Ramaflu adalah obat untuk meredakan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, bersin-bersin, dan batuk. Obat yang bisa didapatkan secara bebas ini, dapat membuat penderita flu tetap bisa beraktivitas dengan normal meski sedang tidak enak badan.

Ramaflu mengandung kombinasi beberapa zat aktif, yaitu paracetamol, chlorpheniramine maleate, dextromethorphan, dan pseudoephedrine HCl. Kandungan chlorpheniramine maleate dapat mengurangi bersin dan gatal di hidung, sementara paracetamol menurunkan demam dan meredakan sakit kepala.

Ramaflu

Selain itu, kandungan dextromethorphan di dalamnya juga dapat menekan refleks batuk, serta pseudoephedrine HCl yang dapat melegakan hidung yang tersumbat. Dengan cara kerja keempat bahan tersebut, Ramaflu bisa meredakan gejala flu secara efektif.

Ramaflu tersedia dalam bentuk kaplet dan termasuk obat bebas terbatas. Obat ini bisa dibeli tanpa resep dokter, tetapi penggunaannya tetap harus sesuai petunjuk pada kemasan obat atau anjuran dari dokter.

Beli Ramaflu di Aloshop

Apa Itu Ramaflu

Bahan aktif Paracetamol 500 mg, chlorpheniramine maleate 2 mg, dextromethorphan 15 mg, dan pseudoephedrine HCl 30 mg
Golongan  Obat bebas terbatas
Kategori  Kombinasi obat golongan antihistamin (chlorpheniramine maleate), analgesik-antipiretik (paracetamol), dekongestan (pseudoephedrine HCl), dan obat batuk jenis antitusif (dextromethorphan)
Manfaat Meredakan gejala flu, seperti demam, sakit kepala, batuk, bersin, dan hidung tersumbat
Digunakan oleh Dewasa
Ramaflu untuk ibu hamil Kategori C: Studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, tapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil.
Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.
Ramaflu untuk ibu menyusui Paracetamol dan pseudoephedrine dalam Ramaflu dapat terserap ke dalam ASI.
Jika Anda sedang menyusui, konsultasikan ke dokter sebelum menggunakan obat ini.
Bentuk obat Kaplet

Peringatan sebelum Menggunakan Ramaflu

Ramaflu tidak boleh digunakan secara sembarangan. Sebelum menggunakan obat ini, Anda perlu memperhatikan hal-hal berikut:

  • Beri tahu dokter tentang riwayat alergi yang Anda miliki. Obat ini tidak boleh digunakan jika Anda memiliki alergi terhadap paracetamol, chlorpheniramine maleate, dextromethorphan, dan pseudoephedrine HCl.
  • Sampaikan kepada dokter jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti penyakit liver, ginjal, atau jantung. Informasikan juga bila Anda menderita tekanan darah tinggi, gagal jantung, epilepsi, glaukoma, asma, bronkitis kronis, diabetes, maag, tukak lambung, varises esofagus, gangguan pencernaan, gangguan buang air kecil, atau pembesaran prostat.
  • Hindari penggunaan bersama MAOI, seperti isocarboxazid atau phenelzine, dalam 14 hari terakhir.
  • Informasikan kepada dokter jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Pastikan untuk memberi tahu semua obat yang sedang Anda konsumsi, termasuk suplemen, maupun produk herbal, untuk mencegah interaksi obat yang berbahaya.
  • Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda memberikan Ramaflu kepada anak-anak, terutama anak usia <6 tahun.
  • Bicarakan dengan dokter jika Anda mengonsumsi alkohol secara rutin atau memiliki gangguan kecanduan alkohol.
  • Hindari mengonsumsi alkohol selama menjalani pengobatan dengan Ramaflu, karena dapat meningkatkan risiko kerusakan hati, terutama saat menggunakan paracetamol.
  • Jangan langsung mengemudi atau mengoperasikan mesin berat setelah minum Ramaflu. Obat ini dapat menyebabkan kantuk, pusing, atau pandangan buram, yang dapat mengganggu konsentrasi dan meningkatkan risiko kecelakaan. Pastikan tubuh Anda dalam kondisi benar-benar fit sebelum beraktivitas yang memerlukan kewaspadaan tinggi.
  • Segera ke dokter jika muncul reaksi alergi atau efek samping yang serius setelah menggunakan Ramaflu.

Dosis dan Aturan Pakai Ramaflu

Untuk mengatasi gejala flu dan batuk, Anda dapat mengonsumsi Ramaflu dengan dosis umum penggunaannya berikut ini:

  • Dewasa: 1 kaplet, 3 kali sehari

Cara Menggunakan Ramaflu dengan Benar

Gunakan Ramaflu sesuai dengan petunjuk yang tertera pada label kemasan atau ikuti anjuran dokter. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Agar hasil pengobatan dengan Ramaflu maksimal dan terhindar dari efek samping, terapkan cara penggunaannya yang benar berikut ini:

  • Ramaflu dapat diminum sebelum maupun sesudah makan. Telan kaplet Ramaflu secara utuh dengan air putih, tanpa membelah, mengunyah, atau menghancurkannya.
  • Konsumsilah Ramaflu pada waktu yang sama setiap hari agar hasil pengobatan lebih efektif.
  • Jika Anda lupa mengonsumsi Ramaflu, segera konsumsi obat ini begitu teringat. Namun, jika sudah dekat dengan jadwal berikutnya, abaikan dosis yang terlewat dan jangan menggandakan dosis.
  • Ramaflu tidak dianjurkan untuk penggunaan jangka panjang. Konsumsi bisa dihentikan setelah keluhan membaik.
  • Ramaflu tidak dapat menyembuhkan penyebab utama flu, yaitu infeksi virus. Obat ini hanya membantu meringankan gejala flu, seperti hidung tersumbat, bersin, atau sakit kepala. Agar proses pemulihan lebih cepat, perkuat daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih yang cukup, serta istirahat yang memadai.
  • Segera periksakan diri ke dokter jika demam tidak membaik dalam 3 hari atau sakit kepala menetap lebih dari 7 hari. Pada anak-anak, konsultasi dokter diperlukan jika gejala serupa tidak membaik setelah 3–5 hari tergantung jenis keluhan.
  • Simpan Ramaflu di tempat sejuk dan kering, terlindung dari paparan sinar matahari langsung, dan pastikan jau dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Ramaflu dengan Obat Lain

Berdasarkan kandungannya, Ramaflu dapat menimbulkan efek interaksi jika digunakan bersamaan dengan obat lain, seperti:

  • Penurunan efektivitas obat golongan penghambat beta, seperti bisoprolol
  • Penurunan efektivitas paracetamol jika digunakan bersama cholestyramine
  • Peningkatan risiko terjadinya efek samping pseudoephedrine jika digunakan dengan asam sitrat, kalium sitrat, natrium sitrat, natrium bikarbonat
  • Peningkatan risiko terjadinya krisis hipertensi yang berpotensi fatal jika pseudoephedrine digunakan dengan MAOI
  • Peningkatan risiko terjadinya penurunan fungsi otak yang berpotensi fatal jika chlorpheniramine digunakan dengan MAOI
  • Peningkatan penyerapan paracetamol jika digunakan dengan metoclopramide dan domperidone
  • Peningkatan risiko terjadinya perdarahan jika paracetamol digunakan bersama antikoagulan
  • Peningkatan risiko terjadinya kerusakan hati jika paracetamol digunakan dengan barbiturat
  • Peningkatan tekanan darah jika pseudoephedrine digunakan bersama dengan dekongestan lain, antidepresan trisiklik, atau obat penekan selera makan

Agar terhindar dari efek interaksi yang tidak diinginkan, berkonsultasilah dengan dokter jika hendak menggunakan Ramaflu bersama obat, suplemen, atau produk herbal apa pun.

Efek Samping dan Bahaya Ramaflu

Penggunaan Ramaflu bisa menimbulkan sejumlah efek samping. Beberapa efek samping yang ringan dan umum, antara lain:

  • Kantuk
  • Pusing
  • Penglihatan buram
  • Sakit perut atau mual
  • Kegelisahan
  • Hidung, tenggorokan, atau mulut kering

Konsultasikan ke dokter jika keluhan atau efek samping di atas tidak juga mereda atau justru makin parah. Anda bisa menggunakan fitur Chat Bersama Dokter atau membuat janji konsultasi langsung melalui aplikasi Alodokter.

Segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami reaksi alergi atau efek samping yang lebih serius, seperti: