Penyebab gangguan obsesif kompulsif belum diketahui secara pasti, tetapi kondisi ini diduga terkait dengan faktor genetik, lingkungan, dan perubahan pada senyawa kimia otak.

Di samping itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan obsesif kompulsif, antara lain:

  • Memiliki orang tua atau saudara kandung yang menderita gangguan obsesif kompulsif.
  • Menderita gangguan mental lain, seperti gangguan kecemasan, gangguan bipolar, depresi, atau sindrom Tourette.
  • Pernah mengalami peristiwa yang menyebabkan trauma atau stres, seperti perundungan (bullying), kekerasan fisik, atau pelecehan seksual.
  • Memiliki kepribadian yang sangat disiplin, terlalu teliti, serta ingin semua hal terlihat rapi.

Pada anak-anak, infeksi bakteri Streptococcus dapat membuat gejala OCD timbul secara mendadak atau memburuk tiba-tiba.