Pengobatan konjungtivitis (conjunctivitis) tergantung pada penyebabnya. Berikut ini adalah metode pengobatan yang digolongkan berdasarkan penyebab konjungtivitis:

Pengobatan Konjungtivitis Infeksi

Penderita konjungtivitis akibat infeksi virus tidak perlu mendapatkan obat khusus, karena konjungtivitis virus akan sembuh dengan sendirinya setelah beberapa hari. Sedangkan konjungtivitis bakteri dapat diobati dengan antibiotik bentuk tetes mata atau salep mata. Antibiotik harus digunakan oleh pasien selama 1-2 minggu.

Pengobatan Konjungtivitis Noninfeksi

Untuk menangani konjungtivitis alergi, pasien akan diminta untuk menghindari zat pemicu alergi tersebut. Pasien juga dapat diberikan obat untuk meredakan reaksi alergi, seperti:

Obat-obatan di atas mampu mengurangi gejala konjungtivitis alergi yang dirasakan penderita, seperti gatal-gatal dan pembengkakan pada mata. Obat-obatan tersebut dapat diberikan selama 1–3 minggu, tergantung pada tingkat keparahan alergi yang dialami.

Mata yang terpapar bahan kimia perlu segera dibilas menggunakan air mengalir selama beberapa menit. Setelah itu, segera periksakan ke dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Upaya Mandiri

Selama menjalani pengobatan konjungtivitis, pasien dapat melakukan sejumlah upaya di bawah ini untuk meredakan gejala konjungtivitis:

  • Berhenti menggunakan lensa kontak dan rutin membersihkan lensa kontak saat akan digunakan kembali
  • Mengompres mata menggunakan air hangat atau air dingin
  • Menggunakan kain bersih atau tisu untuk menyentuh mata

Guna mencegah penularan ke orang lain, hindari menyentuh mata menggunakan tangan langsung. Jika terkena tangan, segera cuci tangan.