Oxyvit D3 adalah suplemen vitamin yang bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan vitamin D dengan cepat pada kondisi tertentu, seperti lansia, wanita hamil dan menyusui, serta penderita penyakit infeksi atau penyakit autoimun. Suplemen vitamin ini tersedia dalam bentuk kapsul lunak. 

Kandungan vitamin D3 atau cholecalciferol dalam Oxyvit D3 berperan penting dalam membantu menjaga kesehatan tulang dan gigi, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung penyerapan kalsium agar fungsi tubuh tetap optimal, terutama pada kondisi ketika asupan vitamin D dari makanan dan paparan sinar matahari tidak mencukupi.

Oxyvit D3

Selain itu, vitamin D3 juga berguna untuk menjaga fungsi otot dan membantu mengurangi risiko terjadinya gangguan kepadatan tulang, seperti rakitis dan osteoporosis. 

Apa Itu Oxyvit D3

Bahan aktif  Vitamin D3 atau kolekalsiferol
Golongan Suplemen kesehatan
Kategori Suplemen vitamin 
Manfaat Membantu memenuhi kebutuhan vitamin D
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak usia ≥12 tahun
Oxyvit D3 untuk ibu hamil  Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Oxyvit D3 untuk ibu menyusui Kandungan vitamin D3 dalam Oxyvit D3 dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menggunakan suplemen ini.
Bentuk obat Kapsul lunak

Peringatan sebelum Mengonsumsi Oxyvit D3

Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum mengonsumsi Oxyvit D3, yaitu:

  • Jangan menggunakan Oxyvit D3 jika Anda alergi terhadap cholecalciferol atau vitamin D3. Apabila ragu, konsultasikan dengan dokter perihal riwayat alergi yang dimiliki.
  • Informasikan kepada dokter perihal penggunaan Oxyvit D3 bila Anda menderita kelebihan vitamin D dalam tubuh (hipervitaminosis D), sindrom malabsorbsi, hiperkalsiuria, atau kadar kalsium tinggi dalam darah (hiperkalsemia).
  • Beri tahu dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit jantung, hiperparatiroidisme, penyakit ginjal, batu ginjal, sarkoidosis, atau ketidakseimbangan elektrolit.
  • Diskusikan dengan dokter bila Anda hendak mengonsumsi Oxyvit D3 bersama obat, suplemen lain, atau produk herbal tertentu. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya interaksi antarobat.
  • Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan. 
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat atau efek samping serius setelah menggunakan Oxyvit D3. 

Dosis dan Aturan Pakai Oxyvit D3

Secara umum, dosis Oxyvit D3 yang bisa dikonsumsi adalah 1 kapsul lunak, 1 kali sehari, setelah makan. 

Cara Menggunakan Oxyvit D3 yang Benar

Ikuti anjuran dokter dan bacalah aturan pakai yang tertera pada kemasan obat sebelum menggunakan Oxyvit D3. Penting untuk diingat, jangan mengurangi atau menambah dosis tanpa seizin dokter.

Agar manfaatnya bisa didapatkan secara optimal, maksimal, ikuti panduan mengonsumsi Oxyvit D3 dengan benar berikut ini: 

  • Oxyvit D3 sebaiknya dikonsumsi setelah makan karena dapat meningkatkan penyerapan vitamin D oleh tubuh.
  • Telan tablet dengan bantuan air putih. 
  • Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan lain, beri jarak setidaknya 2 jam sebelum atau sesudah minum suplemen ini.
  • Usahakan untuk mengonsumsi Oxyvit D3 pada jam yang sama setiap harinya agar Anda tidak lupa. 
  • Jika Anda lupa minum Oxyvit D3 sesuai jadwal, segera minum suplemen ini bila masih pada hari yang sama. Jika sudah berbeda hari, abaikan dosis yang terlewat dan lanjutkan minum suplemen ini seperti biasa. Jangan menggandakan dosis untuk menggantikan dosis yang terlewat.
  • Simpan Oxyvit D3 di tempat sejuk, kering, dan jauh dari jangkauan anak-anak.

Penting untuk diingat, suplemen vitamin ini tidak dapat menggantikan pola makan bergizi seimbang guna mencukupi kebutuhan vitamin D harian. Oleh karena itu, tetap usahakan mengonsumsi makanan kaya vitamin D dan mendapatkan paparan sinar matahari yang cukup agar kebutuhan nutrisi harian terpenuhi secara optimal.

Interaksi Oxyvit D3 dengan Obat Lain

Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang dapat terjadi jika Oxyvit D3 dikonsumsi bersama obat lain:

  • Peningkatan risiko terjadi hiperkalsemia, ketika digunakan bersama obat diuretik thiazide, kalsium, atau fosfat
  • Penurunan penyerapan vitamin D3, saat dikonsumsi bersama orlistat, colestipol, atau ketoconazole
  • Peningkatan kadar vitamin D3 dalam darah, bila dipakai dengan vitamin D jenis lain, misalnya calcitriol atau calcifediol
  • Penurunan efektivitas vitamin D3, saat digunakan bersama kortikosteroid, rifampicin, atau isoniazid
  • Penurunan efek vitamin D jika digunakan dengan antikonvulsan, seperti carbamazepine, phenytoin, atau primidone

Untuk menghindari terjadinya interaksi obat, Anda dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter ketika ingin mengonsumsi suplemen ini bersama dengan suplemen lain, termasuk obat maupun produk herbal. Untuk mendapatkan jawaban yang cepat dan tepat, Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter di aplikasi ALODOKTER. 

Efek Samping dan Bahaya Oxyvit D3

Umumnya, Oxyvit D3 jarang menimbulkan efek samping jika digunakan sesuai aturan pakai dan tidak melebihi dosis yang dianjurkan. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan, suplemen vitamin ini bisa menyebabkan efek samping, di antaranya: 

  • Mual dan muntah
  • Sembelit 
  • Hilang nafsu makan
  • Berat badan turun 
  • Mudah haus
  • Perubahan suasana hati
  • Sering buang air kecil

Konsultasikan ke dokter jika Anda mengalami efek samping di atas selama menggunakan Oxyvit D3, terutama dalam dosis yang tinggi. Anda juga dapat segera melakukan booking dokter di aplikasi ALODOKTER untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat, terutama jika mengalami reaksi alergi obat setelah mengkonsumsi suplemen ini.