikan.

Untuk mengatasi ketombe, cara paling sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan sampo antiketombe. Terdapat banyak sampo antiketombe yang bisa digunakan, baik yang dijual bebas di pasaran maupun yang mengandung obat dan dijual khusus di apotek.

Umumnya, sampo antiketombe tidak hanya bermanfaat untuk mengatasi ketombe, baik ketombe kering maupun ketombe basah, tapi juga sejumlah keluhan pada rambut dan kulit kepala lainnya, seperti rambut dan kulit kepala berminyak.

Berikut ini adalah beberapa jenis kandungan sampo antiketombe yang bisa dibeli di pasaran beserta fungsinya:

  • Zinc pyrithione
    Zinc pyrithione berfungsi untuk membunuh jamur penyebab ketombe. Selain itu, zat ini juga dapat mencegah produksi minyak dan pertumbuhan sel kulit kepala berlebih yang dapat menyebabkan ketombe.
  • Dimetikon
    Dimetikon dapat menjaga kelembapan rambut serta mencegah kulit kepala kering yang dapat memicu ketombe. Efek melembapkan kulit kepala dari dimetikon juga dapat mengurangi rasa gatal yang sering dialami oleh penderita ketombe.
  • Guar hidroksipropiltrimonium klorida
    Kandungan ini berperan sebagai hydrogel yang dapat mencegah kulit kepala kering, serta memperbaiki kondisi batang rambut dan kulit kepala yang mungkin rusak.

Tidak sedikit sampo antiketombe yang mengandung mentol. Penggunaan mentol pada sampo antiketombe dapat memberikan sensasi dingin yang menyegarkan kulit kepala dan mengurangi rasa gatal karena ketombe.

Selain itu, mentol juga dapat meningkatkan aliran darah ke kulit kepala sehingga bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit kepala secara keseluruhan.