Naprex sirup adalah obat untuk menurunkan demam dan meringankan nyeri, seperti sakit kepala atau sakit gigi pada anak-anak dan remaja. Naprex sirup mengandung bahan aktif pereda demam dan nyeri berupa paracetamol.
Setiap 1 sendok takar (5 ml) mengandung 250 mg paracetamol. Obat ini bekerja langsung pada pusat pengaturan suhu tubuh dan rasa nyeri yang berada di otak, tepatnya hipotalamus. Dengan begitu, demam menurun dan nyeri bisa mereda.

Naprex sirup diformulasikan dengan teknologi unik Taste Rite dari Pedia Tech, yang secara signifikan mengurangi rasa pahit pada obat. Dengan begitu, pemberian obat kepada anak bisa lebih mudah.
Naprex 250 mg Sirup 60 ml dapat dibeli tanpa resep dokter. Penggunaan Naprex Sirup harus mengikuti aturan pakai pada kemasan atau sesuai anjuran dokter untuk mencegah risiko overdosis dan efek samping yang tidak diinginkan, terutama pada anak-anak.
Apa Itu Naprex Sirup
| Bahan aktif | Paracetamol |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Analgetik-antipiretik |
| Manfaat | Meredakan nyeri ringan hingga sedang, termasuk sakit gigi dan sakit kepala |
| Menurunkan demam akibat berbagai kondisi, termasuk saat flu atau setelah imunisasi | |
| Digunakan oleh | Anak usia ≥2 tahun |
| Naprex sirup untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko paracetamol terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Paracetamol sirup umumnya aman digunakan saat hamil. Namun, untuk orang dewasa, termasuk ibu hamil, sebaiknya gunakan paracetamol khusus dewasa dan konsultasikan dosisnya dengan dokter. | |
| Naprex sirup untuk ibu menyusui | Naprex sirup ditujukan khusus untuk anak-anak. Jika Anda sedang dalam menyusui, gunakan paracetamol khusus dewasa sesuai aturan pakai atau anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Sirop |
Peringatan sebelum Menggunakan Naprex Sirup
Naprex sirup tidak direkomendasikan untuk anak yang sedang menderita gangguan fungsi hati berat, seperti gagal hati. Hal penting lain yang perlu Anda perhatikan sebelum memberikan obat ini kepada anak adalah:
- Jangan memberikan Naprex sirup kepada anak jika ia alergi terhadap paracetamol. Apabila ragu, berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
- Berkonsultasilah ke dokter sebelum memberikan Naprex sirup kepada anak jika ia sedang mengalami anemia hemolitik, penyakit liver, defisiensi G6PD, penyakit ginjal, atau malnutrisi berkepanjangan.
- Konsultasikan mengenai penggunaan Naprex sirup ke dokter jika anak memiliki diabetes. Paracetamol cair mengandung gula sehingga penggunaannya mungkin perlu dibatasi atau dihindari oleh penderita diabetes.
- Mintalah saran dokter perihal konsumsi Naprex sirup jika anak sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Ini penting untuk menghindari interaksi antarobat.
- Segera ke dokter jika anak mengalami reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Naprex sirup.
Dosis dan Aturan Pakai Naprex Sirup
Berikut adalah dosis Naprex sirup berdasarkan usia anak:
- Anak usia 2–6 tahun: ½ sendok takar (2,5 ml), 3–4 kali sehari.
- Anak usia 6–12 tahun: 1–2 sendok takar (5–10 ml), 3–4 kali sehari.
Dosis paracetamol untuk anak sebaiknya disesuaikan dengan berat badannya. Konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan dosis paracetamol yang sesuai dengan berat badan anak Anda.
Selain Naprex sirup, tersedia varian Naprex Drops untuk bayi hingga anak usia usia 2 tahun dengan dosis yang berbeda.
Cara Menggunakan Naprex Sirup dengan Benar
Gunakan Naprex sirup sesuai petunjuk pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menggunakan Naprex sirup melebihi dosis yang dianjurkan atau menggunakannya bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol.
Agar penggunaan Naprex sirup aman dan memberikan hasil yang optimal, penting untuk memahami cara konsumsinya dengan benar. Ikuti panduan berikut:
- Naprex sirup dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
- Kocok botol sebelum obat dikonsumsi.
- Gunakanlah alat takar yang disertakan dalam kemasan agar dosisnya tepat.
- Apabila anak muntah dalam waktu kurang dari 20 menit setelah minum Naprex sirup, berikan kembali obat tersebut dalam dosis yang sama. Namun, bila muntah terjadi 30 menit setelah anak minum obat, Anda tidak perlu memberinya obat ini lagi.
- Hentikan penggunaan Naprex sirup ketika demam dan nyeri sudah mereda. Obat berbahan aktif paracetamol tidak untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.
- Segera bawa anak ke dokter jika demamnya belum turun setelah 3 hari, atau nyeri belum membaik meski telah 5 hari diberikan Naprex sirup.
- Simpan Naprex sirup di tempat bersuhu ruangan. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan Naprex sirup yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa. Obat sirup tidak boleh digunakan lebih dari 14 hari setelah kemasan dibuka.
Interaksi Naprex Sirup dengan Obat Lain
Efek interaksi obat bisa terjadi jika produk paracetamol, termasuk Naprex sirup, digunakan bersamaan dengan obat lain, antara lain:
- Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
- Penurunan efektivitas obat lamotrigine dalam mencegah kejang
- Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika digunakan dengan obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika digunakan bersama metoclopramide, domperidone, probenecid, atau isoniazid
- Peningkatan kadar chloramphenicol atau busulfan di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping
Agar aman dari risiko interaksi obat, tanyakan terlebih dahulu kepada dokter jika hendak memberikan obat lain bersama Naprex sirup kepada anak.
Efek Samping dan Bahaya Naprex Sirup
Naprex sirup jarang menyebabkan efek samping bila dikonsumsi sesuai aturan pakai atau petunjuk dokter. Namun, konsumsi paracetamol dalam dosis besar dan dalam waktu yang lama dapat menyebabkan kerusakan hati.
Segera bawa anak ke dokter jika ia mengalami keluhan serius, termasuk:
- Muntah-muntah
- Nyeri di perut bagian kanan atas
- Lemas, tidak mau menyusu, atau tidak berselera makan
- Urine berwarna gelap
- Tinja berwarna pucat atau keabu-abuan
- Kulit dan mata menguning yang menjadi pertanda penyakit kuning
Lewat fitur Buat Janji di aplikasi ALODOKTER, Anda bisa membuat janji temu dengan dokter tanpa harus datang langsung ke tempat praktik. Anda juga dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter untuk berkonsultasi secara online guna mendapatkan informasi medis lebih lanjut sebelum ke fasilitas kesehatan.
Meski jarang terjadi, penggunaan obat berbahan paracetamol dapat menimbulkan reaksi alergi. Segera bawa anak ke IGD rumah sakit terdekat jika ia mengalami gejala alergi obat, seperti ruam kulit yang luas, bengkak pada bibir atau kelopak mata, mengi, atau sesak napas setelah minum Naprex sirup.