Ejakulasi dini adalah proses ejakulasi yang terjadi pada waktu yang belum diharapkan, yaitu sebelum penetrasi atau tidak lama setelah penetrasi terjadi. Dengan kata lain, pria dapat mengalami ejakulasi bahkan dengan sedikit rangsangan saja dan sebelum waktu yang diharapkan.

Sebenarnya sulit menentukan kapan batas waktu normal seorang pria mengalami ejakulasi saat berhubungan seksual. Namun, rata-rata pria mengalami ejakulasi setelah lima hingga tujuh menit saat berhubungan seksual. Jika lebih cepat dari itu, maka mungkin seorang pria mengalami ejakulasi dini.

Menyingkap Rahasia Mencegah Ejakulasi Dini pada Pria - Alodokter

Ejakulasi dini dapat dialami oleh banyak orang dalam situasi tertentu, seperti saat merasa resah, stres, depresi, berhubungan seksual untuk pertama kalinya dengan pasangan baru, atau jika sudah lama tidak berhubungan seksual. Pada sebagian kasus, kondisi ini dapat terkait dengan efek samping obat-obatan, cedera, atau gangguan hormonal. Namun, penyebab yang jelas pada sebagian besar kasus ejakulasi dini tidak diketahui.

Satu hal yang perlu diperhatikan, meski tidak berbahaya, kondisi semacam ini dapat menjadi serius karena berisiko mengakibatkan kekecewaan pada pasangan dan dapat memengaruhi hubungan dalam jangka panjang.

Cara Cepat Mencegah Ejakulasi Dini

Ada banyak hal yang dapat menyebabkan ejakulasi dini sehingga diperlukan pemeriksaan medis menyeluruh untuk mengetahui penyebab pastinya. Oleh karena itu, memeriksakan diri ke dokter adalah langkah awal yang tepat untuk mengetahui cara mencegah ejakulasi dini berdasarkan potensi penyebab-penyebabnya.

Mengenali berbagai pilihan cara mencegah ejakulasi dini ini juga dapat membantu Anda dan pasangan dalam menemukan langkah antisipasi yang paling tepat sesuai petunjuk dokter. Di antaranya:

  • Relaksasi
    Pada sebagian besar kasus, ejakulasi dini dapat mereda seiring waktu. Pada kasus seperti ini, mencegah ejakulasi dini dapat dilakukan dengan berlatih relaksasi. Hal paling sederhana adalah mengambil napas panjang untuk menunda ejakulasi.
  • Mencoba posisi lain saat bercinta
    Biarkan wanita mengambil posisi di atas agar dia dapat menarik diri saat pria merasa akan ejakulasi. Selain itu, sebaiknya kurangi kecepatan dan kedalaman penetrasi atau ubah posisi.
  • Olahraga
    Senam Kegel tidak hanya bermanfaat bagi wanita. Pria juga dapat melakukan latihan ini secara teratur untuk mengencangkan otot panggul dan otot saluran kemih yang berperan dalam proses ejakulasi.
  • Obat bius oles
    Obat bius oles dapat dioleskan beberapa waktu sebelum rangsangan seksual untuk mencegah ejakulasi dini. Obat bius ini bekerja dengan cara mengurangi sensasi yang dirasakan pria. Namun, beberapa pria mengaku obat bius ini mengurangi kenikmatan yang dirasakan saat berhubungan seksual. Terkadang efek samping ini juga dirasakan oleh wanita.
  • Mengonsumsi obat yang dapat menunda orgasme
    Dokter dapat meresepkan obat-obatan untuk menunda orgasme dini pada pria. Obat ini dapat mengandung antidepresan dan analgesik. Tetapi, tentu saja obat-obatan ini dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, mengantuk, dan sakit kepala. Pada sebagian pria, penggunaan obat antidepresan untuk mengatasi ejakulasi dini dapat berakibat pada penurunan gairah seksual.
  • Konseling/psikoterapi
    Konseling dan psikoterapi dengan psikolog dapat membantu mencari akar permasalahan penyebab ejakulasi dini dan dampaknya dalam hubungan. Konseling pernikahan dapat membahas masalah dalam hubungan, meredakan kecemasan, sekaligus menemukan cara untuk mengelola stres. Terapi ini juga dapat dipadukan dengan obat-obatan.
  • Teknik perilaku
    Ada cara-cara sederhana yang dapat dipilih untuk dilakukan, misalnya:

- Masturbasi setidaknya satu atau dua jam sebelum melakukan hubungan seksual agar pria dapat menunda terjadinya ejakulasi.

- Saat akan mencapai ejakulasi, pria dapat berhenti sejenak dan mengalihkan perhatian untuk menghalau ejakulasi.

- Gunakan kondom tebal.

- Teknik lain yang bisa dilakukan adalah menekan area perineum, yaitu daerah di antara anus dan kantong zakar (skrotum), ketika hendak ejakulasi.

  • Teknik tekan tahan
    Metode ini membutuhkan kerja sama dari pasangan saat pria sudah merasa akan mencapai orgasme. Minta pasangan untuk meremas area batas kepala penis dan batang penis selama beberapa detik hingga keinginan untuk ejakulasi berlalu, kemudian lepaskan. Lanjutkan foreplay setelah menunggu 30 detik. Dengan mengulang cara ini berkali-kali, pria akan belajar untuk terbiasa menunda ejakulasi.

Cobalah berbagai metode yang telah dipaparkan di atas, karena satu metode tertentu belum tentu efektif untuk diterapkan pada semua kondisi. Menentukan cara yang tepat untuk mencegah ejakulasi dini akan membuat hubungan seksual dengan pasangan bisa kembali membahagiakan.

Jika sudah mencoba beberapa cara mencegah ejakulasi dini namun masih tidak mendapatkan hasil yang diharapkan, Anda dapat berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan lebih lanjut.