Trihexyphenidyl

Pengertian Trihexyphenidyl

Trihexyphenidyl digunakan untuk mengatasi gejala ekstrapiramidal, baik akibat penyakit Parkinson atau efek samping obat, seperti antipsikotik. Gejala ekstrapiramidal tersebut antara lain tremor, tubuh kaku, gerakan tidak normal dan tidak terkendali baik pada wajah maupun anggota tubuh lainnya, serta gelisah.

Merek dagang: Arkine, Hexymer

trihexyphenidyl - Alodokter

Tentang Trihexyphenidyl

Golongan Obat antimuskarinik
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi gejala ekstrapiramidal
Dikonsumsi oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Belum diketahui apakah trihexyphenidyl dapat diserap ke dalam ASI. Meski demikian, obat ini tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu yang sedang menyusui.
Bentuk obat Tablet

 Peringatan:

  • Harap berhati-hati bagi penderita glaukoma, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan hati, gangguan ginjal, myasthenia gravis, pembesaran prostat, dan konstipasi.
  • Informasikan kepada dokter mengenai obat-obatan yang rutin dikonsumsi, termasuk suplemen dan herba.
  • Hindari mengonsumsi alkohol saat sedang menggunakan trihexyphenidyl karena bisa meningkatkan efek mengantuk.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Trihexyphenidyl

Untuk mengobati gejala ekstrapiramidal akibat efek samping suatu obat, dosis awal adalah 1 mg per hari. Selanjutnya, dosis dapat ditingkatkan menjadi 5-15 mg per hari, yang dibagi menjadi 3-4 jadwal konsumsi.

Sedangkan pada penyakit Parkinson, dosis awal adalah 1 mg per hari, yang kemudian bisa ditambahkan 2 mg tiap 3-5 hari, hingga mencapai dosis 6-10 mg per hari, yang dibagi menjadi 3-4 jadwal konsumsi.

Mengonsumsi Trihexyphenidyl dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan trihexyphenidyl sebelum menggunakannya.

Trihexyphenidyl dikonsumsi paling baik saat makan, dan usahakan mengonsumsinya di waktu yang sama setiap harinya.

Bagi yang lupa mengonsumsi trihexyphenidyl, disarankan untuk segera melakukannya begitu teringat jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Pastikan Anda memeriksakan diri ke dokter secara teratur selama mengonsumsi trihexyphenidyl agar dokter dapat memonitor perkembangan kondisi Anda.

Simpan obat ini di suhu ruangan, tidak perlu di kulkas.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah beberapa risiko yang mungkin terjadi jika menggunakan trihexyphenidyl bersama dengan obat-obatan tertentu, di antaranya:

  • Meningkatkan risiko terjadinya efek samping jika dikonsumsi bersama dengan clozapine dan antihistamin.
  • Trihexyphenidyl dapat mengurangi efek domperidone dan metoclopramide di saluran pencernaan.
  • Trihexyphenidyl dapat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap levodopa.
  • Dapat mengakibatkan efek saling menguatkan bila dikonsumsi bersama obat antidepresan golongan trisiklik.

 Kenali Efek Samping dan Bahaya Trihexyphenidyl

Beberapa efek samping yang mungkin saja dapat terjadi setelah mengonsumsi trihexyphenidyl adalah:

  • Konstipasi.
  • Pusing.
  • Sulit buang air kecil.
  • Mulut kering.
  • Pandangan buram.
  • Mual.
Ditinjau oleh : dr. Tjin Willy

Referensi