Magten adalah obat untuk meredakan gejala akibat kelebihan asam lambung, seperti nyeri ulu hati, mual, perut kembung, dan rasa panas di dada (heartburn). Obat ini tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan suspensi serta termasuk obat bebas yang dapat dibeli tanpa resep dokter.

Magten mengandung aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida yang bekerja sebagai antasida untuk menetralkan asam lambung berlebih sehingga iritasi pada dinding lambung dapat mereda.

Magten

Obat ini juga mengandung simethicone yang membantu memecah gelembung gas di saluran pencernaan agar lebih mudah dikeluarkan. Dengan cara kerja tersebut, keluhan, seperti nyeri ulu hati, kembung, dan rasa tidak nyaman di lambung dapat berkurang.

Produk Magten

Magten tersedia dalam 2 varian, yaitu:

  • Magten tablet 10 tablet, yang tiap tablet mengandung 250 mg Aluminium hidroksida, 250 mg magnesium hidroksida, dan 50 mg simethicone.
  • Magten 250 mg suspensi 100 ml, yang tiap 5 ml mengandung 250 mg Aluminium hidroksida, 250 mg magnesium hidroksida, dan 50 mg simethicone.

Apa Itu Magten

Bahan aktif Aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, dan simethicone
Golongan Obat bebas
Kategori Antasida dan antiflatulensi (antikembung)
Manfaat Mengatasi gejala sakit maag akibat kelebihan asam lambung, termasuk pada gastritis, tukak lambung, dan ulkus duodenum
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak usia ≥6 tahun
Magten untuk ibu hamil Kategori C: Belum ada cukup bukti dari studi pada binatang percobaan maupun manusia yang menjelaskan keamanan aluminum hidroksida, serta magnesium hidroksida dan simethicone terhadap ibu hamil maupun janin.
Antasida dan simethicone dalam Magten umumnya aman digunakan sebagai penanganan awal sakit maag pada masa kehamilan. Namun, penggunaan obat ini harus dikonsultasikan dengan oleh dokter.
Magten untuk ibu menyusui Magten umumnya aman untuk ibu menyusui selama digunakan sesuai anjuran dokter.
Bentuk obat Tablet kunyah dan suspensi

Peringatan Sebelum Menggunakan Magten

Meski termasuk obat bebas, Magten tidak boleh digunakan sembarangan. Perhatikan beberapa hal berikut sebelum mengonsumsi obat ini:

  • Jangan mengonsumsi Magten jika Anda alergi terhadap aluminium hidroksida, magnesium hidroksida, simethicone, atau bahan lain di dalam obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan Magten jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit ginjal, batu ginjal, gangguan hati, obstruksi usus, atau perdarahan saluran cerna.
  • Beri tahu dokter jika Anda sedang menjalani diet rendah magnesium atau memiliki gangguan keseimbangan elektrolit.
  • Diskusikan dengan dokter mengenai penggunaan Magten jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal, untuk menghindari terjadinya interaksi obat.
  • Segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Magten.

Dosis dan Aturan Pakai Magten

Dosis Magten ditentukan berdasarkan jenisnya dan usia pasien. Berikut adalah penjelasannya:

Magten tablet kunyah

  • Dewasa: 1–2 tablet, 3–4 kali sehari
  • Anak usia 6–12 tahun: ½–1 tablet, 3–4 kali sehari

Magten suspensi

  • Dewasa: 1–2 sendok takar (5–10 ml), 3–4 kali sehari

Cara Menggunakan Magten dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan bacalah informasi yang tertera pada label kemasan obat sebelum menggunakan Magten. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa persetujuan dokter.

Agar manfaat obat maksimal, perhatikan cara penggunaan berikut ini:

  • Konsumsilah Magten di antara waktu makan dan menjelang tidur.
  • Untuk tablet kunyah, kunyah tablet hingga halus sebelum ditelan.
  • Untuk Magten suspensi, kocok botol terlebih dahulu sebelum diminum dan gunakan sendok takar yang tersedia agar dosisnya tepat.
  • Jika Anda juga sedang mengonsumsi obat lain, beri jarak setidaknya 2 jam sebelum atau sesudah minum Magten.
  • Gunakan obat ini hanya saat gejala muncul dan tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang tanpa pengawasan dokter.
  • Simpan Magten di tempat bersuhu ruangan, kering, dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. 
  • Jauhkan obat dari jangkauan anak-anak.
  • Konsultasikan dengan dokter jika keluhan tidak membaik setelah 2 minggu penggunaan.

Interaksi Magten dengan Obat Lain

Kandungan aluminium hidroksida dan magnesium hidroksida pada Magten dapat memengaruhi penyerapan beberapa obat jika digunakan secara bersamaan. Beberapa obat yang dapat berinteraksi dengan Magten, antara lain:

  • Antibiotik untuk pengobatan TBC, seperti rifampicin
  • Antibiotik, seperti ciprofloxacin, cefdinir, atau tetracycline
  • Levothyroxine untuk mengatasi hipotiroidisme atau menggantikan hormon tiroid
  • Antipsikotik, seperti chlorpromazine
  • Obat untuk infeksi HIV, seperti dolutegravir
  • Rosuvastatin untuk menurunkan kolesterol
  • Suplemen zat besi untuk mengatasi anemia

Untuk mengurangi risiko interaksi obat, beri jarak waktu minimal 2 jam antara konsumsi Magten dan obat lain. Konsultasikan dengan dokter jika Anda berencana menggunakan Magten bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun. Anda dapat memanfaatkan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. 

Efek Samping dan Bahaya Magten

Efek samping yang mungkin terjadi setelah mengonsumsi Magten, antara lain:

Biasanya efek samping tersebut bersifat ringan dan dapat membaik dengan sendirinya. Meski begitu, Anda disarankan untuk membuat janji temu dengan dokter melalui fitur booking di aplikasi ALODOKTER bila efek samping tersebut tidak kunjung hilang, sering hilang timbul, dan menimbulkan ketidaknyamanan. 

Namun, segera pergi ke IGD rumah sakit terdekat jika Anda mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius, seperti:

  • Pusing berat
  • Detak jantung tidak teratur
  • Lemah otot
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Sakit perut yang parah
  • Perubahan suasana hati, seperti linglung