Sariawan adalah luka kecil yang muncul di dalam mulut dan dapat menimbulkan rasa nyeri atau tidak nyaman saat beraktivitas. Gejala sariawan biasanya diawali dengan sensasi tertentu sebelum luka benar-benar terlihat.
Umumnya, 1–2 hari sebelum sariawan muncul, penderita akan merasakan sensasi kesemutan, perih, atau seperti terbakar di area bibir atau mulut. Setelah itu, area tersebut menjadi kemerahan dan berkembang menjadi luka yang terasa nyeri. Pada beberapa kasus, sariawan juga dapat disertai pembengkakan ringan.
Sariawan dapat muncul satu atau lebih sekaligus. Lokasinya bisa di berbagai area mulut, termasuk gusi, lidah, bagian dalam pipi, bagian bawah lidah, langit-langit mulut, hingga bagian belakang tenggorokan.
Luka sariawan umumnya berbentuk bulat atau oval, berwarna putih atau kekuningan di bagian tengah dengan tepi kemerahan. Kondisi ini sering menimbulkan rasa sakit dan tidak nyaman, terutama saat berbicara, makan, minum, atau menyikat gigi. Pada sebagian orang, sariawan juga dapat disertai nyeri dan bengkak pada gusi.
Jenis Sariawan dan Karakteristiknya
Berdasarkan ukurannya, sariawan dapat dibagi menjadi beberapa jenis berikut ini:
Sariawan minor
Sariawan minor memiliki diameter kurang dari 1 cm dan merupakan jenis yang paling sering terjadi. Luka ini biasanya sembuh dalam waktu 7–14 hari tanpa meninggalkan bekas.
Sariawan mayor
Sariawan mayor berukuran lebih besar, umumnya sekitar 2–3 cm. Jenis ini dapat muncul di langit-langit mulut, lidah, atau bagian belakang tenggorokan dan sering menimbulkan nyeri yang lebih berat. Proses penyembuhannya lebih lama, yaitu sekitar 6 minggu hingga beberapa bulan, dan pada beberapa kasus dapat meninggalkan jaringan parut.
Sariawan herpetiformis
Sariawan herpetiformis tergolong jarang terjadi. Luka muncul dalam kelompok kecil dengan diameter masing-masing sekitar 1–2 mm. Sariawan jenis ini dapat muncul di semua area mulut, seperti lidah, langit-langit, bagian dalam bibir, bagian dalam pipi, maupun di bawah lidah. Meskipun ukurannya kecil, jumlahnya yang banyak dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang cukup mengganggu.
Kapan Harus ke Dokter
Sebagian besar sariawan dapat sembuh dengan sendirinya. Namun, Anda perlu memeriksakan diri ke dokter jika mengalami kondisi berikut:
- Sariawan berukuran besar
- Sariawan sering kambuh
- Sariawan tidak kunjung sembuh setelah 2 minggu
- Kesulitan makan atau minum yang parah
- Nyeri yang makin berat, disertai kemerahan luas atau perdarahan
- Demam tinggi
Pemeriksaan juga diperlukan jika Anda memiliki gigi yang tajam atau menggunakan kawat gigi yang menyebabkan luka berulang pada mulut. Selain itu, kontrol rutin dianjurkan bagi penderita penyakit tertentu, seperti penyakit autoimun, yang dapat memicu sariawan.
Jika sariawan terasa sangat nyeri, tidak membaik, atau disertai gejala lain yang mengganggu, sebaiknya konsultasikan ke dokter melalui layanan Chat Bersama Dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat dan mencegah komplikasi lebih lanjut.