Selain niat yang tulus, menu sahur sehat menjadi salah satu penentu apakah seseorang bisa melaksanakan puasa dengan baik atau tidak. Dengan mengonsumsi menu sahur sehat, diharapkan tubuh tidak akan mengalami kekurangan energi selama menjalani ibadah puasa.

Tidak hanya untuk menyediakan pasokan energi bagi tubuh, menu sahur sehat sebaiknya disusun agar Anda terhindar dari kelaparan berlebihan saat berpuasa. Dengan mengonsumsi menu sahur sehat, Anda juga terhindar dari rasa kantuk dan sakit kepala di siang hari.

Menu Sahur Sehat agar Puasa Makin Mantap - Alodokter

Seperti Apa Menu Sahur Sehat yang Baik?

Agar tubuh kuat berpuasa dari matahari terbit hingga terbenam, pertimbangkan daftar menu sahur sehat yang sebaiknya dikonsumsi berikut ini:

1. Karbohidrat kompleks

Agar pasokan energi saat puasa tidak cepat hilang, menu sahur sehat sebaiknya mengandung karbohidrat kompleks. Karbohidrat kompleks akan dilepaskan secara perlahan oleh tubuh untuk dicerna. Dengan kata lain, tubuh akan merasa kenyang lebih lama saat berpuasa.

Beberapa jenis makanan yang mengandung karbohidrat jenis ini antara lain oat, gandum utuh, kacang-kacangan, buah-buahan, polong-polongan, dan sayuran.

2. Serat

Rasa kenyang lebih lama saat berpuasa akan makin optimal jika menu sahur sehat dilengkapi dengan sumber makanan berserat. Serat membantu sistem pencernaan berjalan lebih lambat dalam memproses makanan yang dikonsumsi saat sahur.

Untuk kebutuhan serat, menu sahur sehat yang bisa dijadikan pilihan antara lain buah-buahan, sayur-sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, gandum utuh, dan sereal.

3. Protein

Meski kedua kandungan di atas dianggap krusial, jangan lupakan peran nutrisi lain seperti protein. Protein membantu memperbaiki dan membangun jaringan tubuh dan membangun sistem kekebalan Anda.

Protein sebagai menu sahur sehat bisa didapatkan dengan mengonsumsi ikan, ayam, daging merah, telur, susu dan produk olahannya, atau kacang-kacangan.

4. Air

Jangan lupa untuk mencukupi kebutuhan air selama puasa dengan minum air secukupnya saat sahur. Bukan sekadar saat sahur, minum air putih yang cukup selama jeda antara berbuka dan sahur juga direkomendasikan guna menghindari dehidrasi.

Makanan dan Minuman yang Sebaiknya Dihindari

Jika sebelumnya disebutkan menu sahur sehat yang sebaiknya dikonsumsi, ada pula beberapa makanan dan minuman yang dianjurkan untuk tidak dikonsumsi saat sahur, yaitu:

1. Fast food

Hindari mengonsumsi makanan yang diproses dengan cepat (fast food) atau makanan yang diproses dengan cara digoreng. Makanan cepat saji memang dapat mengenyangkan, namun hanya untuk sementara. Selain itu, jenis makanan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

2. Karbohidrat olahan

Makanan yang mengandung karbohidrat olahan juga sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi saat sahur. Karbohidrat olahan adalah produk biji-bijian atau gandum-ganduman yang telah diproses hingga kehilangan kandungan serat, vitamin, dan mineral di dalamnya.

Contoh karbohidrat olahan adalah donat, pizza, dan kue. Selain itu, makanan-makanan yang berlemak dan terlalu manis, seperti kue manis, biskuit, cokelat, dan permen juga sebaiknya dihindari saat santap sahur tiba.

3. Kafein

Teh dan kopi mengandung kafein yang bersifat diuretik, alias membuat tubuh mudah mengeluarkan urine. Minum kopi atau teh saat sahur membuat tubuh mengeluarkan air lebih banyak, sehingga rentan menyebabkan dehidrasi. Konsumsi keduanya juga berpotensi menyebabkan jumlah zat besi yang diserap tubuh tidak optimal.

Susunlah menu sahur sehat dengan memperhatikan jenis makanan yang direkomendasikan dan yang sebaiknya dihindari. Dengan memperhatikan keduanya, Anda bisa berpuasa dengan bertenaga dan tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Apabila memiliki kondisi medis tertentu, seperti diabetes atau hipertensi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter gizi untuk menentukan pilihan menu sahur sehat yang dapat dikonsumsi saat berpuasa.