Konjungtivitis atau conjunctivitis dapat terjadi pada salah satu atau kedua mata. Ciri utama kondisi ini adalah mata merah akibat pelebaran pembuluh darah di selaput yang melapisi permukaan bola mata dan kelopak mata bagian dalam (konjungtiva).

Selain mata merah, konjungtivitis dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

Kapan Harus ke Dokter

Konjungtivitis akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari, terutama jika disebabkan oleh infeksi virus atau alergi. Namun, jika gejala yang muncul tidak kunjung reda setelah beberapa hari, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Segera konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami mata merah yang disertai dengan:

Gejala di atas dapat menjadi pertanda adanya penyakit lain pada mata yang lebih serius, seperti keratitis. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan dari dokter mata. Selain itu, mata merah yang dialami oleh bayi yang baru lahir juga perlu segera diperiksakan ke dokter anak.

Jika Anda menggunakan lensa kontak, hentikan penggunaannya saat muncul mata merah. Jika mata merah tidak kunjung reda dalam waktu 24 jam setelah berhenti menggunakan kontak lensa dan segera periksakan diri ke dokter mata.

Pemeriksaan mata rutin perlu dilakukan sebagai deteksi dini bila ada masalah pada mata dan penglihatan. Orang yang berusia di bawah 40 tahun dianjurkan untuk memeriksakan matanya setiap 2 tahun sekali. Sedangkan orang yang berusia 40 tahun ke atas dianjurkan untuk memeriksakan mata secara rutin 1-2 tahun sekali.