Sangobion adalah suplemen untuk mengatasi kurang darah atau anemia. Produk suplemen penambah darah ini tersedia dalam bentuk kapsul, sirop, dan tablet effervescent.

Sangobion mengandung zat besi. Salah satu penyebab tersering terjadinya anemia adalah kurangnya zat besi di dalam tubuh. Zat besi dibutuhkan untuk pembentukan sel darah merah. Bila kebutuhan zat besi terpenuhi, anemia defisiensi besi bisa teratasi.

Sangobion - Alodokter

Selain zat besi, di dalam produk Sangobion juga terkandung vitamin dan mineral lainnya, seperti copper sulfate, vitamin C, asam folat, dan vitamin B12.

Produk Sangobion

Berikut ini adalah varian produk Sangobion sebagai suplemen zat besi:

1. Sangobion Kapsul

Tiap kapsul Sangobion Kapsul mengandung 259 mg zat besi jenis ferrous gluconate (setara dengan 30 mg elemental zat besi).

2. Sangobion Vita-Tonik

Sangobion Vita-Tonik berbentuk sirop dengan rasa buah cranberry. Tiap 15 ml Sangobion Vita-Tonik mengandung 113 mg zat besi jenis ferrazone (setara dengan 15 mg elemental zat besi).

3. Sangobion Fizz

Sangobion Fizz merupakan produk Sangobion dengan bentuk effervescent dan rasa buah cranberry. Tiap tablet Sangobion Fizz mengandung 215 mg zat besi jenis ferrazone (yang setara dengan 28 mg elemental zat besi), 4 mg zinc sulfat, 100 mg magnesium sulfat, 70 mg vitamin C, 0,97 mg vitamin B1, 1.1 mg vitamin B2, 1,2 mg vitamin B6, 2 mcg vitamin B12, 200 mcg asam folat, 14 mg vitamin B3, 6 mg vitamin B5, dan 150 mcg biotin.

4. Sangobion Baby

Sangobion Baby berbentuk sirop dan diberikan dengan cara diteteskan. Produk ini ditujukan untuk anak berusia 0–2 tahun. Tiap 1 ml Sangobion Baby mengandung 36,8 mg zat besi jenis iron polymaltose complex (setara dengan 12,5 mg elemental zat besi) dan 50 mcg asam folat.

5. Sangobion Kids

Sangobion Kids juga berbentuk sirop, yang ditujukan untuk anak-anak usia 2–12 tahun. Tiap 5 ml Sangobion Kids mengandung 113 ferrazone (setara dengan 15 mg elemental zat besi), 0.6 mg vitamin B1, 1 mg vitamin B2, 1.2 mg vitamin B6, 15 mg vitamin B3, 0,3 mg vitamin B7.

Selain kelima produk Sangobion di atas, Sangobion juga memiliki dua produk herbal yang tidak mengandung zat besi. Dua produk tersebut adalah Sangobion Menstrupain yang digunakan untuk meredakan nyeri haid, dan Sangobion Fit yang digunakan untuk menjaga stamina.

 

Apa Itu Sangobion

Bahan Aktif Zat besi
Golongan Obat bebas
Kategori Suplemen
Manfaat Mengatasi anemia defisiensi besi
Dikonsumsi oleh Dewasa dan anak-anak
Sangobion untuk ibu hamil dan menyusui Kategori A: Studi terkontrol pada wanita hamil tidak menunjukkan adanya risiko terhadap janin, dan kecil kemungkinannya untuk membahayakan janin.

Ibu hamil perlu mengonsumsi zat besi selama kehamilan. Tanyakan kepada dokter kandungan apakah Sangobion merupakan suplemen zat besi yang tepat selama hamil.

Suplemen ini dapat terserap ke dalam ASI, tetapi kandungan zat besi di ASI tidak dipengaruhi oleh kadar zat besi dalam tubuh ibu.

Bentuk obat Kapsul, sirop, dan tablet effervescent

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Sangobion

Sebelum mengonsumsi Sangobion, Anda perlu memerhatikan beberapa hal berikut:

  • Jangan mengonsumsi Sangobion jika Anda alergi terhadap kandungan produk ini. Jika Anda ragu, konsultasikan dengan dokter terlebih dulu.
  • Selain Sangobion Kids dan Sangobion Baby, produk Sangobion yang lain tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak, terutama yang usianya masih di bawah 6 tahun, karena berisiko menimbulkan keracunan zat besi.
  • Sangobion tidak dianjurkan untuk penderita penyakit hemokromatosis, hemosiderosis, anemia hemolitik, atau orang yang menerima transfusi darah berulang, misalnya penderita thalasemia.
  • Konsultasikan penggunaan Sangobion dengan dokter jika Anda pernah atau sedang menderita penyakit liver, kolitis ulseratif, atau tukak lambung.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Sangobion jika Anda menderita kecanduan alkohol.
  • Konsultasukan dengan dokter jika Anda pernah atau sedang defisiensi vitamin B12, karena kandungan asam folat dalam Sangobion dapat memengaruhi hasil pemeriksaan kadar vitamin B12 dalam darah.
  • Produk Sangobion sirop atau effervescent bisa mengandung tambahan gula atau pemanis buatan di dalamnya. Oleh karena itu, penderita diabetes perlu berhati-hati dalam menggunakan suplemen ini.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Sangobion jika Anda sedang hamil, menyusui, atau merencanakan kehamilan.
  • Konsultasikan dengan dokter perihal penggunaan Sangobion jika Anda sedang sedang mengonsumsi obat, suplemen, atau produk herbal tertentu.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi obat, efek samping yang serius, atau overdosis setelah mengonsumsi Sangobion.

Dosis dan Aturan Pakai Sangobion

Dosis pemakaian Sangobion tergantung pada varian produknya. Berikut ini adalah dosis penggunaan Sangobion sebagai suplemen penambah darah:

  • Sangobion Kapsul
    Dewasa: 1 kapsul, sekali sehari.
  • Sangobion Vita-Tonik
    Dewasa: 30 ml atau setara dengan 2 sendok takar, sekali sehari.
  • Sangobion Fizz
    Dewasa: 1 tablet, sekali sehari.
  • Sangobion Baby
    Anak usia di bawah 6 bulan dosisnya akan ditentukan langsung oleh dokter. Anak usia 6–12 bulan dosisnya 0,8 ml, sekali sehari. Anak usia 1–2 tahun dosisnya 1 ml, sekali sehari.
  • Sangobion Kids

    Anak usia 2–5 tahun dosisnya 2,5 ml atau setara dengan ½ sendok takar, sekali sehari. Sedangkan anak usia 6–12 tahun dosisnya 5 ml atau setara dengan 1 sendok takar, sekali sehari.

Cara Mengonsumsi Sangobion dengan Benar

Sebelum mengonsumsi Sangobion, baca aturan penggunaan yang tertera di kemasan produk. Jika Anda ragu atau memiliki masalah kesehatan tertentu, diskusikan dengan dokter perihal dosis, pilihan produk, dan cara penggunaan yang sesuai dengan kondisi Anda.

Konsumsi Sangobion sesuai dosis yang dianjurkan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa berkonsultasi dulu dengan dokter.

Sangobion sebaiknya dikonsumsi saat perut kosong, misalnya 1 jam sebelum atau 2 jam setelah makan. Namun jika Anda pernah mengalami masalah pada lambung, Anda dapat meminumnya bersama makanan.

Telan Sangobion kapsul dengan bantuan segelas air dan jangan berbaring setidaknya 10 menit setelah mengonsumsi kapsul.

Untuk Sangobion dalam bentuk sirop, gunakan sendok takar yang tersedia di dalam kemasan agar dosis lebih tepat. Kocok botol terlebih dahulu sebelum mengonsumsi Sangobion.

Jika mengonsumsi Sangobion bentuk tablet effervescent, Anda dapat melarutkannya dalam 200 cc air dan dapat disajikan dengan air dingin. Setelah tablet larut, pastikan Anda segera meminumnya.

Hindari mengonsumsi obat antasida, susu, teh, atau kopi selama 2 jam sebelum atau sesudah mengonsumsi Sangobion, karena dapat menurunkan efektivitas Sangobion.

Suplemen vitamin dan mineral dikonsumsi untuk melengkapi kebutuhan tubuh terhadap vitamin dan mineral, terutama ketika asupan vitamin dan mineral dari makanan tidak bisa memenuhi kebutuhan tubuh.

Simpan Sangobion di dalam suhu ruangan dan terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Jauhkan suplemen ini dari jangkauan anak-anak.

Interaksi Sangobion dengan Obat Lain

Kandungan zat besi dalam bentuk ferrous gluconate bisa menimbulkan efek interaksi jika digunakan bersama obat lain. Beberapa interaksi obat yang bisa terjadi adalah:

  • Gangguan penyerapan dan penurunan efektivitas levodopa, levothyroxine, levodopa, ciprofrofloxacin, bisfosfonat, cefdinir, atau antibiotik tetracycline
  • Menurunnya penyerapan zat besi jika digunakan bersama antasida

Efek Samping dan Bahaya Sangobion

Berikut ini adalah beberapa efek samping yang mungkin timbul setelah mengonsumsi Sangobion:

Pada umumnya, efek samping ini bersifat sementara dan akan hilang saat tubuh sudah menyesuaikan diri dengan kandungan suplemen.

Lakukan pemeriksaan ke dokter jika efek samping di atas tidak kunjung mereda atau justru semakin memberat. Anda juga harus segera ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat setelah menggunakan Sangobion.