Pengobatan penyakit Parkinson bertujuan untuk meredakan gejala, memperlambat perkembangan gangguan gerak, serta membantu pasien dalam mempertahankan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dokter akan menentukan metode pengobatan dengan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti:

  • Usia pasien
  • Tingkat keparahan gejala
  • Kondisi kesehatan secara keseluruhan
  • Respons pasien terhadap obat atau terapi yang telah dijalani

Setelah menilai kondisi pasien secara menyeluruh, dokter dapat merekomendasikan satu atau kombinasi beberapa metode pengobatan untuk mengendalikan gejala penyakit Parkinson dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

Berbagai Pengobatan Penyakit Parkinson

Pengobatan penyakit Parkinson umumnya melibatkan pemberian obat-obatan, terapi penunjang, hingga tindakan operasi tertentu. Pemilihan metode pengobatan akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing pasien. Berikut ini adalah beberapa metode penanganannya:

Obat-obatan

Pemberian obat-obatan bertujuan untuk meningkatkan kadar dopamin atau menggantikan fungsi dopamin di dalam otak. Dopamin merupakan zat kimia yang berperan penting dalam mengatur gerakan tubuh.

Beberapa jenis obat yang dapat diresepkan oleh dokter antara lain:

  • Antikolinergik, seperti benztropine dan trihexyphenidyl, untuk mengurangi tremor
  • Levodopa yang dikombinasikan dengan carbidopa, untuk mengatasi gangguan gerakan tubuh, kaku otot, dan tremor
  • Agonis dopamin, seperti pramipexole, rotigotine, dan ropinirole, untuk meniru atau menggantikan fungsi dopamin di dalam otak

Penggunaan obat harus sesuai dengan anjuran dokter. Dosis maupun jenis obat tidak boleh diubah tanpa berkonsultasi terlebih dahulu karena dapat memengaruhi efektivitas pengobatan.

Terapi

Selain obat-obatan, dokter juga dapat menganjurkan beberapa jenis terapi untuk mengatasi gejala penyakit Parkinson dan menjaga kemampuan tubuh dalam beraktivitas.

Beberapa terapi yang dapat dilakukan meliputi:

  • Fisioterapi, untuk mengurangi kekakuan otot, meredakan nyeri sendi, serta meningkatkan keseimbangan, kelenturan, dan kemampuan bergerak
  • Terapi wicara, yang dapat dianjurkan jika pasien mengalami kesulitan berbicara atau menelan makanan dan minuman
  • Psikoterapi, untuk mengatasi gangguan emosional, seperti depresi atau kecemasan, yang terkadang menyertai penyakit Parkinson

Terapi-terapi ini juga dapat membantu pasien mempertahankan kemandirian dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Operasi

Jika obat-obatan dan terapi tidak lagi mampu mengendalikan gejala secara optimal, dokter dapat mempertimbangkan tindakan operasi.

Beberapa prosedur operasi yang dapat dilakukan adalah:

  • Deep brain stimulation (DBS), untuk mengatur aktivitas otak yang tidak normal dengan menempelkan elektroda di area tertentu, sehingga gejala Parkinson dapat berkurang
  • Gamma knife surgery, dengan menggunakan sinar radiasi gamma yang diarahkan ke bagian otak tertentu, biasanya dipertimbangkan pada pasien yang tidak dapat menjalani prosedur DBS

Perlu diketahui bahwa penyakit Parkinson belum dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, dengan pengobatan penyakit Parkinson yang tepat, gejala dapat dikendalikan sehingga pasien tetap dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih baik.

Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala yang mengarah pada penyakit Parkinson atau ingin mengetahui pilihan pengobatan yang paling sesuai dengan kondisi Anda, konsultasikan dengan dokter melalui Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.