Radang amandel biasanya ditandai dengan beberapa gejala utama yang mudah dikenali, seperti sakit tenggorokan, amandel membengkak dan tampak kemerahan, serta munculnya bercak-bercak putih pada permukaan amandel.

Selain itu, pasien juga merasakan gejala lain berupa:

Pada anak, terutama yang belum bisa menggambarkan keluhannya, gejala radang amandel seringkali dikenali dari perubahan perilakunya. Beberapa gejala yang umumnya ditunjukkan oleh anak yang mengalami radang amandel adalah:

  • Rewel dan mudah menangis
  • Tidak mau makan
  • Sering mengiler
  • Sulit tidur 
  • Mual dan muntah 
  • Nyeri perut

Perlu diketahui, berdasarkan lama munculnya keluhan, radang amandel dapat dibedakan menjadi akut, kronis, atau berulang. 

Radang amandel akut ditandai dengan gejala yang berlangsung kurang dari 10 hari. Sementara jika gejala berlangsung lebih dari 10 hari, penderita bisa dikatakan terkena radang amandel kronis. Kondisi ini umumnya ditandai dengan beberapa keluhan yang terjadi dalam jangka panjang, seperti sakit tenggorokan, bau mulut, dan pembengkakan kelenjar getah bening di leher.

Sementara radang amandel dapat disebut berulang, jika sakit tenggorokan atau radang amandel terjadi setidaknya:

  • 5–7 kali dalam 1 tahun
  • 5 kali per tahun selama 2 tahun berturut-turut
  • 3 kali per tahun selama 3 tahun berturut-turut

Radang amandel yang terjadi secara kronis atau berulang diduga terjadi akibat adanya biofilm di lipatan amandel. Biofilm adalah kumpulan mikroorganisme penyebab infeksi yang telah membentuk kekebalan terhadap antibiotik. Hal ini lah yang mengakibatkan penderita mengalami kekambuhan.

Kapan Harus ke Dokter

Radang amandel biasanya dapat sembuh sendiri dalam beberapa hari, terutama jika disebabkan oleh virus. Namun, Anda dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke dokter, termasuk melalui layanan Chat Bersama Dokter, jika radang amandel tidak kunjung membaik, sering kambuh, atau justru makin memberat.

Segera lakukan pemeriksaan ke dokter jika radang amandel disertai dengan gejala berikut:

  • Nyeri tenggorokan sangat hebat hingga sulit menelan makanan atau minum
  • Demam tinggi (≥38,5°C) disertai ruam (demam scarlet) yang tidak membaik setelah 2–3 hari
  • Sulit bernapas atau napas berbunyi
  • Mendengkur saat tidur atau mengalami sleep apnea
  • Sulit membuka mulut (trismus)
  • Nyeri berat pada satu sisi tenggorokan
  • Air liur terus menetes karena sulit menelan
  • Pembengkakan leher yang semakin besar dan nyeri

Pada anak-anak, segera bawa ia ke dokter jika terlihat sangat lemas, rewel berlebihan, menolak makan atau minum, muntah, atau mengeluh nyeri perut. Pasalnya, gejala tersebut bisa menandakan infeksi serius atau komplikasi yang memerlukan penanganan medis segera.

Untuk mempermudah proses konsultasi dan pemeriksaan, Anda bisa menggunakan fitur booking dokter di aplikasi Alodokter sehingga penanganan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat.