Penyebab pasti dari gangguan ini belum berhasil ditemukan, tapi faktor keturunan dan pengaruh kehidupan yang berat diduga berperan besar sebagai pemicu OCD.

Jika memiliki orang tua atau saudara yang mengidap OCD, risiko Anda untuk menderita gangguan yang sama juga dipercaya akan meningkat. OCD diduga disebabkan oleh gen keturunan tertentu yang memengaruhi perkembangan otak. Namun jenis gen yang berpengaruh ini masih diteliti hingga sekarang.

Kejadian signifikan atau menyedihkan dan yang menyebabkan trauma, seperti kehilangan anggota keluarga atau pernah mengalami perundungan (bullying), dapat memicu OCD pada mereka yang dari awal telah memiliki risiko terkena OCD misalnya akibat keturunan. Walau tidak menyebabkan OCD, stres dapat memperparah gejala-gejala OCD pada penderitanya.

Faktor risiko lain yang mungkin berpengaruh adalah kepribadian seseorang. Orang yang rapi, teliti, perfeksionis, serta memiliki disiplin tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar untuk mengalami OCD.