Nyeri haid tak jarang membuat para wanita sulit beraktivitas dengan nyaman. Namun, ada beberapa obat nyeri haid alami yang cukup ampuh untuk meredakan rasa nyeri serta berbagai keluhan menstruasi lainnya.

Pada umumnya, nyeri haid terjadi ketika dinding otot rahim yang berkontraksi dengan lebih kuat selama menstruasi. Kondisi ini kemudian akan menyebabkan tekanan pada pembuluh darah yang berada di sekitarnya. Hal ini kemudian menyebabkan suplai oksigen ke rahim menjadi terhenti.

Obat Nyeri Haid Alami untuk Pereda Rasa Sakit - Alodokter

Tanpa pasokan oksigen yang cukup, jaringan rahim akan melepaskan zat kimia pemicu rasa nyeri, seperti prostaglandin. Selain menyebabkan rasa nyeri, prostaglandin juga bisa menimbulkan beberapa keluhan haid lainnya, seperti mual, lemas, dan migrain.

Beragam Obat Nyeri Haid Alami

Sakit perut ketika menstruasi bisa diredakan dengan beberapa obat nyeri haid alami yang mudah ditemukan di rumah. Berikut ini adalah beberapa obat nyeri haid alami yang dapat Anda coba:

1. Air hangat

Mengompres perut dengan air hangat saat sedang haid mampu melemaskan otot rahim yang berkontraksi saat menstruasi. Tak hanya itu, kompres air hangat juga dapat merelaksasi otot rahim yang tegang saat haid dan meningkatkan aliran darah, sehingga rasa tidak nyaman saat haid pun berkurang.

2. Teh herbal

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa minum teh herbal, seperti teh chamomile dan teh jahe, dapat meredakan nyeri haid. Teh chamomile mengandung senyawa apigenin, yaitu senyawa yang dapat meredakan nyeri haid dengan cara melemaskan otot rahim yang tegang.

Sementara itu, ragam nutrisi di dalam teh jahe mampu menurunkan kadar zat kimia prostaglandin di dalam tubuh, sehingga berbagai keluhan menstruasi, seperti nyeri perut, mual, dan sakit kepala, pun akan mereda.

3. Minyak aromaterapi

Minyak aromaterapi telah lama dipercaya memiliki sejumlah manfaat untuk kesehatan tubuh, tak terkecuali untuk meredakan nyeri haid.

Mengoleskan minyak aromaterapi yang berbahan dasar minyak lavender, kayu manis, atau campuran minyak bunga mawar dan cengkeh ke area perut mampu meredakan kram menstruasi secara signifikan.

Tak hanya dioleskan, Anda juga bisa menggunakan minyak aromaterapi untuk memijat perut dan punggung bagian bawah secara perlahan dengan gerakan memutar.

4. Makanan bergizi

Makanan sehat, terutama yang mengandung nutrisi berupa serat, antioksidan, asam lemak omega-3, vitamin B6, vitamin E, dan zat besi, baik dikonsumsi untuk mengurangi rasa nyeri karena menstruasi.

Asupan nutrisi tersebut dapat diperoleh dari beberapa jenis makanan, seperti pepaya, pisang, sayuran hijau, kacang-kacangan, daging ayam tanpa lemak, ikan, dan biji flaxseed.

Selain dengan beberapa obat nyeri haid alami di atas, Anda juga disarankan tetap rutin berolahraga selama menstruasi. Pasalnya, saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang bekerja sebagai penghilang rasa sakit, termasuk rasa sakit karena haid.

Agar olahraga tidak terasa memberatkan selama menstruasi, Anda dapat memilih olahraga yang ringan, seperti jalan santai, yoga, dan jogging. Bahkan, aktivitas membersihkan rumah pun bisa menjadi olahraga ringan yang bermanfaat untuk meredakan nyeri haid.

Bila perlu, Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda nyeri yang dapat dibeli secara bebas, seperti paracetamol dan ibuprofen, untuk meredakan rasa nyeri dan kram pada perut selama haid. Namun, pastikan Anda mengikuti petunjuk penggunaan obat yang tertera pada kemasan agar tetap aman.

Berbagai obat nyeri haid alami di atas memang dapat membantu Anda merasa lebih nyaman selama masa menstruasi. Namun, Anda disarankan berkonsultasi ke dokter bila keluhan nyeri haid tak kunjung mereda atau sampai mengganggu aktivitas.