Oratemp Extra obat berbentuk kaplet yang mengandung paracetamol 650 mg. Obat ini digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri pada berbagai kondisi, mulai dari sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, hingga nyeri haid.
Paracetamol sebagai bahan aktif Oratemp Extra, bekerja langsung di bagian otak yang mengendalikan suhu tubuh dan rasa nyeri. Cara tersebut dapat menurunkan demam sekaligus meringankan nyeri. Obat ini dapat meredakan nyeri kurang dari 1 jam serta menurunkan demam dalam waktu sekitar 30 menit.

Oratemp Extra mengandung paracetamol lebih tinggi dibandingkan Oratemp. Perbedaan kandungan ini membuat Oratemp Extra lebih sesuai untuk mengatasi nyeri sedang atau demam tinggi pada orang dewasa.
Apa Itu Oratemp Extra
| Bahan aktif | Paracetamol |
| Golongan | Obat bebas |
| Kategori | Analgetik-antipiretik |
| Manfaat | Meredakan nyeri ringan, termasuk sakit gigi dan sakit kepala |
| Menurunkan demam pada berbagai kondisi, seperti saat flu atau setelah vaksinasi | |
| Digunakan oleh | Dewasa |
| Oratemp Extra untuk ibu hamil | Kategori B: Studi pada binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya risiko paracetamol terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada ibu hamil. |
| Obat ini umumnya aman untuk digunakan selama hamil. Namun, sebaiknya tetap konsultasikan kepada dokter mengenai dosis yang tepat untuk ibu hamil. | |
| Oratemp Extra untuk ibu menyusui | Produk paracetamol sediaan kaplet, seperti Oratemp Extra, aman digunakan oleh ibu menyusui selama sesuai dengan aturan pakai produk maupun anjuran dokter. |
| Bentuk obat | Kaplet |
Peringatan sebelum Menggunakan Oratemp Extra
Oratemp Extra tidak boleh digunakan secara sembarangan. Penting bagi Anda untuk memperhatikan hal-hal berikut sebelum menggunakannya:
- Hindari penggunaan Oratemp Extra jika Anda alergi terhadap paracetamol. Apabila ragu, beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang dimiliki sebelum menggunakan obat ini.
- Mintalah saran dokter mengenai penggunaan obat berbahan aktif paracetamol jika Anda memiliki asma, atau pernah mengalami reaksi alergi setelah menggunakan aspirin.
- Jangan menggunakan Oratemp Extra jika Anda sedang menderita gangguan fungsi hati yang berat, seperti gagal hati. Agar aman, bertanyalah kepada dokter sebelum menggunakan Oratemp Extra jika Anda memiliki penyakit liver.
- Berkonsultasilah ke dokter sebelum menggunakan Oratemp Extra jika sedang menderita penyakit infeksi yang berat, malnutrisi kronis, anemia hemolitik, penyakit ginjal, atau defisiensi G6PD.
- Konsultasikan ke dokter perihal penggunaan Oratemp Extra jika sedang menggunakan obat lain, termasuk suplemen dan produk herbal. Tujuannya adalah untuk menghindari interaksi antarobat.
- Beri tahu dokter bahwa Anda sedang menggunakan Oratemp Extra jika direncanakan untuk menjalani operasi, termasuk operasi gigi.
- Segera ke dokter jika timbul reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah mengonsumsi Oratemp Extra.
Dosis dan Aturan Pakai Oratemp Extra
Dosis Oratemp Extra untuk orang dewasa adalah 1–2 kaplet, 3–4 kali sehari.
Cara Menggunakan Oratemp Extra dengan Benar
Gunakanlah Oratemp Extra sesuai petunjuk pada kemasan obat, atau ikuti anjuran dokter. Jangan menggunakan Oratemp Extra melebihi dosis yang dianjurkan atau menggunakannya bersama obat lain yang juga mengandung paracetamol.
Berikut adalah cara menggunakan Oratemp Extra yang benar:
- Oratemp Extra dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
- Telan kaplet Oratemp Extra dengan air putih.
- Obat penurun panas dan pereda nyeri, seperti Oratemp Extra, tidak untuk dikonsumsi dalam jangka panjang. Penggunaan obat ini bisa segera dihentikan begitu demam mereda.
- Bila demam belum membaik setelah 3 hari atau nyeri belum mereda setelah 7 hari, hentikan konsumsi Oratemp Extra dan berkonsultasilah ke dokter.
- Simpan Oratemp Extra di tempat bersuhu ruangan. Jangan menyimpannya di tempat yang lembap atau panas. Jauhkan obat ini dari jangkauan anak-anak.
- Jangan gunakan Oratemp Extra yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.
Interaksi Oratemp Extra dengan Obat Lain
Efek interaksi yang mungkin terjadi jika produk paracetamol, seperti Oratemp Extra, digunakan bersama obat lain mencakup:
- Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika digunakan dengan obat golongan barbiturat, seperti phenobarbital
- Peningkatan risiko terjadinya efek samping paracetamol jika digunakan bersama metoclopramide, domperidone, probenecid, atau isoniazid
- Peningkatan kadar chloramphenicol atau busulfan di dalam darah sehingga meningkatkan risiko terjadinya efek samping
- Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan dengan cholestyramine
- Penurunan efektivitas obat lamotrigine dalam mencegah kejang
Supaya aman dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berdiskusilah dengan dokter jika hendak menggunakan obat lain bersama Oratemp Extra.
Efek Samping dan Bahaya Oratemp Extra
Efek samping Oratemp Extra jarang terjadi jika obat digunakan sesuai aturan pakai atau arahan dokter. Namun, konsumsi obat berisi paracetamol dalam jumlah besar dan waktu lama dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan fungsi hati.
Segera ke dokter jika timbul gejala gangguan fungsi hati, seperti:
- Sakit di perut bagian kanan atas
- Lemas, tidak berselera makan
- Muntah-muntah
- Urine berwarna gelap
- Tinja berwarna pucat atau keabu-abuan seperti dempul
- Kulit dan mata menguning atau penyakit kuning
Melalui fitur Buat Janji di aplikasi ALODOKTER, Anda dapat melihat jadwal praktik, membaca ulasan pasien, dan langsung melakukan booking dalam beberapa klik.
Jika Anda membutuhkan saran medis awal sebelum ke fasilitas kesehatan, Anda dapat memanfaatkan layanan Chat Bersama Dokter. Dengan layanan ini, Anda bisa berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mengetahui langkah penanganan yang tepat.
Segera ke IGD rumah sakit terdekat jika timbul reaksi alergi setelah minum Oratemp Extra. Gejala alergi obat meliputi, biduran, gatal-gatal, bengkak di bibir dan kelopak mata, mengi, dan sesak napas.