Risiko Mengidap Stroke Iskemik bagi Penderita Migrain

Penderita migrain berisiko mengidap stroke iskemik, meski kaitannya masih dianggap tidak jelas. Namun penelitian menunjukkan bahwa dibandingkan orang yang tidak mengidap migrain, para penderita penyakit ini, terutama migrain dengan aura, dua kali lebih berisiko mengidap stroke iskemik. Stroke istemik disebabkan oleh terhalangnya aliran darah ke otak akibat penggumpalan darah atau lemak di pembuluh darah.

Wanita pengidap migrain dengan aura sebaiknya berkonsultasi kepada dokter sebelum mengonsumsi pil KB. Risiko stroke istemik meningkat pada wanita pengguna kombinasi pil KB yang juga pengidap migrain dengan aura. Pada umumnya, dokter menyarankan kelompok wanita ini tidak mengonsumsi pil tersebut dan sebaliknya menggunakan kontrasepsi alternatif.

Sebaliknya, wanita pengidap migrain tanpa aura yang mengonsumsi pil KB tidak mengalami kenaikan risiko apa pun. Risiko baru muncul jika penderita wanita tersebut mengidap tekanan darah tinggi atau memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung juga. Hubungi dokter jika Anda mengalami gejala migrain dengan aura selama mengonsumsi pil KB.

Masalah Terkait Kesehatan Mental Pasien

Selain stroke, migrain juga dikaitkan dengan adanya sedikit peningkatan risiko kesehatan mental seperti: depresi, gangguan rasa cemas, gangguan bipolar, serta serangan panik.