Salah satu manfaat manjakani yang paling terkenal adalah sebagai pembersih organ kewanitaan. Tanaman ini juga dipercaya dapat menyehatkan organ intim wanita. Namun, masih banyak manfaat manjakani lainnya yang juga perlu Anda ketahui.

Manjakani (Quercus infectoria) umumnya banyak ditemukan di daerah Mediterania, Asia, dan Timur Tengah. Bagian yang dimanfaatkan dari tanaman ini adalah galls atau tonjolan di bagian batang manjakani. Tonjolan tersebut berbentuk bulat sehingga sering dikira sebagai buah manjakani, padahal sebenarnya bukan.

Manfaat Manjakani Bukan Sekadar Pembersih Kewanitaan - Alodokter

Secara tradisional, manjakani cukup sering digunakan untuk membersihkan serta mengatasi infeksi jamur dan bakteri di organ intim wanita. Manjakani juga dianggap dapat mengencangkan atau merapatkan vagina.

Berbagai Manfaat Manjakani untuk Kesehatan

Manjakani mengandung beragam mineral, seperti kalsium, fosfor, kalium, magnesium, zat besi, mangan, zinc, dan nikel. Selain itu, tanaman ini juga mengandung tanin dan antioksidan dari golongan polifenol dan flavonoid. Manjakani juga diketahui memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antiradang.

Berkat kandungan nutrisi dan senyawa yang beragam, manfaat manjakani pun tidaklah sedikit. Berikut ini adalah beberapa manfaat manjakani bagi kesehatan tubuh:

1. Membasmi jamur dan bakteri penyebab infeksi

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa ekstrak manjakani dapat membasmi dan menghambat pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab infeksi, seperti E.coli, Klebsiella, Salmonella, dan jamur Candida albicans.

Meski demikian, efektivitas manjakani sebagai obat herba untuk mengatasi penyakit infeksi masih perlu diteliti lebih lanjut.

2. Mengatasi keputihan dan membersihkan organ intim kewanitaan

Keputihan merupakan kondisi yang sering dikeluhkan oleh wanita. Keputihan bisa normal terjadi, tetapi bisa juga tidak. Keputihan normal biasanya terjadi karena pengaruh hormon, misalnya saat ovulasi atau selama kehamilan, sedangkan keputihan tidak normal dapat disebabkan oleh infeksi.

Beberapa riset menunjukkan bahwa tanaman manjakani dapat menghambat pertumbuhan jamur Candida dan bakteri penyebab keputihan. Oleh karena itu, tidak heran jika tanaman ini telah digunakan sejak lama untuk membersihkan vagina dan mengatasi keputihan.

Namun, perlu diingat bahwa keputihan normal umumnya bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan. Sementara itu, keputihan yang tidak normal umumnya dapat diobati dengan antijamur atau antibiotik sesuai resep dokter.

Jika Anda ingin menggunakan manjakani untuk mengatasi keputihan, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu.

3. Menjaga kekuatan dan kesehatan tulang

Antioksidan serta kalsium dan fosfor yang terkandung dalam manjakani merupakan zat yang berperan penting dalam proses pertumbuhan tulang. Zat-zat tersebut juga diketahui dapat mengurangi risiko terjadinya gangguan pada tulang, seperti osteoporosis.

4. Mengobati penyakit malaria

Tak hanya dapat membasmi bakteri dan jamur, beberapa riset juga menunjukkan bahwa manjakani dapat membunuh parasit Plasmodium falciparum penyebab penyakit malaria. Di beberapa daerah, tanaman manjakani bahkan telah digunakan secara tradisional untuk mengobati penyakit tersebut.

5. Melawan sel kanker

Ekstrak tumbuhan manjakani diketahui mengandung senyawa yang memiliki efek antioksidan, antiradang, dan antikanker. Beberapa riset di laboratorium juga telah membuktikan bahwa ekstrak manjakani bermanfaat dalam melawan sel kanker dan menghambat pertumbuhannya.

Namun, masih dibutuhkan riset lebih lanjut untuk mengevaluasi manfaat manjakani sebagai pengobatan atau pencegahan penyakit kanker.

Selain beberapa manfaat di atas, masih ada banyak manfaat manjakani lain yang juga baik untuk kesehatan, di antaranya mengontrol gula darah, mengatasi peradangan, serta memelihara kesehatan dan fungsi hati.

Sayangnya, berbagai manfaat manjakani tersebut masih perlu diteliti lebih lanjut. Hingga saat ini, belum ada riset yang menyatakan bahwa manjakani terbukti aman dan efektif digunakan sebagai pengobatan penyakit tertentu. Tanaman manjakani juga tidak terbukti efektif digunakan untuk mengencangkan dan merapatkan vagina.

Secara umum, manjakani dapat dikonsumsi sebagai jamu dan teh atau suplemen herbal. Namun, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi manjakani jika menderita penyakit tertentu, sedang hamil, atau menyusui. Manjakani juga sebaiknya tidak dikonsumsi bersama obat-obatan karena berpotensi menimbulkan efek interaksi obat.

Oleh karena itu, apabila ingin mengetahui lebih jauh manfaat manjakani atau memanfaatkan manjakani sebagai obat herbal untuk mengatasi penyakit tertentu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.