Gejala sinusitis dapat dibagi menjadi empat kelompok menurut lamanya berlangsung yaitu:

  • Sinusitis akut. Memiliki gejala yang timbul mendadak dan bertahan hingga 14 hari, bahkan sebulan. Beberapa gejalanya adalah munculnya mukus atau lendir berwarna kuning atau hijau dari hidung, sakit kepala, nyeri pada wajah terutama sekitar mata, pipi, hidung, dan dahi yang terasa lebih hebat bila membungkuk, terganggunya indera penciuman, batuk, hidung beringus, demam, nafas berbau, kelelahan, dan sakit gigi. Sinusitis biasanya muncul setelah infeksi saluran pernapasan atas, misalnya karena pilek dan flu.
  • Sinusitis Subakut. Peradangan sinus yang bertahan selama 1 sampai 3 bulan.
  • Sinusitis Kronis. Beberapa gejalanya adalah hidung beringus atau justru terasa tersumbat, nanah di rongga hidung dan cairan hidung berubah warna, demam, wajah terasa penuh, dan demam. Kondisi sinusitis dikatakan buruk bila nyeri, kemerahan, dan bengkak di sekitar mata dan dahi, sakit kepala hebat, demam tinggi, penglihatan ganda, leher kaku, dan kebingungan. Gejala peradangan sinus yang muncul bertahan hingga 3 bulan atau lebih.
  • Sinusitis Kambuhan. Biasanya akan kambuh beberapa kali dalam satu tahun.

Sinusitis Pada Anak-anak

Anak-anak dengan sinusitis akan merasa mudah kesal, tidak selera makan, dan bernapas melalui mulut. Suara mereka akan terdengar sengau. Mereka seolah-olah mengalami pilek berat karena sinusnya tertutup. Jika muncul gejala seperti itu, bawalah anak Anda untuk menemui dokter.