Sumatriptan adalah obat yang digunakan untuk mengatasi sakit kepala sebelah atau migrain, dan sakit kepala tipe cluster. Migrain terjadi ketika pembuluh darah di otak melebar, dan kadar serotonin dalam tubuh lebih rendah dari normal. Sumatriptan bekerja dengan menstimulasi reseptor serotonin, sehingga pembuluh darah kembali ke ukuran normalnya. Obat ini juga mengurangi sinyal nyeri dari saraf ke otak, dan menghambat pelepasan zat kimia otak yang memicu gejala migrain.

Merek dagang: Triptagic, Tryptamin, Clustrex, Actrex

Sumatriptan - alodokter

Tentang Sumatriptan

Golongan Triptan
Kategori Obat resep
Manfaat Mengatasi serangan migrain dan sakit kepala tipe cluster
Digunakan oleh Dewasa
Kategori kehamilan dan menyusui Kategori C: studi pada binatang percobaan memperlihatkan adanya efek samping terhadap janin, namun belum ada studi terkontrol pada wanita hamil. Obat hanya boleh digunakan jika besarnya manfaat yang diharapkan melebihi besarnya risiko terhadap janin.Sumatriptan dapat terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan menggunakan obat ini tanpa berkonsultasi dengan dokter.
Bentuk obat Tablet, tablet salut selaput, suntik

Peringatan:

  • Harap berhati-hati menggunakan obat ini bila memiliki riwayat angina, stroke, penyakit jantung koroner, iskemia (kekurangan pasokan darah) pada usus, kelumpuhan pada satu sisi tubuh.
  • Beri tahu dokter bila menderita gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, kejang, gangguan sirkulasi darah, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan diabetes.
  • Beri tahu dokter bila memiliki keluarga dengan riwayat penyakit jantung, berat badan berlebih, dan merokok.
  • Pada pasien yang berencana menjalani tindakan operasi, beri tahu dokter bila sedang mengonsumsi sumatriptan atau obat lain.
  • Hati-hati menggunakan sumatriptan bila berusia di bawah 18 tahun atau di atas 65 tahun.
  • Diskusikan dengan dokter sebelum menggunakan obat ini, khususnya bagi yang memiliki alergi pada makanan, obat, maupun bahan lain yang terkandung dalam sumatriptan.
  • Sumatriptan suntik tidak boleh digunakan lebih dari 2 hari dalam sepekan.

Dosis Sumatriptan

Kondisi Bentuk Obat Usia Dosis
Migrain Tablet 18 tahun ke atas 50-100 mg, diulang dalam interval 2 jam bila migrain kembali terjadi.Dosis maksimal adalah 300 mg per hari.
Migrain, sakit kepala tipe cluster Suntik 18 tahun ke atas 6 mg dalam sekali suntik. Bila migrain tetap terasa, penyuntikan dapat diulang minimal 1 jam setelah penyuntikan pertama.Dosis maksimal adalah 12 mg per hari.

Menggunakan Sumatriptan dengan Benar

Pastikan untuk mengikuti anjuran dokter dan membaca petunjuk pada kemasan obat. Gunakan obat ini hanya ketika migrain menyerang, karena sumatriptan ditujukan untuk meredakan gejala, bukan untuk mencegah.

Dosis sumatriptan diberikan berdasarkan usia, kondisi, dan respons pasien terhadap obat. Sumatriptan tablet dapat dikonsumsi bersama makanan, atau sebagaimana yang disarankan oleh dokter. Bila gejala tidak membaik, jangan mengonsumsi obat ini lebih dari dosis yang dianjurkan dokter.

Pada pasien dengan risiko penyakit jantung, pemeriksaan jantung akan dijalankan sebelum menggunakan obat ini. Dosis pertama dapat diberikan di rumah sakit agar dokter dapat memantau apakah pasien mengalami efek samping nyeri dada.

Sumatriptan dapat menyebabkan pusing dan kantuk. Hindari berkendara dan melakukan aktivitas yang membutuhkan kewaspadaan setelah mengonsumsi obat ini.

Beri tahu dokter bila gejala tidak membaik setelah menggunakan obat ini.

Interaksi Obat

Sumatriptan dapat menyebabkan sindrom serotonin, bila digunakan bersama obat antidepresan jenis SSRI (selective serotonin reuptake inhibitor). Sindrom serotonin adalah kondisi ketika kadar serotonin dalam tubuh terlalu tinggi, dan dapat menyebabkan penderitanya pingsan, bahkan kehilangan nyawa.

Efek Samping Sumatriptan

Reaksi orang terhadap suatu obat dapat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang dapat muncul akibat penggunaan sumatriptan adalah:

  • Pusing
  • Sensasi panas, hangat, atau dingin
  • Kesemutan
  • Kaku leher atau rahang
  • Keringat dingin
  • Tubuh terasa lemas
  • Tekanan darah rendah
  • Tenggorokan sakit
  • Mual dan muntah
  • Nyeri pada area bekas suntikan
  • Hipertensi pasca kehamila
  • Kejang